Sabtu, Juni 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Cek Fakta: Klaim BPS Sebut Gaji Rata-Rata Rp78,6 Juta Ternyata Tidak Benar

by eko
Februari 20, 2026
in Check
A A
Home Check
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Check – Linimasa X sempat riuh ketika akun “B3doel__” mengunggah gambar bertuliskan “BPS Sebut: Rata-Rata Gaji Rakyat Indonesia Rp78,6 juta
Netizen: Data dari mana??”

Unggahan itu langsung menyedot perhatian. Hampir 20 ribu akun menekan tombol suka dan sekitar 5.800 kali orang membagikannya ulang. Angkanya fantastis, wajar kalau publik terkejut. Namun, benarkah rata-rata gaji rakyat Indonesia sudah menyentuh Rp78,6 juta?

Mari kita cek satu per satu.

Pertama, Telusuri Sumbernya

Tim pemeriksa fakta langsung membuka situs resmi Badan Pusat Statistik (BPS). Mereka mencari publikasi berjudul “Rata-Rata Upah/Gaji (Rupiah)” yang terakhir diperbarui pada 7 November 2025.

Hasilnya jelas.

Ini Belum Selesai

Benarkah Genjer-Genjer adalah Lagu PKI? Cek Faktanya

Otoriter Populis Sama dengan Diktator? Ini Jawabannya

BPS mencatat rata-rata upah/gaji pada:

  • Februari 2025: Rp3.094.818
  • Agustus 2025: Rp3.331.012
  • Februari 2024: Rp3.040.719
  • Agustus 2024: Rp3.267.618

Angka-angka ini konsisten berada di kisaran tiga jutaan rupiah. Tidak ada satu pun data resmi yang mendekati Rp78 juta.

Selain Itu, Ada Klarifikasi Resmi

Selanjutnya, tim memasukkan kata kunci “BPS rilis rata-rata gaji Indonesia Rp78,6 juta” ke mesin pencari. Mereka menemukan klarifikasi dari TurnBackHoax serta artikel cek fakta dari Liputan6.com yang terbit pada 12 Februari 2026.

Baik klarifikasi resmi BPS di media sosial maupun artikel cek fakta tersebut menegaskan hal yang sama: BPS tidak pernah merilis angka Rp78,6 juta sebagai rata-rata gaji rakyat Indonesia.

Dengan kata lain, klaim itu tidak memiliki dasar data.

Kenapa Banyak yang Percaya?

Pertama, angka besar selalu menarik perhatian. Kedua, klaim tersebut mencantumkan nama lembaga resmi, sehingga terlihat meyakinkan. Selain itu, formatnya singkat dan provokatif, sehingga mudah menyebar.

Namun, mari gunakan logika sederhana. Jika rata-rata gaji benar mencapai Rp78,6 juta per bulan, tentu daya beli masyarakat akan melonjak drastis. Selain itu, pola konsumsi dan standar hidup pun akan berubah signifikan. Kenyataannya, kondisi ekonomi sehari-hari tidak menunjukkan hal tersebut.

Karena itu, kita perlu memeriksa sumber, bukan hanya membaca tangkapan layar.

Kesimpulan

BPS tidak pernah menyebut rata-rata gaji rakyat Indonesia mencapai Rp78,6 juta. Sebaliknya, data resmi menunjukkan angka rata-rata berada di kisaran tiga juta rupiah per bulan.

Jadi, klaim tersebut merupakan konten palsu (fabricated content).

Informasi viral memang sering menggoda. Namun, sebelum membagikannya, kita perlu memastikan kebenarannya. Cek sumber resmi, baca klarifikasi, lalu simpulkan dengan kepala dingin.

Sebelum share, cek dulu—biar gak ikut dosa digital.

Tags: BPScekCheckFaktaGajiHoaks

Kamu Melewatkan Ini

Video Bea Cukai: Fakta atau Framing yang Keburu Meledak?

Video Bea Cukai: Fakta atau Framing yang Keburu Meledak?

by teguh
Mei 9, 2026

Video berdurasi 22 detik memicu gelombang opini di media sosial. Dua petugas berseragam Bea Cukai mendatangi Warung Madura pada malam...

Singkong Keju: Murah di Ladang, Mahal di Etalase, Berbahaya di Dapur

Singkong Keju: Murah di Ladang, Mahal di Etalase, Berbahaya di Dapur

by Anisa
Mei 2, 2026

Aroma gurih singkong keju terasa sederhana, tapi ceritanya tidak sesederhana itu. Harga melonjak, branding terlihat meyakinkan, namun dapur di baliknya...

Hari Buruh: Perjuangan atau Rutinitas?

Hari Buruh: Perjuangan atau Rutinitas?

by teguh
April 26, 2026

Setiap 1 Mei, jalanan penuh spanduk, panggung orasi, dan janji lama. Namun pertanyaannya tetap sama apakah Hari Buruh masih menjadi...

Next Post
Bukan Cuma Estetik, Jawa 42 Bawa Filosofi Makna Kehidupan

Bukan Cuma Estetik, Jawa 42 Bawa Filosofi Makna Kehidupan

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id