Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Ramai Isu Token Listrik Naik Atas Nama Bahlil, Faktanya Nihil

by eko
Januari 8, 2026
in Check
A A
Home Check
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Check – Media sosial kembali memanas karena isu tarif token listrik. Kali ini, warganet menyeret nama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia. Sebuah unggahan di Facebook menuding Bahlil meminta PT PLN Persero menaikkan tarif token listrik. Narasi tersebut menyebut langkah itu bertujuan agar perusahaan tidak merugi dan masyarakat lebih hemat listrik.

Unggahan ini cepat menyebar. Banyak pengguna memberikan tanda suka, menuliskan komentar bernada emosi, lalu membagikannya ulang. Isu listrik memang selalu sensitif karena langsung menyentuh pengeluaran rumah tangga.

Asal Unggahan dan Klaim yang Disampaikan

Akun Facebook bernama Ariasmen Ariasmen mengunggah klaim tersebut. Akun ini menulis narasi seolah-olah Bahlil menyampaikan ajakan resmi kepada PLN. Namun, unggahan itu tidak menyertakan sumber pernyataan, waktu kejadian, maupun konteks kebijakan yang jelas.

Narasi tersebut berdiri sendiri. Akun itu hanya mengandalkan kalimat provokatif untuk menarik perhatian pembaca dan memicu reaksi cepat.

Penelusuran Fakta

Tim penelusuran kemudian memeriksa kebenaran klaim tersebut. Pemeriksaan terhadap pernyataan resmi Kementerian ESDM, informasi dari PT PLN Persero, serta pemberitaan media nasional tidak menemukan dukungan apa pun terhadap klaim itu.

Ini Belum Selesai

Benarkah Sekolah Negeri Bakal Bayar SPP pada 2027?

Viral Puan Disebut Bela Koruptor soal Masker, Faktanya Justru Berbeda

Tidak ada rilis resmi, tidak ada kutipan langsung, dan tidak ada kebijakan yang menunjukkan Bahlil pernah meminta PLN menaikkan tarif token listrik. Informasi ini hanya beredar di media sosial tanpa dasar fakta yang dapat diverifikasi.

Alasan Klaim Mudah Dipercaya

Banyak orang mudah percaya karena klaim ini memakai logika sederhana yang terdengar masuk akal. Narasi bahwa tarif mahal akan membuat masyarakat lebih hemat sering terdengar wajar di permukaan.

Padahal, kebijakan energi tidak bekerja sesederhana itu. Pemerintah harus mempertimbangkan banyak aspek, mulai dari perlindungan konsumen hingga stabilitas ekonomi. Logika menaikkan harga agar perilaku masyarakat berubah tidak bisa langsung menjadi kebijakan publik.

Kesimpulan

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa informasi yang menyebut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengajak PLN menaikkan tarif token listrik tidak benar. Klaim tersebut merupakan hoaks dan termasuk konten menyesatkan karena tidak didukung sumber resmi maupun fakta yang valid.

Catatan Akhir

Penyebar hoaks sering memanfaatkan isu sensitif dan mencatut nama pejabat publik agar informasi terlihat meyakinkan. Saat emosi sudah tersentuh, banyak orang langsung membagikan tanpa memeriksa kebenarannya.

Di tengah arus informasi digital yang deras, sikap kritis menjadi kunci. Tidak semua yang viral adalah fakta. Sebelum share, cek dulu—biar gak ikut dosa digital. @eko

Tags: bahlilCheck FaktaHoaksListrikPLN

Kamu Melewatkan Ini

Polisi Bakal Razia Kendaraan ke Rumah? Ini Faktanya

Polisi Bakal Razia Kendaraan ke Rumah? Ini Faktanya

by eko
September 15, 2026

Klaim polisi bakal razia kendaraan ke rumah mulai akhir September 2026 beredar di Facebook. Faktanya, klaim itu hoaks. Tabooo.id: -...

Program Bantuan Smart TV Sudah Sampai, Listriknya Kapan?

Program Bantuan Smart TV Sudah Sampai, Listriknya Kapan?

by teguh
September 14, 2026

Ada satu pemandangan yang membuat program digitalisasi pendidikan terasa seperti sedang berjalan dengan dua kecepatan. Di SD Negeri Mboeng, Manggarai...

Abu Anak Krakatau Masuk Semarang? Cek Faktanya

Abu Anak Krakatau Masuk Semarang? Cek Faktanya

by eko
September 8, 2026

Benarkah abu vulkanik Anak Krakatau masuk Semarang? Cek fakta BMKG dan paper test soal sebaran abu di Jawa Tengah. Tabooo.id...

Next Post
Usulan ke MK: Pengemudi Merokok Terancam Cabut SIM

Usulan ke MK: Pengemudi Merokok Terancam Cabut SIM

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id