Selasa, Agustus 25, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kebakaran Rumah Produksi Sofa di Solo, SMK Batik 2 Nyaris Terbakar

by dimas
Agustus 25, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter
Kebakaran melanda rumah produksi sofa dan kos di Pajang, Solo, Selasa pagi. Bangunan ludes terbakar dan api nyaris merembet ke SMK Batik 2 Solo.

Tabooo.id: Surakarta – Kebakaran melanda rumah produksi sofa sekaligus tempat kos di Kampung Tunggulsari, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Api membakar bangunan yang dihuni tiga kepala keluarga. Kobaran api membesar dengan cepat hingga menghanguskan bangunan dan seluruh isinya.

Lokasi kebakaran berada tepat di barat SMK Batik 2 Solo. Kobaran api bahkan merembet hingga mengancam bangunan sekolah yang berada di sebelahnya.

Angin kencang yang bertiup saat kejadian ikut mempercepat pergerakan api. Namun, penyebab pasti kebakaran belum diketahui.

Api Membesar dengan Cepat

Dimas Agung (30), guru SMK Batik 2 Solo, melihat langsung kobaran api dari lingkungan sekolah.

Ini Belum Selesai

Born to Fight Vol. 2: Ring Colomadu Uji Nyali dan Mental Fighter

Aksi Muslim Soloraya di Gladag, LGBTQ dan Miras Jadi Sorotan

Dimas mengatakan seorang siswa lebih dulu memberi tahu dirinya tentang kebakaran tersebut. Saat menuju lokasi, ia melihat api sudah membesar.

“Saya diberitahu murid saya ada kebakaran, terus saya melihat ternyata api sudah membesar. Anak-anak segera respon membantu memadamkan api dengan APAR dan air, tapi api sudah membesar,” ungkap Dimas.

Para siswa bersama warga kemudian berusaha menahan kobaran api. Mereka menggunakan APAR dan air untuk mencegah api mendekati bangunan sekolah.

Namun, besarnya kobaran membuat upaya awal tersebut tidak banyak membantu. Api terus membakar bangunan rumah produksi sofa dan kos.

Situasi semakin genting karena jarak bangunan dengan sekolah sangat dekat.

Dua Remaja Mengalami Luka

Kebakaran tersebut juga menimbulkan korban luka. Berdasarkan informasi yang dihimpun Tabooo.id, dua remaja warga Kampung Tunggulsari mengalami luka dalam kejadian tersebut.

Keduanya bernama Darel dan Faris. Sebelum kebakaran, keduanya tengah bermain di sekitar lokasi.

Karena keduanya masih remaja, pemberitaan ini tidak mengungkap detail identitas pribadi mereka secara berlebihan.

Selain korban luka, kebakaran juga menghilangkan tempat tinggal tiga kepala keluarga. Bangunan yang sekaligus menjadi tempat usaha itu ludes terbakar.

Respati Ardi Datang ke Lokasi

Wali Kota Surakarta Respati Ardi turut mendatangi lokasi kebakaran.

Respati melihat langsung kondisi bangunan yang terbakar. Ia juga memastikan kondisi warga serta korban dalam peristiwa tersebut.

Kehadiran pemerintah kota menjadi penting karena kebakaran tidak hanya berdampak pada satu rumah.

Bangunan itu memiliki tiga fungsi sekaligus: tempat tinggal, tempat kos, dan ruang produksi sofa.

Ketika api membesar, seluruh fungsi tersebut ikut hilang dalam waktu singkat.

Api Padam, Masalah Belum Selesai

Kebakaran di Tunggulsari menunjukkan betapa cepat api dapat mengubah situasi di kawasan permukiman.

Satu bangunan terbakar. Namun, dampaknya langsung menjalar ke rumah warga, tempat usaha, dan lingkungan sekolah.

Jarak yang berdekatan membuat api tidak memiliki banyak ruang untuk berhenti.

Ini bukan sekadar kebakaran rumah. Ini gambaran tentang risiko ketika hunian, usaha, dan fasilitas pendidikan berdiri sangat berdekatan.

Peristiwa tersebut juga menyisakan persoalan bagi tiga keluarga penghuni bangunan.

Mereka tidak hanya kehilangan tempat tinggal. Mereka juga kehilangan ruang usaha dan barang-barang yang berada di dalam bangunan.

Bagi dua remaja yang mengalami luka, peristiwa itu meninggalkan dampak lain. Mereka harus mendapat penanganan setelah berada di tengah situasi kebakaran.

Karena itu, penyebab kebakaran perlu mendapat perhatian. Pemeriksaan juga penting untuk mengetahui bagaimana api dapat membesar begitu cepat.

Kebakaran akhirnya tidak berhenti pada cerita tentang bangunan yang hangus.

Api memang padam, tetapi dampaknya masih panjang bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan usaha. @dimas

Tags: Kebakaran PajangLaweyanRumah Produksi SofaSMK Batik 2 SoloTunggulsari

Kamu Melewatkan Ini

Kebakaran Aspol Panularan: Satu Percikan, Belasan Rumah Ludes

Kebakaran Aspol Panularan: Satu Percikan, Belasan Rumah Ludes

by dimas
Juli 31, 2026

Kebakaran Aspol Panularan di Solo menghanguskan 12 rumah. Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran, sementara tragedi ini kembali menyoroti lemahnya mitigasi...

Laweyan: Kampung yang Menenun Sejarah, Kekayaan, dan Perlawanan

Laweyan: Kampung yang Menenun Sejarah, Kekayaan, dan Perlawanan

by dimas
Mei 30, 2026

Laweyan bukan sekadar kampung batik. Dari pusat perdagangan, dakwah Islam, hingga lahirnya Sarekat Dagang Islam, sejarahnya membentuk wajah Indonesia. Tabooo.id...

Dari Bunker Pajang ke Password Digital: Manusia Tidak Pernah Berhenti Takut

Dari Bunker Pajang ke Password Digital: Manusia Tidak Pernah Berhenti Takut

by teguh
Mei 28, 2026

Bayangkan hidup di masa ketika kekuasaan bisa berubah dalam semalam. Saat itu, orang belum mengenal CCTV. Rekening bank juga belum...

Next Post
500 Orang, 500 Kepentingan: Dukungan Rakyat Tak Berarti Tanpa Evaluasi

500 Orang, 500 Kepentingan: Dukungan Rakyat Tak Berarti Tanpa Evaluasi

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id