Tabooo.id: Check – Timeline lagi panas. Klaim viral bilang kalau Iran putus kabel internet bawah laut, dunia bakal gelap total. Medsos hilang. Bank lumpuh. Internet mati. Kedengarannya kayak awal film kiamat digital. Tapi… ini fakta atau cuma panik massal?
KLAIM VIRAL
Narasi yang beredar:
- Iran bisa memutus kabel optik di Selat Hormuz
- 95% internet dunia lewat situ
- Kalau putus → dunia offline total
Masalahnya… bagian terakhir itu terlalu disederhanakan.
FAKTA: INTERNET GAK SELEMAH ITU
Pertama, benar bahwa lebih dari 95% trafik internet global memang lewat kabel bawah laut, bukan satelit
Tapi… Kabel ini bukan satu jalur, melainkan jaringan global yang tersebar di ratusan titik. Artinya, kalau satu jalur putus, data bisa dialihkan ke jalur lain Bahkan menurut analisis pakar, klaim bahwa satu titik bisa mematikan internet dunia itu tidak realistis secara teknis
Dan lebih tegas lagi: Klaim “saldo bank dan medsos hilang total” = HOAKS
Bayangin internet itu kayak jalan tol:
- Bukan satu jalan → tapi ribuan jalur
- Kalau satu jalan macet → dialihkan ke jalur lain
- Mungkin lebih lambat, tapi tidak berhenti total
Jadi kalau kabel di satu wilayah (misalnya Hormuz) terganggu, internet tetap hidup, tapi bisa jadi lebih lambat dan beberapa layanan terganggu.
TAPI… RISIKONYA BUKAN NOL
Nah, di sini bagian yang sering diabaikan. Kalau gangguan terjadi di titik strategis seperti Hormuz:
- Transaksi global bisa melambat
- Sistem bank internasional terganggu
- Komunikasi global delay
Karena kabel bawah laut memang jadi “sistem saraf dunia digital”.
Artinya? Bukan kiamat internet, tapi bisa chaos digital sementara
DAMPAK KE INDONESIA: TERASA, TAPI GAK DRAMATIS
Buat kamu di Indonesia:
- Internet mungkin lebih lemot
- Akses ke server luar negeri delay
- Layanan digital global bisa sedikit kacau
Tapi:
- Tidak langsung blackout
- Tidak bikin rekening hilang
JADI KENAPA BISA VIRAL?
Karena ini kombinasi paling “mematikan”:
- Isu geopolitik Iran
- Teknologi yang jarang dipahami
- Ditambah narasi ketakutan
Hasilnya? Hoaks yang terasa masuk akal
Internet itu rapuh, iya. Tapi tidak selemah yang kamu kira. Yang lebih berbahaya justru bukan kabel yang putus… tapi informasi yang setengah benar lalu dibagikan tanpa cek.
Jadi, sebelum share, cek dulu ya. Kamu lagi bantu nyebarin fakta… atau hoax? @tabooo



