Trans Home Sleman terbakar selama lebih dari lima jam. Sekitar 20 armada dikerahkan, sementara api menjalar hingga gudang penyimpanan thinner.
Tabooo.id – Api menguasai Trans Home, supermarket bahan bangunan dan elektronik di Jalan Yogyakarta-Solo, Sleman, Kamis (1/10/2026).
Kobaran muncul sekitar pukul 12.00 WIB. Lebih dari lima jam kemudian, petugas masih melakukan pendinginan di dalam bangunan.
Hingga pukul 17.51 WIB, proses penanganan belum selesai. Petugas masih menghadapi sisa panas dan asap di sejumlah bagian gedung.
Api Bermula dari Sisi Belakang
Kapolsek Berbah AKP Fitriano Heri Nugroho mengatakan api pertama kali muncul dari sisi belakang gedung.
Dari titik tersebut, api kemudian merambat menuju area parkir dan gudang. Kobaran akhirnya menjangkau bagian gudang yang menyimpan thinner.
“Thinner, yang di sisi belakang, bawah, di bawah (basement). Masih proses penguraian asapnya,” kata Fitriano.
Keberadaan thinner menjadi salah satu tantangan dalam penanganan. Petugas harus memastikan material dan titik panas di area tersebut tidak kembali memicu kobaran.
Gudang dan Basement Jadi Titik Sulit
Api tidak hanya membakar bagian utama bangunan. Kobaran juga menjangkau area penyimpanan di bagian belakang.
Fitriano menyebut thinner berada di bagian bawah atau basement. Petugas kemudian melakukan proses penguraian asap di area tersebut.
Kondisi ini membuat pekerjaan petugas belum selesai meski kobaran utama mulai berkurang. Mereka masih harus menangani panas dan asap yang tersisa.
Dengan demikian, operasi pemadaman tidak berhenti pada saat api besar mereda. Petugas perlu memastikan seluruh titik rawan benar-benar aman.
Sekitar 20 Armada Dikerahkan
Besarnya kebakaran membuat penanganan melibatkan banyak armada. Sekitar 20 kendaraan pemadam bergerak menuju lokasi.
Armada tersebut berasal dari berbagai unsur. BPBD, Damkar, dan Kepolisian ikut menangani kebakaran.
Bantuan juga datang dari sejumlah daerah di luar Sleman. Petugas dari Magelang, Klaten, Bantul, dan Kulon Progo ikut bergabung.
“Bahkan kita gabungan dari Magelang, Klaten, kemudian Sleman, kemudian Bantul, Kulon Progo. Ke sini semua,” ujar Fitriano.
Pengerahan lintas wilayah menunjukkan besarnya kebutuhan personel dan armada di lokasi. Petugas harus menghadapi api sekaligus memastikan titik panas tidak kembali menyala.
Lima Jam Api Belum Sepenuhnya Usai
Api mulai berkobar sekitar tengah hari. Namun, hingga pukul 17.51 WIB, petugas masih berada di lokasi.
Rentang waktu lebih dari lima jam menunjukkan bahwa operasi pemadaman berlangsung panjang. Setelah kobaran utama menurun, petugas masuk ke tahap pendinginan.
Tahap tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran. Petugas harus memastikan panas yang tersisa tidak kembali memicu api.
Karena itu, padamnya kobaran besar tidak langsung menandai berakhirnya operasi. Petugas masih harus memeriksa bagian-bagian bangunan yang menyimpan panas dan asap.
Trans Home dan Ujian Pemadaman
Kebakaran Trans Home memperlihatkan bagaimana api dapat berkembang dari satu bagian bangunan menuju area lain.
Api bermula dari sisi belakang. Kobaran kemudian merambat menuju parkiran dan gudang hingga mencapai area penyimpanan thinner.
Situasi tersebut menuntut respons dalam skala besar. Sekitar 20 armada dari sejumlah wilayah akhirnya bergabung untuk menangani kebakaran.
Hingga sore, asap dan panas masih menjadi persoalan. Petugas belum dapat meninggalkan lokasi sebelum memastikan seluruh titik api terkendali.
Pukul 17.51 WIB menjadi penanda bahwa operasi belum benar-benar berakhir. Di balik bangunan yang terbakar, petugas masih bekerja memastikan api tidak kembali menemukan jalannya. @dimas







