Jumat, Juni 26, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

8,6 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan di Madiun

by dimas
Desember 25, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Perang melawan rokok ilegal di Jawa Timur kembali menunjukkan skalanya. Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Madiun memusnahkan total 8,6 juta batang rokok ilegal hasil penindakan sepanjang 2025, pada Selasa (23/12/2025) siang. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cermin besarnya peredaran rokok tanpa pita cukai yang masih menggerogoti penerimaan negara.

Kepala Bea Cukai Madiun, P Yoga Jogyastara, menegaskan bahwa penindakan paling sering terjadi di ruas jalan tol. Jalur cepat yang seharusnya memperlancar distribusi logistik justru berubah menjadi lintasan favorit pengangkut rokok ilegal.

“Paling banyak penindakan kami lakukan di jalan tol. Dari keterangan pengangkut, sebagian besar rokok ilegal berasal dari Madura,” tegas Yoga.

Target Terlampaui, Kerugian Negara Masih Menganga

Sepanjang 2025, Bea Cukai Madiun mencatat 108 kasus peredaran rokok ilegal. Dari kasus-kasus tersebut, petugas menyita 8,68 juta batang rokok tanpa pita cukai dengan nilai barang mencapai Rp 11 miliar. Negara, kata Yoga, berpotensi kehilangan penerimaan hingga Rp 7,8 miliar akibat praktik ini.

Ironisnya, capaian penindakan justru melampaui target. Bea Cukai Madiun awalnya membidik empat juta batang rokok ilegal untuk diberantas. Namun realisasi di lapangan menembus dua kali lipat.

Ini Belum Selesai

Spektra Carnival 2026: Saat Madiun Menyalakan Identitasnya

Kirab Perdana Perkuat Identitas Madiun sebagai Kota Pendekar

“Target kami empat juta batang, tapi realisasinya lebih dari delapan juta batang rokok ilegal,” jelas Yoga.

Pemusnahan rokok ilegal tersebut dilakukan di dua lokasi, yakni TPA Selopuro, Ngawi, serta fasilitas pengolahan limbah PT Hijau Alam Nusantara di Mojokerto.

Modus Bergeser: Dari Jalan Raya ke Dunia Digital

Meski penindakan meningkat, pelaku peredaran rokok ilegal tidak tinggal diam. Yoga mengungkapkan bahwa modus distribusi kini semakin beragam. Jika sebelumnya pengangkutan melalui jalur darat mendominasi, kini transaksi daring dan pengiriman lewat jasa ekspedisi mulai marak.

Perubahan pola ini memaksa Bea Cukai menyesuaikan strategi pengawasan. Petugas tidak hanya mengawasi jalur fisik, tetapi juga memperketat pemantauan distribusi berbasis digital.

“Kami akan meningkatkan pengawasan karena modusnya sudah bergeser, tidak lagi hanya lewat kendaraan di jalan,” tambahnya.

Denda Lebih Dipilih, Penyidikan Masih Terbatas

Dari ratusan kasus yang terungkap, Bea Cukai Madiun baru membawa empat perkara ke tahap penyidikan. Jumlah ini tergolong kecil, bukan karena lemahnya penegakan hukum, melainkan karena banyak pelaku memilih menyelesaikan perkara melalui mekanisme denda administratif.

Situasi ini menimbulkan dilema. Di satu sisi, negara tetap memperoleh pemasukan dari denda. Namun di sisi lain, efek jera terhadap pelaku besar peredaran rokok ilegal kerap dipertanyakan.

Siapa Diuntungkan, Siapa Dirugikan?

Peredaran rokok ilegal jelas menguntungkan pelaku dan jaringan distribusinya. Mereka menikmati margin keuntungan tinggi karena tidak menanggung beban cukai. Sebaliknya, negara dirugikan karena kehilangan penerimaan, sementara industri rokok legal harus bersaing tidak sehat.

Masyarakat pun ikut terdampak. Rokok ilegal beredar tanpa pengawasan standar kualitas dan kesehatan, sementara penerimaan negara yang seharusnya kembali ke publik justru bocor di jalur gelap distribusi.

Yoga mengakui bahwa penindakan saja tidak cukup. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat untuk menekan peredaran rokok ilegal dengan tidak membeli maupun menjual produk tanpa pita cukai.

Selama keuntungan masih besar dan permintaan tetap ada, rokok ilegal akan terus mencari celah. Pertanyaannya kini bukan lagi seberapa banyak yang dimusnahkan, melainkan seberapa serius negara dan masyarakat mau memutus mata rantai bisnis ilegal yang diam-diam terus menyala di balik asap rokok murah. @dimas

Tags: Bea CukaiKejahatanmadiunPenyelundupan

Kamu Melewatkan Ini

Spektra Carnival 2026: Saat Madiun Menyalakan Identitasnya

Spektra Carnival 2026: Saat Madiun Menyalakan Identitasnya

by dimas
Juni 26, 2026

Spektra Carnival 2026 menjadi panggung kreativitas warga sekaligus menegaskan identitas Kota Madiun menuju kota mendunia lewat parade cahaya spektakuler. Tabooo.id:...

Kirab Perdana Perkuat Identitas Madiun sebagai Kota Pendekar

Kirab Perdana Perkuat Identitas Madiun sebagai Kota Pendekar

by dimas
Juni 25, 2026

Kirab Pencak Silat perdana memperkuat identitas Madiun sebagai Kota Pendekar dengan menghadirkan harmoni 14 perguruan dalam semangat persaudaraan. Tabooo.id: Madiun...

Kirab Pusaka PSHW-TM: Langkah Sunyi yang Menyatukan Persaudaraan

Kirab Pusaka PSHW-TM: Langkah Sunyi yang Menyatukan Persaudaraan

by dimas
Juni 24, 2026

Kirab Pusaka Tiga Zaman PSHW TM mengawali Suran Agung 2026 dengan tradisi topo bisu, simbol pengendalian diri, pelestarian budaya, dan...

Next Post
Pesta Natal Tanpa Petaka: Gula Berlebih dan Drama Tubuh Setelahnya

Pesta Natal Tanpa Petaka: Gula Berlebih dan Drama Tubuh Setelahnya

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id