• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Minggu, Maret 22, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Global

Iran Pasang Spanduk Ancaman Rudal ke Israel Jelang Netanyahu Temui Trump

Februari 11, 2026
in Global, News
A A
Konsep Otomatis

Spanduk peringatan Iran untuk Israel di Teheran(X/@clashreport)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Teheran tak menunggu meja perundingan. Sebaliknya, menjelang pertemuan Presiden Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Iran memilih berbicara lewat spanduk raksasa. Pada Senin (9/2/2026), sebuah baliho besar muncul di Palestine Square, pusat Kota Teheran. Spanduk itu menampilkan peta Israel yang dibidik sejumlah rudal.

Pesannya singkat, nadanya keras: “You start, we finish it!”
Tak lama kemudian, media Israel langsung menangkap maksudnya. Dengan kata lain, Iran ingin menegaskan bahwa kota-kota Israel akan menjadi target serangan rudal jika konflik terbuka benar-benar pecah.


Pesan Keras dari Tengah Kota

Spanduk itu jelas bukan sekadar pajangan. Justru, Iran memasangnya saat perhatian dunia tertuju ke Washington, tempat Netanyahu dijadwalkan bertemu Trump. Karena itu, momentum ini membuat pesan Teheran sulit diabaikan.

Bagi Israel, spanduk tersebut berfungsi sebagai peringatan terbuka. Sementara itu, bagi Amerika Serikat, pesan ini menjadi sinyal bahwa tekanan terhadap Iran berpotensi memicu eskalasi, bukan kompromi.


Iran Peringatkan “Pengaruh Destruktif” Israel

Tak berhenti di situ, Iran kembali bersuara sehari kemudian. Pada Selasa (10/2/2026), juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baqaei, secara terbuka memperingatkan dampak “destruktif” menjelang kunjungan Netanyahu ke AS.

Menurut Baqaei, Iran hanya bernegosiasi dengan Washington, bukan dengan Tel Aviv. Selain itu, ia menuding Israel terus menyabotase setiap upaya diplomatik di kawasan.

“Rezim Zionis berulang kali menunjukkan penentangan terhadap proses diplomatik yang mengarah pada perdamaian,” tegas Baqaei, dikutip dari AFP.

Lebih lanjut, Baqaei menegaskan fokus Iran tetap satu: isu nuklir dengan imbalan pencabutan sanksi. Pengalaman konflik Juni lalu, katanya, menjadi pelajaran pahit yang membuat Teheran kini jauh lebih waspada.

RelatedPosts

MotoGP Brasil 2026: Semua Nol Lagi, Tapi Marquez Punya Satu Keunggulan

Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 H pada Sabtu 21 Maret 2026


Israel Dorong Syarat Tambahan

Di sisi lain, kantor Netanyahu mengirim sinyal yang berlawanan. Israel menilai setiap negosiasi dengan Iran harus mencakup pembatasan rudal balistik. Tak hanya itu, Tel Aviv juga menuntut penghentian dukungan Iran terhadap kelompok-kelompok sekutunya di kawasan.

Artinya, Israel ingin memperluas isi perundingan. Sebaliknya, Iran justru berusaha mempersempit fokusnya.

Di tengah tarik-menarik ini, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan utusan AS Steve Witkoff sempat bertemu di Oman pada Jumat (6/2/2026). Keduanya sepakat melanjutkan negosiasi. Namun demikian, Araghchi mengakui tingkat ketidakpercayaan masih sangat tinggi.


Trump sendiri terus mendorong larangan total pengayaan uranium. Akan tetapi, Iran menolak tuntutan itu mentah-mentah. Teheran mengklaim hak atas program nuklir sipil sesuai Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir. Akibatnya, diplomasi kini berjalan di atas tali tipis, sementara spanduk di Teheran sudah lebih dulu berbicara lantang.

Di Timur Tengah, pada akhirnya, kata-kata di dinding sering kali terdengar lebih nyaring daripada janji di meja perundingan. @esp

Tags: Amerika SerikatancamanASBenjamin NetanyahuDonald TrumpIranIsraelNuklirpresidenRudalspandukTargetTeheranTel AvivUraniumwashingtonzionis
Next Post
Konsep Otomatis

Tak Tunggu Restu Washington, Israel Siap Serang Iran

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi dalam Dua Gelombang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Griya di Istana, Prabowo Satukan Elite Politik dalam Suasana Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Karaton ke Masjid Agung, Gunungan Garebeg Pasa Jadi Rebutan Ratusan Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.