Rabu, Juli 29, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Rangkap Jabatan: Putusan MK, Perpol, dan Kepanikan Publik

by dimas
Desember 21, 2025
in Talk
A A
Home Talk
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Talk – Bayangkan ini kamu sedang minum kopi di kafe, ngobrol santai sama teman, tiba-tiba muncul pertanyaan, “Eh, tahu nggak sih, MK melarang rangkap jabatan, tapi Perpol 10 tetap jalan?” Lalu, muncullah perdebatan ala warganet ada yang protes, ada yang bilang “ah biasa aja.” Tapi, sebenarnya masalahnya sesimpel itu kah?

Pro dan Kontra: Drama Rangkap Jabatan

Putusan MKRI Nomor 114-PUU-XXIII/2025 memang bikin gaduh. Larangan rangkap jabatan bagi pejabat Polri dan instansi lain memicu pro dan kontra. Kepolisian merasa dilemahkan, sebagian masyarakat bingung, sementara beberapa pengamat politik langsung sibuk memberi saran “ambil alih kasus ini, Presiden!”

Tapi, mari kita tarik napas dulu. Larangan rangkap jabatan ini tidak dikeluarkan untuk menyulitkan. Tujuannya jelas: menjaga koordinasi, sinkronisasi tugas, dan profesionalisme lembaga negara. Bayangkan kalau semua instansi mengerjakan tugas masing-masing tanpa kolaborasi ya, akan berantakan. Apalagi negara kita mengelola 280 juta jiwa. Dengan kata lain, larangan itu adalah pencegahan risiko administrasi, bukan kriminalisasi pejabat.

Perpol Nomor 10 Tahun 2025 muncul di tengah kebingungan ini. Beberapa pihak menilai Perpol ini bertentangan dengan putusan MK, tapi faktanya secara hukum, Perpol tidak menyebut putusan MK sama sekali. Jadi, klaim “Perpol menentang MK” hanyalah persepsi, bukan fakta hukum.

Perpol: Solusi, Bukan Masalah

Perpol 10 justru memperkuat koordinasi antarinstansi. Alih-alih jadi “sarang konflik,” Perpol membantu instansi saling bantu dengan tenaga ahli yang kompeten, yang tidak dimiliki setiap lembaga. Ini bukan soal arogansi sectoral atau konflik kepentingan, tapi soal pragmatisme dalam penyelenggaraan negara.

Ini Belum Selesai

AI Mempercepat Jawaban, Tetapi Bukan Pemahaman

URI: Ambisi Besar dan Dasar Hukum yang Dipersoalkan

Selain itu, keberadaan Perpol 10 sudah sesuai UU Administrasi Pemerintahan dan UU ASN. Dengan demikian, Perpol ini sah secara hukum dan tidak bertentangan dengan UU Kepolisian atau Putusan MK tentang larangan pejabat Polri aktif diperbantukan.

Jadi, kalau ada yang menyarankan Presiden turun tangan, itu sama saja mendorong penyelesaian masalah secara arbiter dan ujung-ujungnya bisa mirip sistem otoritarian. Bukankah lebih bijak kalau masalah seperti ini ditangani proporsional dan profesional?

Perspektif Lain: Kritikan dan Kekhawatiran Publik

Memang ada kekhawatiran. Beberapa pihak menilai rangkap jabatan rawan penyalahgunaan wewenang atau memunculkan birokrasi tumpang tindih. Tidak salah untuk skeptis transparansi dan akuntabilitas harus dijaga. Tapi di sisi lain, Perpol 10 sudah menegaskan prinsip kerja sama fungsional: saling menghormati, saling membantu, dan mengutamakan kepentingan umum.

Jadi, kritik sah-sah saja. Tapi mari lihat proporsinya apakah kita sedang melihat bukti penyalahgunaan, atau sekadar asumsi dari orang yang belum memahami mekanisme Perpol dan MK?

Refleksi Tabooo: Jangan Panik, Lihat Konteksnya

Di Tabooo, kita lebih suka bilang begini: sebelum ribut di media sosial, pahami dulu konteksnya. Larangan rangkap jabatan itu bukan alat untuk menjerat polisi atau pejabat, tapi instrumen untuk memastikan negara berjalan lancar. Sedangkan Perpol 10 membantu menyinkronkan tugas-tugas yang kompleks.

Mereka yang panik atau menilai negatif seringkali lupa bahwa penyelenggaraan negara butuh fleksibilitas dan tenaga ahli lintas instansi. Tanpa itu, pelayanan publik bisa terganggu. Jadi, alih-alih menganggap Perpol musuh MK, lihat sebagai alat bantu profesionalisme.

Kamu di Kubu Mana?

Jadi, teman, kita di sini menghadapi dilema klasik hukum ketat versus praktik administrasi. Perpol 10 sah, Putusan MK jelas, dan kritik sah-sah saja. Yang penting, jangan sampai opini publik terjebak simplifikasi “MK melarang, Perpol salah.”

Lalu, kamu di kubu mana? Yang panik, yang santai, atau yang skeptis tapi mau lihat data dulu? @dimas

Tags: dramajabatanKriminal & HukumListyo Sigit PrabowoMKOpini TaboooPolriputusanSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Enam Anggota Satresnarkoba Tangsel Terjerat Narkoba

Enam Polisi Satresnarkoba Tangsel Diduga Terjerat Narkoba

by dimas
Juli 27, 2026

Enam anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan diduga terlibat kasus narkoba dan penyalahgunaan wewenang. Polri kini mendalami perkara tersebut. Tabooo.id: Tangerang...

SIM Digital: Negara Menyimpan Identitasmu di Server, Sudah Siapkah Sistem Menjaganya?

SIM Digital: Negara Menyimpan Identitasmu di Server, Sudah Siapkah Sistem Menjaganya?

by teguh
Juli 21, 2026

Suatu hari nanti, orang mungkin tidak lagi panik karena dompet tertinggal di rumah dan SIM fisik ikut tertinggal karena sekarang...

SIM Digital: Dompet Tak Lagi Penting, Baterai Ponsel Jadi Penentu Perjalanan

SIM Digital: Dompet Tak Lagi Penting, Baterai Ponsel Jadi Penentu Perjalanan

by teguh
Juli 20, 2026

Lupa membawa dompet dulu identik dengan kepanikan. Kini, situasinya berubah. SIM fisik boleh tertinggal di rumah, selama smartphone masih berada...

Next Post
Meltique Beneran Aman atau Cuma Tipu Lidah?

Meltique Beneran Aman atau Cuma Tipu Lidah?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id