Jumat, November 6, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
RADIO
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Motif Sakit Hati, Mahasiswi Dibacok di Lantai Dua UIN Suska Riau

by dimas
Februari 27, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality

Tabooo.id: Regional – Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau, Farradhila Ayu Pramesti (23), menjadi korban pembacokan di lingkungan kampus, Kamis pagi. Korban, asal Kecamatan Bintan Timur, Kepulauan Riau, duduk sendirian di ruang ujian akhir ketika pelaku menyerangnya.

Kapolsek Bina Widya, Kompol Nusirwan, mengatakan, “Pelaku berangkat dari Bangkinang membawa parang dan kampak. Dugaan awal, ia ingin membunuh korban karena korban hendak memutuskan hubungan, dan sudah punya pacar lain.” ujarnya.

Pelaku dan Motif

Pelaku, Rehan Mujafar (21), mahasiswa semester VIII jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum, merupakan warga asal Bangkinang, Kabupaten Kampar. Polisi menangkap dan menahan Rehan di Mapolsek Bina Widya. Menurut Nusirwan, motif pembacokan berkaitan dengan persoalan asmara. Rehan merasa sakit hati karena korban hendak memutuskan hubungan.

Kronologi Pembacokan

Sekitar pukul 07.30 WIB, Rehan memasuki kampus dan langsung naik ke lantai dua gedung Fakultas Syariah dan Hukum. Ia menemui Farradhila dan sempat menyampaikan rasa sakit hatinya sebelum menyerang korban dengan kampak. Farradhila mengalami luka di tangan kiri dan kepala, kemudian berlari ke luar ruangan sambil bersimbah darah.

“Pelaku mengejar korban, tapi berhenti setelah banyak mahasiswa meneriaki dan memintanya menghentikan aksinya,” ujar Nusirwan.

Petugas keamanan kampus segera menolong korban dan membawanya ke rumah sakit. Sementara itu, pelaku berhasil diamankan sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian. Polisi menyita satu bilah kampak dan satu bilah parang sebagai barang bukti.

Dampak dan Refleksi

Tragedi ini mengejutkan seluruh civitas akademika. Kejadian di ruang ujian akhir, yang seharusnya menjadi tempat belajar dan pengembangan diri, berubah menjadi lokasi kekerasan yang mengancam keselamatan mahasiswa. Selain itu, insiden ini menimbulkan ketakutan bagi mahasiswa lain, terutama mahasiswi, karena ancaman kekerasan bisa datang dari orang yang mereka kenal.

Kasus ini menegaskan bahwa persoalan asmara tidak bisa dijadikan alasan kekerasan. Aparat kampus dan polisi harus memastikan lingkungan akademik aman, sementara masyarakat harus sadar bahwa keselamatan publik tidak boleh tergadai oleh emosi pribadi.

Pada akhirnya, tragedi ini meninggalkan pertanyaan serius Apakah kampus benar-benar menjadi tempat belajar yang aman, atau hanya ruang di mana konflik pribadi bisa berubah menjadi kekerasan nyata? @dimas

Tags: AmanKampusKeadilanKeamanan NegarakekerasanKriminal & HukumMahasiswaMahasiswi

Kamu Melewatkan Ini

Munir di Malioboro: 22 Tahun Berlalu, Pertanyaan Belum Selesai

Munir di Malioboro: 22 Tahun Berlalu, Pertanyaan Belum Selesai

by dimas
September 25, 2026

Munir di Malioboro menghidupkan kembali ingatan tentang perjuangan HAM, 22 tahun setelah kematiannya dan pertanyaan hukum yang belum selesai. Tabooo.id...

Munir, Andrie Yunus dan Bayang-Bayang Impunitas

Munir, Andrie Yunus dan Bayang-Bayang Impunitas

by dimas
September 23, 2026

Munir, Andrie Yunus dan bayang-bayang impunitas kembali membuka pertanyaan tentang kekerasan terhadap pembela HAM dan ruang sipil. Tabooo.id - Malam...

Menanti Keamanan di Papua, Warga Sipil Terus Dibayangi Kekerasan

Menanti Keamanan di Papua, Warga Sipil Terus Dibayangi Kekerasan

by dimas
September 20, 2026

Menanti keamanan di Papua setelah penembakan Aris Sanda. TNI memburu pelaku, sementara DPR menyoroti perlindungan warga sipil. Tabooo.id - Jalan...

◉
TABOOO RADIOVERSE
SATU BUMI · RIBUAN FREKUENSI
RADIO ONLINE
Dimulai dari Indonesia, jelajahi seluruh dunia
Menyiapkan peta dunia…
Putar bumi · Klik titik kota · Dengarkan radio
🌏 INDONESIA FOCUS
JELAJAHI SUARA DUNIA

Temukan frekuensimu.

Pilih kota, lalu dengarkan siarannya.

⌕

Radio pilihan

— stasiun
Memuat direktori radio…
1 / 1
♫
SIAP MENDENGARKAN
Pilih stasiun radio
Jelajahi frekuensi dari seluruh dunia
◖))
Belum ada siaran
Powered by TABOOO · Radioverse v1.2Audio disiarkan oleh stasiun pihak ketiga · Radio Browser · Peta © OpenStreetMap

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
    • Pattern
  • Figures
  • Radioverse

© 2026 Tabooo.id