Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

IHSG Menguat Tipis, Pasar Menanti Arah Kebijakan The Fed

by dimas
Januari 26, 2026
in Bisnis, Reality
A A
Home Reality Bisnis
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Bisnis – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia membuka perdagangan Senin pagi dengan kecenderungan menguat. Pelaku pasar bersikap hati-hati sambil menunggu sinyal kebijakan dari bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), yang diprediksi menentukan arah pasar global dalam waktu dekat.

IHSG naik 16,72 poin atau 0,19 persen ke level 8.967,73. Namun, saham-saham unggulan belum sepenuhnya mengikuti penguatan tersebut. Indeks LQ45 justru turun tipis 0,07 persen ke posisi 872,99, mencerminkan sikap selektif investor.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menilai IHSG masih bergerak dalam fase konsolidasi. Ia memperkirakan indeks akan berada di rentang 8.850 hingga 9.050 sebelum menentukan arah berikutnya.

“Jika IHSG mampu ditutup di atas level 9.050, peluang melanjutkan rebound akan terbuka,” ujar Ratna, Senin (26/1/2026).

Fokus Global ke Pertemuan The Fed

Dari luar negeri, investor memusatkan perhatian pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed yang berlangsung pada 27–28 Januari 2026. Mayoritas pelaku pasar memperkirakan bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5-3,75 persen.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Selain itu, pasar juga menantikan laporan kinerja keuangan sejumlah raksasa teknologi Amerika Serikat. Laporan tersebut menjadi acuan untuk membaca prospek sektor teknologi dan perkembangan saham berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang selama ini menjadi motor pergerakan bursa global.

Pelaku pasar juga mencermati rilis sejumlah data ekonomi penting, seperti Durable Goods Orders dan Producer Price Index (PPI) dari AS, data pertumbuhan ekonomi kawasan Eropa, serta Purchasing Managers’ Index (PMI) dari China.

Sentimen Domestik: Menanti Langkah MSCI dan Danantara

Dari dalam negeri, investor menunggu pengumuman metodologi baru perhitungan free float saham oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI). Lembaga ini berencana menyesuaikan cara menghitung porsi saham beredar bebas agar lebih banyak emiten Indonesia berpeluang masuk indeks global.

MSCI telah menutup proses penjaringan masukan publik pada 31 Desember 2025. Lembaga tersebut akan mengumumkan hasilnya sebelum 30 Januari 2026. Jika MSCI menyetujui perubahan itu, aturan baru akan mulai berlaku pada review indeks Mei 2026.

Sentimen positif lainnya datang dari Danantara yang menargetkan penempatan investasi hingga 14 miliar dolar AS sepanjang 2026. Target ini naik signifikan dibanding komitmen tahun lalu sebesar 8 miliar dolar AS yang bersumber dari dividen perusahaan milik negara. Target agresif tersebut memberi sinyal tambahan likuiditas sekaligus memupuk optimisme di pasar domestik.

Bursa Dunia Bergerak Campuran

Pada perdagangan akhir pekan lalu, bursa saham Eropa bergerak variatif. Indeks Euro Stoxx 50 turun 0,13 persen, FTSE 100 Inggris melemah 0,07 persen, dan CAC Prancis turun 0,07 persen. Sebaliknya, indeks DAX Jerman naik 0,18 persen.

Wall Street mencatat pergerakan yang cenderung positif. Indeks S&P 500 naik tipis 0,03 persen ke level 6.915,61, sementara Nasdaq Composite menguat 0,34 persen ke posisi 25.065,47. Namun, Dow Jones Industrial Average turun 0,58 persen ke level 49.098,71.

Di kawasan Asia, bursa juga bergerak beragam. Indeks Nikkei Jepang melemah 1,89 persen, Strait Times Singapura turun 0,19 persen, sedangkan Shanghai Composite naik 0,40 persen dan Hang Seng menguat 0,43 persen.

Di tengah kombinasi sentimen global dan domestik tersebut, investor ritel masih menahan langkah. IHSG memang bergerak naik, tetapi pasar belum sepenuhnya percaya diri. Di persimpangan antara optimisme dan kehati-hatian, arah berikutnya masih menunggu satu sinyal kunci keputusan dari Washington. @dimas

Tags: Ekonomi IndonesiaGlobalIHSGInvestorModalNasionalPasar SahamSaham

Kamu Melewatkan Ini

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

by jeje
Mei 13, 2026

Di banyak kota, aroma kopi kini terasa lebih mudah ditemukan di coffee Shop daripada ruang bicara yang jujur. Sudut jalan...

Rupiah Melemah, Harga Naik: Masih Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja?

Rupiah Melemah, Harga Naik: Masih Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja?

by dimas
Mei 13, 2026

Rupiah menyentuh rekor pelemahan baru saat harga kebutuhan pokok terus naik. Di tengah klaim ekonomi tumbuh, publik mulai mempertanyakan realita...

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Next Post
Di Antara Peta dan Doa: Iran Menghadapi Bayang Armada AS

Di Antara Peta dan Doa: Iran Menghadapi Bayang Armada AS

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id