Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Ini Bukan Kasus Baru, Penipuan Berkedok KPK Kembali Terulang

by dimas
April 10, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional

Tabooo.id: Nasional – Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polda Metro Jaya menangkap empat orang yang menyamar sebagai pegawai KPK pada Kamis (9/4/2026) malam di Jakarta Barat.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa tim langsung membawa para pelaku ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan.

Modus: Jual Nama Pimpinan KPK

Para pelaku mengaku sebagai utusan pimpinan KPK dan mendekati anggota DPR. Mereka meminta uang dengan janji bisa “mengurus” perkara.

“Permintaan ini diduga sudah terjadi lebih dari sekali,” ujar Budi, Jumat (10/4/2026).

Petugas juga menyita uang sebesar 17.400 dolar AS sebagai barang bukti. Selain itu, para pelaku mengklaim mampu mengatur penanganan kasus di KPK.

Ini Belum Selesai

Ketika Polisi Dilarang Nge-Vape, Siapa yang Mengawasi Pengawas?

Banjir Lahar Dingin Semeru Jebol Tanggul, Akses Jalan Lumajang Terputus

KPK Tegaskan: Tidak Ada Jalur Belakang

Budi menegaskan setiap pegawai KPK selalu membawa surat tugas dan identitas resmi saat bekerja. KPK juga melarang keras praktik meminta atau menerima imbalan.

“Tidak ada pihak yang bisa mengurus perkara di KPK,” tegasnya.

Ia juga memastikan KPK tidak pernah menunjuk pihak luar sebagai perwakilan atau mitra. KPK hanya beroperasi secara resmi tanpa cabang di daerah.

Imbauan: Jangan Mudah Percaya

KPK meminta kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga masyarakat untuk lebih waspada. Modus penipuan dengan mencatut nama lembaga negara masih sering terjadi.

KPK juga mengajak masyarakat segera melapor ke aparat penegak hukum atau melalui call center 198 jika menemukan praktik serupa.

Modus Lama, Korban Baru

Kasus ini menunjukkan pelaku terus memanfaatkan kepercayaan publik. Mereka menjual nama besar lembaga untuk menipu korban.

Jika kewaspadaan lemah, pola lama ini akan terus memakan korban baru. @dimas

Tags: Budi PrasetyoJakartaJuru Bicara KPKKorupsi di IndonesiaKPKmodusPenipuanPolda Metro Jaya

Kamu Melewatkan Ini

Kampung Bahari Digerebek, Polisi Dihadang Batu dan Petasan

Kampung Bahari Digerebek, Polisi Dihadang Batu dan Petasan

by dimas
November 1, 2026

Kampung Bahari digerebek polisi. Petugas menghadapi lemparan batu dan petasan, sementara 26 orang ditangkap dalam operasi narkoba di Jakarta Utara....

Polda Minta Maaf, tetapi Siapa yang Menjamin Pers Tetap Bebas?

Polda Minta Maaf, tetapi Siapa yang Menjamin Pers Tetap Bebas?

by eko
Oktober 29, 2026

Polda Metro Jaya meminta maaf setelah wartawan terhalang meliput demonstrasi di Jakarta. Insiden ini memunculkan pertanyaan tentang batas pengamanan dan...

Polda Metro Minta Maaf Usai Wartawan Dihalangi Liput Demo

Polda Metro Minta Maaf Usai Wartawan Dihalangi Liput Demo

by eko
Oktober 29, 2026

Polda Metro Jaya meminta maaf setelah anggotanya menghalangi wartawan meliput demo di Bundaran HI dan berjanji mengevaluasi personel. Tabooo.id: Jakarta...

Next Post
Lisa BLACKPINK Berubah Jadi “Bad Angel”, EDM Futuristik Ini Bikin Heboh

Lisa BLACKPINK Berubah Jadi “Bad Angel”, EDM Futuristik Ini Bikin Heboh

Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id