Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Semeru Meletus Lagi, Semburan Material Vulkanik Capai 1.000 Meter

by dimas
Februari 2, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Gunung Semeru, raksasa di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukan aktivitas vulkanik signifikan, Senin (2/2/2026) malam. Tepat pukul 19.21 WIB, letusan terlihat membumbung setinggi 1.000 meter di atas puncak, atau 4.676 meter di atas permukaan laut, menurut laporan Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto.

Lava pijar mengalir menuruni lereng, sementara abu berwarna putih hingga kelabu menyebar ke utara dengan intensitas sedang. Aktivitas ini masih berlangsung saat laporan dibuat.

Letusan Beruntun dalam Satu Jam

Hanya satu jam kemudian, pukul 20.48 WIB, Gunung Semeru kembali meletus dengan tinggi kolom abu 800 meter (4.476 MDPL). Tidak lama berselang, pukul 20.54 WIB, tercatat erupsi ketiga dengan tinggi 500 meter (4.176 MDPL).

Setiap letusan menyebarkan abu dan lava pijar, mengingatkan bahwa Semeru tetap berada di status Siaga, Level III.

Ancaman bagi Warga dan Aktivitas Sosial

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menegaskan bahwa masyarakat dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak. Di luar itu, penduduk harus menjaga jarak minimal 500 meter dari tepi sungai sepanjang aliran Besuk Kobokan, karena awan panas dan lahar dapat menjangkau hingga 17 kilometer. Zona rawan juga mencakup radius 5 kilometer dari kawah akibat risiko lontaran batu pijar.

Ini Belum Selesai

Terduga Pembakar Warung Mi Babi Ditangkap, Motif Masih Misteri

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

Potensi bahaya tidak hanya terbatas pada sungai utama. Anak-anak sungai dan lembah di sekitar Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat juga berisiko. Ancaman awan panas, guguran lava, dan lahar mengintai siapa pun yang berada dekat puncak.

Akibatnya, warga di kaki Semeru, terutama yang bergantung pada pertanian dan perdagangan lokal, menjadi pihak paling terdampak. Kerugian ekonomi dapat muncul jika lahan pertanian tertimbun abu atau akses transportasi terganggu akibat material vulkanik.

Refleksi: Alam Tak Pernah Pilih-pilih

Semeru kembali mengingatkan bahwa alam tidak pandang bulu. Ancaman letusan menimpa siapa pun yang berada di jalur aliran lava dan abu, baik petani, pedagang, maupun wisatawan.

Di tengah pesona gunung yang menjadi ikon Jawa Timur, terkadang keindahan dan bahaya berjalan berdampingan. Masyarakat harus tetap waspada. Kesadaran kolektif menjaga jarak aman dari puncak menjadi satu-satunya “asuransi” yang bisa diandalkan.

Bagi warga yang menonton dari kejauhan atau mengikuti berita melalui gadget, Semeru menyisakan pesan tegas alam selalu lebih cepat bertindak daripada birokrasi, dan kewaspadaan adalah kunci utama. @dimas

Tags: bencanaerupsiGunung SemeruLetusanLumajangMalangsiaga

Kamu Melewatkan Ini

Pertalite Langka, Antrean SPBU Mengular di Bali dan Malang

Pertalite Langka, Antrean SPBU Mengular di Bali dan Malang

by dimas
Oktober 15, 2026

Kelangkaan Pertalite di Bali dan Malang memicu antrean panjang di SPBU. Pertamina menyebut keterlambatan bongkar muat kapal dan lonjakan permintaan...

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan: 135 Nyawa dan Keadilan yang Belum Usai

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan: 135 Nyawa dan Keadilan yang Belum Usai

by dimas
Oktober 1, 2026

Empat tahun Tragedi Kanjuruhan menewaskan 135 orang. Tuntutan keadilan kembali menggema, mempertanyakan proses hukum dan tanggung jawab atas tragedi tersebut....

Bukan Cuma Soal Asmara: Mahasiswa Jatuh, Sistem Kampus Ikut Dipertanyakan

Bukan Cuma Soal Asmara: Mahasiswa Jatuh, Sistem Kampus Ikut Dipertanyakan

by teguh
September 15, 2026

Soal asmara seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), RR (19), menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang setelah...

Next Post
Komnas HAM Soroti Lonjakan Child Grooming

Komnas HAM Soroti Lonjakan Kasus Child Grooming

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id