Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Modus Lakban di Kaki, HP Gagal Masuk Lapas Madiun

by eko
Februari 13, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Upaya penyelundupan barang terlarang kembali terjadi di dalam lembaga pemasyarakatan. Kali ini, petugas di Lapas Kelas I Madiun, Jawa Timur, berhasil menggagalkan aksi dua pengunjung yang mencoba memasukkan empat unit telepon genggam dan empat charger ke dalam lapas.

Modusnya? Cukup nekat.

Barang-barang itu ditempel menggunakan lakban di bagian kaki, lalu ditutup dengan celana panjang agar tak terlihat saat pemeriksaan awal.

Ketahuan Gara-Gara Gerak Tubuh

Kepala Lapas, Andi Wijaya Rivai, menjelaskan petugas menemukan kejanggalan saat melakukan pemeriksaan badan rutin terhadap setiap pengunjung.

Petugas melihat bagian kaki pengunjung tampak tidak wajar. Mereka langsung melakukan pemeriksaan lanjutan. Hasilnya: empat ponsel dan empat charger berhasil diamankan sebelum masuk ke dalam blok hunian.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

“Keberhasilan ini menunjukkan kewaspadaan dan kedisiplinan petugas menjadi kunci utama,” ujar Andi.

Tak ada drama panjang. Tak ada barang yang lolos.

Kenapa HP Jadi Barang Paling Dicari?

Di dalam lapas, ponsel bukan sekadar alat komunikasi. Ponsel bisa membuka akses ke dunia luar tanpa kontrol. Dari koordinasi ilegal, transaksi terlarang, sampai pengendalian jaringan kejahatan dari balik jeruji semuanya bisa terjadi lewat perangkat kecil itu.

Itulah sebabnya pengamanan superketat diberlakukan.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Andri Setiawan, menegaskan pihaknya akan terus memperkuat pemeriksaan terhadap setiap pengunjung.

Petugas memeriksa badan dan barang bawaan secara menyeluruh. Mereka menutup celah sekecil apa pun yang bisa dimanfaatkan untuk penyelundupan.

Siapa yang Paling Terdampak?

Pertama, tentu warga binaan sendiri. Jika ponsel beredar bebas, potensi konflik internal meningkat. Ketimpangan akses antar napi bisa memicu gesekan.

Kedua, masyarakat luar. Jika napi bisa mengendalikan aktivitas ilegal dari dalam lapas, dampaknya langsung terasa di luar. Penipuan online, peredaran narkoba, hingga pemerasan sering kali berawal dari balik sel.

Ketiga, keluarga napi yang taat aturan. Mereka ikut terdampak karena prosedur pemeriksaan bisa semakin ketat akibat ulah segelintir orang.

Komitmen atau Kucing-Kucingan?

Pihak lapas mengimbau masyarakat mematuhi aturan dan tidak mencoba membawa barang terlarang. Mereka juga berjanji meningkatkan pengawasan dan profesionalitas petugas. Pertanyaannya sederhana: sampai kapan praktik “kucing-kucingan” ini terjadi?

Selama masih ada yang nekat mencoba, petugas harus selalu selangkah lebih waspada.Karena di balik lakban kecil di kaki, taruhannya bukan cuma satu ponsel tapi keamanan satu sistem.@eko

Tags: HPmodus

Kamu Melewatkan Ini

Intel Core Ultra Series 3: Laptop Kini Ngebut, Tahan Lama, dan Makin Pintar

Intel Core Ultra Series 3: Laptop Kini Ngebut, Tahan Lama, dan Makin Pintar

by teguh
Mei 8, 2026

Tabooo.id: Teknologi - Dulu, membeli laptop hampir selalu berarti kompromi. Kalau kencang, baterai cepat habis. Jika bodinya tipis, performanya sering...

Vivo Y31d Pro: HP Tahan Banting, Tapi Hidup Kamu Ikut Dipaksa Kuat?

Vivo Y31d Pro: HP Tahan Banting, Tapi Hidup Kamu Ikut Dipaksa Kuat?

by teguh
Mei 8, 2026

Tabooo.id: Teknologi - Jakarta, Senin (13/04/2026). Vivo Indonesia resmi merilis vivo Y31d Pro untuk menjawab gaya hidup yang makin padat...

Ketika HP Jadi Pelarian, Siapa yang Benar-Benar Kita Hindari?

Ketika HP Jadi Pelarian, Siapa yang Benar-Benar Kita Hindari?

by teguh
April 11, 2026

Tabooo.id: Life - Pernah merasa lelah, tapi tetap buka HP? Kamu tidak sekadar mencari hiburan kamu sedang mencari jeda. Namun,...

Next Post
Hoaks! Artikel 85 persen rakyat setuju Jokowi jadi presiden lagi 2029

Hoaks! Artikel 85 persen rakyat setuju Jokowi jadi presiden lagi 2029

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id