Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

BTS Rilis Trailer Comeback “Arirang”, Konser Live Tayang 21 Maret

by eko
Mei 8, 2026
in Culture, Musik
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Musik – Pernah membayangkan konser K-Pop dengan skala hampir seperti demonstrasi politik?

Kedengarannya berlebihan. Namun justru itulah yang terjadi di Seoul. Netflix merilis trailer The Comeback Live: Arirang, dan dunia K-Pop langsung bergetar. Bukan hanya karena BTS akhirnya kembali setelah vakum beberapa tahun, tetapi juga karena comeback ini terasa seperti peristiwa budaya besar.

Bayangkan saja. Sekitar 260 ribu orang diperkirakan akan memadati Gwanghwamun Square. Angka itu bukan sekadar ramai. Sebagai perbandingan, jumlah massa demonstrasi besar pada 2016 yang menuntut pemakzulan Presiden Park Geun-hye juga berada di kisaran angka yang sama.

Karena itu, konser ini terasa lebih dari sekadar hiburan. Rasanya seperti festival nasional.

Trailer Pendek yang Bikin ARMY Merinding

Netflix merilis trailer berdurasi sekitar satu setengah menit pada Kamis (5/3). Video itu langsung memancing emosi para ARMY sebutan untuk penggemar BTS.

Ini Belum Selesai

Banteng Terakhir Kesultanan Yogyakarta: Kisah Raden Ronggo dari Madiun

Film Pendek Bukan Soal Gaya, Tapi Cara Membaca Realitas

Pertama, video menampilkan momen kebersamaan BTS dengan para penggemarnya. Kemudian, potongan suara para member muncul bergantian. Mereka mengaku merindukan ARMY dan menegaskan bahwa BTS siap kembali.

Drama? Tentu ada. Namun justru itulah yang membuat fans tersentuh.

Setelah itu, kamera menyorot photoshoot masing-masing member dengan latar Gwanghwamun Square. Tempat ini bukan lokasi biasa. Selama ini, masyarakat Korea Selatan sering menggunakan area tersebut untuk aksi massa, parade budaya, hingga festival nasional.

Kini, tempat yang sama berubah menjadi panggung BTS.

Para member juga mengakui sesuatu yang menarik. Selama masa vakum, mereka berkembang dan berevolusi. Namun pada akhirnya mereka kembali bersatu.

“Bertujuh bersama, kami bisa melakukan apa pun.”

Kalimat itu terdengar sederhana. Meski begitu, bagi ARMY, kalimat tersebut terasa seperti janji yang lama ditunggu.

Album Arirang: Cerita Tentang Bertahan

Trailer itu kemudian ditutup dengan siluet tujuh member dalam formasi lengkap. Di momen itulah BTS mengonfirmasi sesuatu yang penting. Konser comeback ini akan tayang live di Netflix pada 21 Maret pukul 19.00 WIB.

Sementara itu, BTS juga menyiapkan kejutan lain. Mereka akan merilis album penuh kelima yang berjudul Arirang pada 20 Maret.

Album ini berisi 14 lagu. Lagu pembuka berjudul Swim akan menjadi lead track. Lagu pop alternatif tersebut menceritakan tekad untuk terus berenang melawan arus kehidupan.

Menariknya, RM memimpin langsung penulisan lirik lagu tersebut. Karena itu, banyak penggemar menduga lagu ini akan penuh refleksi tentang perjalanan hidup BTS.

Ketika Hiburan Menjadi Kekuatan Sosial

Namun cerita comeback ini sebenarnya tidak hanya soal musik.

Lebih dari itu, comeback BTS menunjukkan perubahan besar dalam budaya pop global. Dulu konser hanya menjadi tempat orang bernyanyi bersama. Sekarang, konser mampu menggerakkan ratusan ribu orang sekaligus.

Bahkan, aparat keamanan harus bersiaga. Selain itu, pemerintah kota Seoul juga memperketat pengamanan di pusat kota.

Fenomena ini menunjukkan satu hal penting. Pop culture kini menjadi soft power yang sangat kuat.

Korea Selatan memahami hal tersebut dengan sangat baik. BTS bukan hanya boyband sukses. Mereka juga menjadi simbol budaya modern Korea Selatan di mata dunia.

Sementara itu, ARMY berkembang menjadi komunitas global yang luar biasa solid. Ketika BTS kembali, para fans di seluruh dunia ikut merayakan.

Konser atau Peristiwa Budaya?

Menariknya, semua ini berawal dari tujuh anak muda yang hanya ingin membuat musik.

Namun sekarang, comeback mereka mampu membuat satu kota bersiap seperti menyambut perayaan besar. Jadi pertanyaannya sederhana.

Apakah ini hanya konser? Atau justru kita sedang menyaksikan bentuk baru kekuatan budaya global—yang lahir bukan dari politik, melainkan dari musik pop dan jutaan penggemar yang setia?

Kalau kamu ARMY, jawabannya mungkin sudah jelas. @eko

Tags: BTSEntertainmentKoreaKpopMusik

Kamu Melewatkan Ini

Sutradara James Gunn Memuji Joe Taslim: Ada Apa dengan The Furious?

Sutradara James Gunn Memuji Joe Taslim: Ada Apa dengan The Furious?

by teguh
Juni 17, 2026

Pujian di dunia film datang setiap hari. Namun ketika Sutradara James Gunn mengangkat satu judul secara terbuka, industri hiburan biasanya...

Lirik Asli Genjer-Genjer: Lagu yang Dipaksa Memikul Dosa Politik

Lirik Asli Genjer-Genjer: Lagu yang Dipaksa Memikul Dosa Politik

by Tabooo
Juni 3, 2026

Excerpt: Genjer-Genjer sering dicap sebagai lagu PKI. Padahal lirik aslinya bicara tentang genjer, sawah, pasar, dapur, dan rakyat miskin yang...

Kritikus dan Fans Mortal Kombat II Bisa Sebegitu Beda? Film Harus Pintar atau Seru?

Kritikus dan Fans Mortal Kombat II Bisa Sebegitu Beda? Film Harus Pintar atau Seru?

by teguh
Mei 11, 2026

Kalau sebuah film dapat nilai “lumayan” dari kritikus tapi dipuja fans sampai susah move on, siapa yang sebenarnya benar? Pertanyaan...

Next Post
Perang Teknologi Dimulai: AS Gunakan Laser dan Satelit Hadapi Serangan Iran

Perang Teknologi Dimulai: AS Gunakan Laser dan Satelit Hadapi Serangan Iran

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id