Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Jay Idzes Naik Level, Fabio Grosso Angkat Topi

by teguh
April 5, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Jay Idzes mencuri perhatian publik setelah meraih gelar Pemain Terbaik Indonesia 2026 di ajang PSSI Awards. Ia mengalahkan nama-nama kuat seperti Rizky Ridho, Calvin Verdonk, Kevin Diks, dan Yakob Sayuri lewat voting publik sejak Januari.

Menariknya, Idzes tidak sekadar menang dari jauh. Ia langsung pulang ke Jakarta, lalu naik ke panggung, dan menerima trofi itu sendiri. Dengan begitu, momen ini terasa lebih personal publik memilihnya, dan ia hadir menjawabnya.

Grosso Buka Suara: Bukan Basa-Basi, Ini Sinyal

Sementara itu, di Italia, pelatih Fabio Grosso langsung merespons capaian anak asuhnya.

Menjelang laga US Sassuolo kontra Cagliari Calcio, Grosso menyisipkan apresiasi yang lugas. Bahkan, ia secara khusus menyempatkan diri untuk memberi ucapan selamat.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Idzes atas penghargaan sebagai pemain terbaik Indonesia tahun ini.” ungkap fabio Grosso.

Selain itu, Grosso juga menegaskan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan rasa hormat besar terhadap performa Idzes. Dalam konteks sepak bola Eropa yang keras, komentar seperti ini jelas bukan sekadar formalitas. Artinya, Idzes memang masuk radar serius.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Jay Idzes Naik Level, Fabio Grosso Angkat Topi
Fabio Grosso Pelatih US Sassuolo

Idzes: Konsisten di Saat yang Lain Cari Sorotan

Di satu sisi, banyak pemain mengejar momen viral. Namun di sisi lain, Idzes justru memilih konsistensi.

Ia menjaga performa, membaca permainan, lalu menutup celah tanpa banyak drama. Karena itu, meski jarang jadi headline sensasional, kontribusinya terasa nyata di lapangan.

Memang, sepak bola modern sering memuja highlight. Akan tetapi, tim tetap membutuhkan pemain yang stabil setiap pekan. Di titik ini, Idzes mengisi peran yang sering dianggap “tidak glamor”, tapi krusial.

Peluang Datang Sekarang Giliran Dia Menjawab

Lebih lanjut, Grosso memberi sinyal jelas soal peluang bermain Idzes. Ia menyebut beberapa pemain absen, sementara pemain lain dalam kondisi siap.

Dengan kondisi itu, peluang terbuka lebar. Namun, di level ini, kesempatan tidak datang dua kali.

Jadi, pertanyaannya sederhana apakah Idzes siap mengambilnya?

Trofi Sudah Aman, Tekanan Baru Dimulai

Akhirnya, trofi sudah di tangan dan pengakuan sudah datang. Namun, di dunia sepak bola, cerita tidak berhenti di satu momen.

Sebaliknya, tekanan justru mulai dari sini. Setelah diakui, apakah dia siap membuktikan bahwa ini baru awal?. @teguh

Tags: eropaJay IdzesKonsistensiLevelPelatihPSSI Awards 2026Sepak Bola

Kamu Melewatkan Ini

The Longest Wait: Ketika Timnas Jadi Tempat Bangsa Menaruh Harapan

The Longest Wait: Ketika Timnas Jadi Tempat Bangsa Menaruh Harapan

by teguh
April 29, 2026

Film dokumenter The Longest Wait resmi dikenalkan ke publik. Karya ini merekam perjuangan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026....

Timnas ke Bioskop: Saat Mimpi Indonesia Menuju Piala Dunia Masuk Layar Lebar

Timnas ke Bioskop: Saat Mimpi Indonesia Menuju Piala Dunia Masuk Layar Lebar

by teguh
April 29, 2026

Timnas Indonesia kini tidak hanya bermain di stadion. Perjalanan mereka menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026 masuk ke layar lebar lewat...

Dony Tri Diincar Legia Warszawa: Rumor Panas atau Gerbang Nyata ke Eropa?

Dony Tri Diincar Legia Warszawa: Rumor Panas atau Gerbang Nyata ke Eropa?

by teguh
April 25, 2026

Saat banyak talenta muda Indonesia berhenti di level wacana, nama Dony Tri Pamungkas justru menembus radar Eropa. Bek kiri Persija...

Next Post
Thom Haye Santai di Puncak: Persib Ngebut, Tekanan? Katanya Gak Ada

Thom Haye Santai di Puncak: Persib Ngebut, Tekanan? Katanya Gak Ada

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id