• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Jumat, April 3, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Paspor Bermasalah: 4 Pilar Timnas Indonesia Diparkir di Liga Belanda

April 2, 2026
in News, Sports
A A
Paspor Bermasalah: 4 Pilar Timnas Indonesia Diparkir di Liga Belanda

Nathan Tjoe A On Salah satu Pilar Timnas Yang terkena Imbas Masalah Paspor Di LIga Belanda. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Sepak bola biasanya bicara soal skill, taktik, dan mental. Namun kali ini, dokumen justru menghentikan langkah pemain Timnas Indonesia. Bukan cedera, bukan kartu merah melainkan paspor.

Media Belanda, De Telegraaf, melaporkan empat pemain Indonesia di Liga Belanda harus menepi sementara. Status kewarganegaraan mereka belum jelas. Situasi ini langsung memukul ritme karier mereka.

RelatedPosts

Prewedding Hubner & Jennifer: Adat Jawa yang Bikin Publik Mendadak Jatuh Hati

Italia Gagal Lagi: Juara Dunia 4 Kali Kok Hobi Nonton dari Rumah?

Empat Nama, Satu Problem Serius

Dean James lebih dulu menghilang dari skuad Go Ahead Eagles. Klub tidak memasukkannya ke sesi latihan maupun pertandingan.

Masalah itu kemudian merembet. Fortuna Sittard ikut menepikan Justin Hubner. Willem II juga menahan Nathan Tjoe-A-On. Sementara itu, FC Emmen lebih dulu menghentikan aktivitas Tim Geypens.

Klub-klub tersebut memilih langkah aman. Mereka tidak ingin mengambil risiko administratif. Dalam sepak bola profesional, keputusan hukum bisa sekeras keputusan di lapangan.

Satu Protes, Dampaknya Meluas

Kasus ini bermula dari protes NAC Breda terhadap status Dean James. Klub itu mempertanyakan posisinya sebagai pemain non-Uni Eropa setelah proses naturalisasi Indonesia pada Maret 2025.

Hukum Belanda menyatakan seseorang bisa kehilangan kewarganegaraan jika secara sukarela mengambil paspor lain. Aturan ini langsung menekan para pemain yang membela negara non-Uni Eropa.

Akibatnya, status mereka berubah. Klub harus memenuhi syarat ketat jika ingin tetap memainkan mereka.

Dean James, misalnya, wajib memiliki izin kerja, izin tinggal, dan gaji minimal sekitar 600 ribu euro per tahun. Jika syarat itu tidak terpenuhi, klub bisa terkena sanksi.

Bukan Kasus Tunggal: 25 Pemain Masuk Radar

Masalah ini tidak berhenti pada empat nama tersebut. Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND) kini memeriksa sekitar 25 pemain.

Artinya, kasus ini bersifat sistemik. Regulasi lama kembali menghantui sepak bola modern.

Di satu sisi, pemain bebas memilih identitas nasional. Namun di sisi lain, negara tetap memegang kendali hukum.

PSSI Tenang, Tapi Waktu Tidak Menunggu

PSSI memilih sikap tenang. Arya Sinulingga menegaskan bahwa proses berjalan di Belanda. Ia juga memastikan semua dokumen dari Indonesia sudah selesai. Namun waktu terus berjalan.

Saat pemain tidak berlatih, performa bisa menurun. Saat performa turun, posisi di klub ikut terancam. Dan ketika itu terjadi, dampaknya bisa menjalar ke Timnas.

Identitas, Karier, dan Risiko Pilihan

Kasus ini menyingkap sisi lain naturalisasi. Banyak orang melihatnya sebagai solusi cepat untuk memperkuat tim nasional. Namun keputusan itu juga membawa konsekuensi hukum.

Para pemain kini tidak hanya bertarung di lapangan. Mereka juga harus menghadapi sistem yang rumit.

Closing: Ketika Lapangan Digantikan Meja Administrasi

Hari ini, mereka tidak cedera. Mereka juga tidak kalah.

Namun mereka tetap tidak bermain. Masalahnya sederhana tapi menyakitkan status belum jelas.

Sepak bola memang dimainkan di lapangan. Tapi kali ini, birokrasi justru memegang kendali.

Lalu pertanyaannya kalau karier bisa berhenti karena paspor, siapa yang sebenarnya mengatur permainan?. @teguh

Tags: AdministrasiDokumenFC EmmenFortuna SittardhukumIndonesiaIzin KerjaKlubKNVBLiga BelandaNAC BredaNaturalisasinon-Uni EropapasporProtesPSSITimnasWillem II

Recommended

Mutasi Elite TNI Bergerak: Regenerasi atau Sekadar Rotasi Kekuasaan?

Mutasi Elite TNI Bergerak: Regenerasi atau Sekadar Rotasi Kekuasaan?

Maret 27, 2026
Kata yang Tak Bisa Ditarik Kembali di Ketinggian 30 Ribu Kaki

Kata yang Tak Bisa Ditarik Kembali di Ketinggian 30 Ribu Kaki

April 1, 2026

Popular News

  • Satu Juta Pasukan Iran Siaga, AS Dihantui “Neraka Darat”

    Satu Juta Pasukan Iran Siaga, AS Dihantui “Neraka Darat”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Abu ke Perang: Tahun-Tahun Gelap Kerajaan Mataram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pentol: Murah di Harga, Mahal di Rasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembantaian Ulama di Era Amangkurat I: Fakta Sejarah atau Narasi yang Dibesar-besarkan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak Tantrum Saat Gadget Diambil? Ini yang Terjadi di Otaknya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.