Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

PSI Siap Gelar Rakernas, Jokowi Bakal Hadir Beri Kuliah Umum

by Anisa
Januari 26, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 29–31 Januari 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan. Rakernas mengangkat tema “PSI Rumah Bersama, Partai Terbuka, Bekerja Nyata Untuk Kebangsaan” untuk menegaskan PSI sebagai partai super terbuka (Tbk) yang inklusif bagi seluruh anak bangsa. Selain itu, tema ini juga menekankan keterbukaan PSI kepada semua kalangan.


PSI Ingin Jadi Rumah Semua Kader

Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, menekankan bahwa tema Rakernas mencerminkan keterbukaan partai. “Kami ingin rumah bersama, politik terbuka, kerja nyata untuk Indonesia. PSI ini rumah untuk semua, bukan hanya satu kelompok,” ujarnya, Minggu (25/1/2026).

Selain itu, PSI akan mendengar masukan langsung dari pengamat dan peneliti selama Rakernas. Partai berlambang gajah ini juga akan menyusun strategi struktural untuk memenangkan agenda politiknya. Panitia memperkirakan 3.500–5.000 peserta dari seluruh Indonesia bakal hadir, sehingga forum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi nasional.


Jokowi Siap Beri Kuliah Umum

Ali menyatakan bahwa Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), akan hadir pada hari kedua Rakernas. Ia akan memberikan kuliah umum kepada kader PSI. Meski tema kuliah masih dirahasiakan, kehadiran Jokowi diprediksi meningkatkan citra partai dan menarik perhatian nasional.


PSI: Partai Super Terbuka (Tbk)

PSI kini resmi mengadopsi konsep Partai Super Terbuka (Tbk) yang pernah digaungkan Jokowi. Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, menegaskan bahwa partai ini bukan milik elite atau keluarga tertentu, melainkan milik seluruh kader. “Siapapun bisa memimpin partai ini selama kader ikut berpartisipasi dalam pemilihan,” ujar Kaesang.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Selain itu, PSI menekankan inklusivitas dan keterbukaan sebagai strategi untuk menjangkau semua kalangan masyarakat sekaligus memperkuat basis kader dan dukungan publik.


PSI sendiri, karena mendapatkan legitimasi politik dan perhatian media. Kader juga mendapat akses langsung ke pengambilan keputusan. Jokowi pun mendapat citra positif sebagai figur yang mendukung partai terbuka. Partai rival yang mungkin kehilangan sorotan publik sementara PSI memanfaatkan momentum Rakernas. Selain itu, warga yang berharap politik lebih fokus pada isu rakyat harus menonton drama elite politik ini.


Rakernas PSI bukan sekadar forum internal. Rakernas menjadi pertunjukan politik yang menyita perhatian nasional, dari Jokowi sampai kader akar rumput. Sekali lagi, Rakernas PSI menunjukkan kepada Indonesia bahwa politik terbuka memang terdengar mulia, tetapi kadang “rumah bersama” justru berubah menjadi arena pertunjukan gajah yang ramai. (red)


Tags: jokowiKaesangMakasarPSIRakernas

Kamu Melewatkan Ini

Jokowi Tak Lagi Bicara Dua Periode: Sinyal Politik atau Sekadar Menahan Diri?

Jokowi Tak Lagi Bicara Dua Periode: Sinyal Politik atau Sekadar Menahan Diri?

by dimas
Oktober 10, 2026

Jokowi tak lagi menegaskan dukungan dua periode untuk Prabowo-Gibran. Sinyal politik menuju Pilpres 2029 atau sekadar sikap hati-hati? Tabooo.id -...

Pemakzulan Gibran: Kritik Konstitusional atau Sekadar Amarah Politik?

Pemakzulan Gibran: Kritik Konstitusional atau Sekadar Amarah Politik?

by eko
Oktober 9, 2026

Wacana pemakzulan Gibran memicu perdebatan. Kritik boleh keras, tetapi prosesnya tetap harus mengikuti mekanisme konstitusi. Tabooo.id - Wacana pemakzulan Gibran...

Jokowi: Jika Ingin Makzulkan Gibran, Ikuti Mekanisme Konstitusi

Jokowi: Jika Ingin Makzulkan Gibran, Ikuti Mekanisme Konstitusi

by eko
Oktober 8, 2026

Jokowi menegaskan pemakzulan Gibran harus mengikuti mekanisme demokrasi dan konstitusi setelah putusan MK terkait syarat pendidikan. Tabooo.id: Surakarta - Presiden...

Next Post
Bali Kandang Gajah, PSI Janji Politik Berbasis Budaya

Bali Kandang Gajah, PSI Janji Politik Berbasis Budaya

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id