Rabu, Juli 29, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo, SBY, Jokowi Duduk Bersama, Bahas Masa Depan Bangsa

by dimas
Maret 4, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Presiden Prabowo Subianto duduk bersebelahan dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam jamuan makan malam kebangsaan di Istana Merdeka, Selasa (3/3/2026) malam. Momen itu segera menarik perhatian publik karena mempertemukan tiga kepala negara lintas era dalam satu ruang yang sama.

Berdasarkan tayangan Sekretariat Presiden, Prabowo memasuki ruang tengah Istana setelah para menteri, mantan Menteri Luar Negeri, serta ketua umum partai politik berbincang cukup lama. Ia mengenakan baju safari coklat dan peci hitam. Di belakangnya, SBY, Jokowi, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Wakil Presiden ke-11 Boediono berjalan beriringan. Susunan kehadiran itu menghadirkan simbol kesinambungan kekuasaan sekaligus persatuan politik.

Undangan Lintas Generasi dan Pesan Konsolidasi

Setelah itu, Prabowo langsung menempati kursi yang telah disiapkan. Di sisi kanannya duduk Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Sementara itu, SBY dan Jokowi duduk di samping keduanya. Penempatan tersebut memperlihatkan kedekatan simbolik yang sulit diabaikan.

Presiden mengundang para mantan presiden, eks wakil presiden, mantan menteri luar negeri, serta ketua umum partai politik parlemen. Ia ingin membuka ruang dialog dan menyerap pandangan dari para tokoh senior. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa Presiden sengaja menggelar pertemuan ini untuk berdiskusi dan bertukar gagasan.

“Presiden ingin mendengar pandangan para tokoh,” ujar Teddy di kompleks Istana.

Ini Belum Selesai

Haul Ki Ageng Tarub: Perkuat Budaya dan Wisata Religi

OTT Bupati Pemalang, KPK Kembali Bongkar Korupsi Kepala Daerah

Ia memastikan pembahasan mencakup berbagai isu strategis, termasuk situasi geopolitik global. Meski demikian, ia belum merinci pokok bahasan karena diskusi baru dimulai saat itu.

Geopolitik, Ekonomi, dan Stabilitas Nasional

Pertemuan ini berlangsung ketika Indonesia menghadapi tekanan ekonomi global dan dinamika geopolitik yang terus berubah. Fluktuasi harga energi, ketidakpastian pasar, hingga rivalitas kekuatan besar memengaruhi arah kebijakan nasional. Karena itu, stabilitas politik menjadi kebutuhan mendesak.

Melalui forum tersebut, Prabowo berupaya merawat komunikasi lintas generasi pemimpin. Ia tidak hanya menjalankan pemerintahan, tetapi juga membangun konsolidasi. Langkah ini mengirim sinyal bahwa pemerintah membuka ruang masukan dan tidak berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan global.

Selain itu, kebersamaan ini memperlihatkan kesinambungan kepemimpinan nasional. Publik melihat bagaimana para presiden terdahulu tetap terlibat dalam percakapan strategis. Dengan demikian, negara menjaga kesinambungan arah sekaligus memperkuat legitimasi kebijakan.

Siapa yang Paling Terdampak?

Pertemuan elite politik selalu berdampak pada masyarakat luas. Pelaku usaha, investor, dan kelas menengah membaca sinyal stabilitas dari kebersamaan tersebut. Ketika elite menunjukkan soliditas, pasar cenderung merespons positif. Sebaliknya, jika perpecahan mencuat, masyarakatlah yang pertama merasakan dampaknya melalui kenaikan harga dan ketidakpastian ekonomi.

Karena itu, makan malam ini bukan sekadar agenda protokoler. Ia memuat pesan politik yang kuat. Tiga presiden duduk satu meja di tengah tekanan global. Publik tentu berharap kebersamaan itu tidak berhenti pada simbol dan foto bersama, melainkan berlanjut pada kebijakan yang konsisten dan berpihak pada kepentingan rakyat. @dimas

Tags: ArahBangsaEliteGeopolitikGlobalistanaIstana MerdekaKonsolidasiNasionalPolitik IndonesiaPrabowo SubiantopresidensbyStabilitas

Kamu Melewatkan Ini

‘Jurnalis Bukan Londo Ireng’, Insan Pers Solo Gelar Aksi Bela Kebebasan Pers

“Jurnalis Bukan Londo Ireng”, Insan Pers Solo Gelar Aksi Bela Kebebasan Pers

by jeje
Juli 28, 2026

Puluhan jurnalis dari berbagai organisasi profesi di Solo Raya turun ke jalan, Selasa (28/7/2026). Mereka menuntut Presiden Prabowo Subianto meminta...

Kudatuli: Ketika Jakarta Bangun dalam Kepungan

Kudatuli: Ketika Jakarta Bangun dalam Kepungan

by Tabooo
Juli 27, 2026

Peristiwa Kudatuli pada 27 Juli 1996 bukan sekadar konflik internal PDI. Penyerbuan di Jalan Diponegoro membuka kekerasan, perburuan aktivis, dan...

Kaesang Nyaleg di Dapil Puan: Politik Simbol atau Elektoral?

Kaesang Nyaleg di Dapil Puan: Politik Simbol atau Elektoral?

by dimas
Juli 27, 2026

Kaesang Pangarep maju sebagai caleg DPR dari Dapil Jawa Tengah V, wilayah yang selama ini menjadi basis Puan Maharani. Apakah...

Next Post
Di Tengah Gejolak Global, Produk RI Justru Bersinar di Iran

Di Tengah Gejolak Global, Produk RI Justru Bersinar di Iran

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id