Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Terbongkar! Modus Campur Ganja ke Kopi, 30 Kg Disita Polisi di Bekasi

by dimas
Maret 4, 2026
in Kriminal, Reality
A A
Home Reality Kriminal

Tabooo.id: Kriminal – Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi Kota menangkap AS, pria yang mengendalikan peredaran ganja jaringan Sumatera. Pada Selasa (3/3/2026), tim menyelidiki rumah kontrakan AS di Jalan Bintara Jaya RT 014 RW 09, Kecamatan Bekasi Barat. Dari pengembangan kasus, penyidik membongkar modus unik yang ia gunakan untuk menutupi bisnis ilegal tersebut.

Modus Kopi Bubuk untuk Mengelabui Petugas

AS bekerja sebagai pekerja harian lepas. Kepada orang tuanya, ia mengaku berjualan kopi bubuk. Namun, ia justru mencampur bubuk kopi dengan ganja untuk mengelabui keluarga sekaligus menyamarkan aktivitasnya.

Komisaris Untung Riswaji, Kasat Narkoba Polres Metro Bekasi Kota, menjelaskan bahwa tersangka sengaja mencampur kopi ke dalam kemasan ganja agar orang tuanya tidak curiga.

“Dia mengaku jualan kopi. Padahal, AS mencampur kopi ke ganja supaya orang tuanya percaya,” ujarnya.

Selain itu, AS menaburkan bubuk kopi untuk menyamarkan bau ganja saat mengirim paket melalui jasa ekspedisi. Ia juga memasarkan barang haram tersebut lewat Instagram dan menyasar kalangan muda.

Ini Belum Selesai

Ketika Polisi Dilarang Nge-Vape, Siapa yang Mengawasi Pengawas?

Banjir Lahar Dingin Semeru Jebol Tanggul, Akses Jalan Lumajang Terputus

“Pembelinya biasanya anak-anak muda, transaksi lewat media sosial,” tambahnya.

Penggerebekan dan Penemuan Barang Bukti

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita lebih dari 30 kilogram ganja dari rumah kontrakan AS. Sebelumnya, anggota lebih dulu menyamar dan membeli sekitar dua kilogram ganja sebagai bagian dari penyelidikan yang dipimpin Kanit Narkoba. Dari transaksi itu, tim mengembangkan kasus hingga mengarah ke Bintara Jaya.

AS mengemas ganja dalam paket satu kilogram dan menjualnya seharga Rp4,5 juta per paket. Tak hanya di Bekasi Barat, polisi juga menemukan 10 kilogram ganja lain di Tambun, Kabupaten Bekasi, yang masih berkaitan dengan jaringan tersangka.

Jaringan Sumatera dan Dampaknya

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, menegaskan bahwa AS bukan sekadar kurir. Ia berperan sebagai bandar dalam jaringan narkoba Sumatera.

“Kalau barang dikirim dalam jumlah besar, jelas bukan hanya kurir. Ini bandar. Ganja sudah beredar ke Jakarta, Depok, Bekasi, hingga Surabaya,” tegas Kusumo.

Menurut polisi, AS menjalankan bisnis ini selama dua hingga tiga bulan terakhir, meski ia sudah menyewa rumah kontrakan tersebut sejak enam bulan lalu. Saat ini, penyidik terus memburu jaringan di atasnya untuk memutus rantai distribusi.

Kalangan Muda Jadi Sasaran

AS secara aktif menyasar anak muda sebagai pasar utama. Akibatnya, peredaran ganja meningkatkan risiko penyalahgunaan narkoba di Bekasi dan kota-kota sekitarnya. Karena itu, polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus baru, termasuk yang tampak sepele seperti penjualan kopi bubuk.

Kasus ini menegaskan bahwa aparat mampu membongkar kejahatan, sekalipun pelaku berusaha menyamarkan aksinya dengan cara yang terlihat sederhana. @dimas

Tags: ASbekasiJaringanKejahatanKriminalnarkobaNasionalPolisiSumatera

Kamu Melewatkan Ini

Desa Bersinar: Jangan Cuma Terang di Spanduk, Gelap di Lapangan

Desa Bersinar: Jangan Cuma Terang di Spanduk, Gelap di Lapangan

by teguh
November 1, 2026

Indonesia punya 75.266 desa bersinar yang ditargetkan menjadi wilayah bersih narkoba. Angkanya besar, ambisinya terdengar meyakinkan, dan kolaborasi pemerintah dengan...

Dua Tersangka Pembakaran Warung Mi dan Babi Sukoharjo, Satu DPO

Dua Tersangka Pembakaran Warung Mi dan Babi Sukoharjo, Satu DPO

by dimas
Oktober 31, 2026

Polisi menetapkan dua tersangka dalam kasus pembakaran warung Mi dan Babi di Sukoharjo. Satu tersangka telah ditahan, sementara lainnya masuk...

75.266 Desa Bersinar, Ribuan Tantangan Mengintai: Siapa Mengawasi Programnya?

75.266 Desa Bersinar, Ribuan Tantangan Mengintai: Siapa Mengawasi Programnya?

by teguh
Oktober 31, 2026

Narkoba tidak mengenal batas kota. Jaringan peredarannya dapat mencari celah di lingkungan mana pun, termasuk wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan...

Next Post
Prabowo, SBY, Jokowi Duduk Bersama, Bahas Masa Depan Bangsa

Prabowo, SBY, Jokowi Duduk Bersama, Bahas Masa Depan Bangsa

Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id