Rabu, Oktober 21, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pelecehan oleh Ayah di Atas Perahu: Masih Adakah Tempat Aman?

by dimas
Maret 30, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Rekaman video yang memperlihatkan seorang pria mengacungkan parang sambil mendekap anak perempuan di atas perahu menggegerkan jagat media sosial. Peristiwa itu terjadi di perairan Pulau Mubut, Kecamatan Galang, Kota Batam, dan sempat memicu kepanikan warga karena terlihat seperti aksi penyanderaan.

Dalam video yang beredar, pria tersebut berdiri di atas perahu kecil sambil memeluk anaknya. Ia mengangkat parang ke udara, sementara suara teriakan terdengar dari perahu lain di sekitarnya. Warga mencoba memperingatkan dan menenangkan situasi, tetapi respons pria itu justru semakin agresif.

Ketegangan meningkat ketika sejumlah warga berusaha melakukan penyelamatan. Mereka mendekatkan perahu dan melemparkan tali untuk mengevakuasi sang anak. Namun, pria itu langsung bereaksi. Ia mengayunkan parang dan memotong tali yang dilemparkan, seolah menolak setiap upaya pertolongan.

Pelecehan oleh Ayah di Atas Perahu: Masih Adakah Tempat Aman?
Viral ayah ancam anak di laut Galang, Batam.

Situasi yang kian genting akhirnya memaksa sang anak mengambil keputusan nekat. Ia melompat ke laut dan berenang menjauh dari perahu ayahnya. Warga segera bergerak cepat, menariknya ke perahu lain dan menyelamatkannya. Anak tersebut selamat, meski mengalami syok berat.

Polisi Bantah Penyanderaan, Soroti Dugaan Gangguan Mental

Kanit Reskrim Polsek Galang, Iptu Asmir, membenarkan kejadian tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa peristiwa itu bukan aksi penyanderaan maupun tindak asusila.

Ini Belum Selesai

Starbucks Global Pangkas Gerai, Lalu Indonesia?

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran di DPRD DIY Diwarnai Kericuhan

“Tidak ada pencabulan. Itu anak kandungnya. Ayahnya diduga mengalami gangguan atau seperti kerasukan sehingga bertindak tidak terkendali,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa parang yang dibawa pria tersebut tidak digunakan untuk melukai korban. Pria itu hanya memotong tali yang dilempar warga saat proses evakuasi.

Berdasarkan keterangan korban, sang ayah tiba-tiba berubah sikap saat perjalanan laut dari Pulau Karas menuju Rempang Cate. Perubahan itu terjadi tanpa tanda-tanda sebelumnya, sehingga mengejutkan anaknya.

Dampak Nyata di Lapangan: Warga dan Keluarga Jadi Korban

Peristiwa ini tidak hanya menyisakan trauma bagi korban, tetapi juga mengguncang warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut. Di wilayah kepulauan seperti Galang, akses terhadap layanan kesehatan terutama kesehatan mental masih terbatas.

Kondisi ini membuat penanganan situasi darurat seperti ini sangat bergantung pada inisiatif warga sekitar. Risiko pun meningkat, baik bagi korban maupun orang-orang yang mencoba menolong.

Di sisi lain, keluarga menjadi pihak yang paling terdampak. Anak yang menjadi korban harus menghadapi pengalaman traumatis, sementara sang ayah kini berada dalam penanganan aparat.

Situasi Terkendali, Tapi Pertanyaan Tersisa

Polisi memastikan kondisi keduanya sudah aman dan situasi telah terkendali. Namun, insiden ini meninggalkan pertanyaan yang lebih besar: seberapa siap sistem kita menangani gangguan mental di ruang publik?

Di tengah keterbatasan layanan dan minimnya deteksi dini, kasus seperti ini berpotensi terulang dengan risiko yang mungkin lebih fatal.

Di laut yang seharusnya menjadi jalur kehidupan warga pesisir, kejadian ini justru memperlihatkan sisi lain bahwa ancaman tak selalu datang dari luar, kadang justru muncul dari orang terdekat dan sistem yang belum siap menghadapinya. @dimas

Tags: AnakBatamKeamanan NegarakekerasanKeluargaKrisis GlobalNasionalPelecehanPerlindunganPolisiRuang AmanSosialSosial & PublikTrauma

Kamu Melewatkan Ini

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

by teguh
Oktober 20, 2026

Polda Metro Jaya bersama TNI menyiapkan ribuan personel untuk mengawal demonstrasi peringatan dua Tahun Prabowo-Gibran dan aktivitas publik di Jakarta....

Munir, Andrie Yunus dan Bayang-Bayang Impunitas

Munir, Andrie Yunus dan Bayang-Bayang Impunitas

by dimas
September 23, 2026

Munir, Andrie Yunus dan bayang-bayang impunitas kembali membuka pertanyaan tentang kekerasan terhadap pembela HAM dan ruang sipil. Tabooo.id - Malam...

Menanti Keamanan di Papua, Warga Sipil Terus Dibayangi Kekerasan

Menanti Keamanan di Papua, Warga Sipil Terus Dibayangi Kekerasan

by dimas
September 20, 2026

Menanti keamanan di Papua setelah penembakan Aris Sanda. TNI memburu pelaku, sementara DPR menyoroti perlindungan warga sipil. Tabooo.id - Jalan...

Next Post
Arus Balik, Arus Nasib: Siapa Bertahan di Jakarta?

Arus Balik, Arus Nasib: Siapa Bertahan di Jakarta?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id