Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Harga BBM Turun, Tapi Apakah Beban Masyarakat Ikut Ringan?

by dimas
Agustus 1, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter
Harga BBM nonsubsidi Pertamina resmi turun. Pertamax kini Rp15.950 per liter, tetapi apakah penurunan ini benar-benar meringankan biaya hidup?

Tabooo.id: Reality – Pertamina resmi menurunkan harga tiga jenis bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai Sabtu, (1/8/2026). Penurunan ini berlaku untuk Pertamax (RON 92), Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo. Sementara itu, harga Dexlite, Pertamina Dex, Pertalite, dan Biosolar subsidi tidak berubah.

Keputusan tersebut memberi kabar baik bagi pengguna BBM nonsubsidi. Namun, kebijakan ini juga menunjukkan bahwa harga energi nasional semakin bergantung pada dinamika pasar global.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan penyesuaian harga mengikuti ketentuan pemerintah. Pertamina juga mempertimbangkan tren harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, dan daya beli masyarakat.

“Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat,” ujar Kitty dalam keterangannya, Sabtu (1/8/2026).

Pertamax Turbo Turun Paling Besar

Pertamina memangkas harga Pertamax Turbo paling dalam. Harganya turun Rp1.000 per liter, dari Rp19.300 menjadi Rp18.300.

Ini Belum Selesai

Desa Adat Sade Terbakar, Ratusan Rumah Sasak Ludes dalam Semalam

BBMC Central Java Genap 26 Tahun, Bikers Se-Indonesia Berkumpul di Solo

Pertamax Green 95 juga turun Rp400 per liter. Harganya kini menjadi Rp16.600 dari sebelumnya Rp17.000.

Sementara itu, Pertamax (RON 92) turun Rp300 per liter. Konsumen kini membayar Rp15.950 dari sebelumnya Rp16.250.

Di sisi lain, Pertamina mempertahankan harga Dexlite di Rp19.700 per liter. Perusahaan juga tidak mengubah harga Pertamina Dex yang tetap Rp21.150 per liter.

Pemerintah juga belum mengubah harga BBM bersubsidi. Pertalite tetap Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar subsidi tetap Rp6.800 per liter.

Mengapa Hanya Sebagian BBM yang Turun?

Pertamina menyesuaikan harga BBM nonsubsidi secara berkala. Perusahaan menghitung harga berdasarkan perkembangan minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah.

Karena setiap produk memiliki struktur biaya berbeda, penurunan harga tidak selalu berlaku untuk semua jenis BBM. Itulah sebabnya Pertamax dan turunannya turun, sedangkan Dexlite dan Pertamina Dex tetap.

Belum Langsung Meringankan Seluruh Masyarakat

Penurunan harga ini memang mengurangi biaya bagi pengguna Pertamax. Namun, dampaknya belum merata.

Mayoritas pengendara sepeda motor masih menggunakan Pertalite. Sementara itu, banyak angkutan barang mengandalkan solar. Kedua jenis BBM tersebut tidak mengalami perubahan harga.

Akibatnya, biaya distribusi barang belum banyak berubah. Harga kebutuhan pokok pun belum otomatis ikut turun.

Pasar Memberi Ruang, Bukan Kepastian

Penurunan harga kali ini menunjukkan bahwa pasar energi sedang memberi ruang bagi penyesuaian.

Namun, kondisi tersebut bisa berubah kapan saja. Harga minyak dunia masih dipengaruhi konflik geopolitik, kebijakan negara produsen, dan permintaan global. Nilai tukar rupiah juga tetap menjadi faktor penting.

Jika kedua indikator itu kembali bergejolak, harga BBM nonsubsidi berpeluang berubah lagi.

Daftar Harga BBM Pertamina Berlaku 1 Agustus 2026

  • Biosolar (Subsidi): Rp6.800 per liter
  • Pertalite: Rp10.000 per liter
  • Pertamax (RON 92): Rp15.950 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp16.600 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp18.300 per liter
  • Dexlite: Rp19.700 per liter
  • Pertamina Dex: Rp21.150 per liter

Turunnya harga Pertamax menjadi kabar baik bagi sebagian konsumen. Namun, masyarakat belum bisa langsung menganggap biaya hidup akan ikut turun. Harga BBM hanyalah satu bagian dari rantai ekonomi. Selama harga energi dunia masih berfluktuasi, penyesuaian harga di SPBU akan terus mengikuti ritme pasar. Bagi konsumen, tantangan utamanya bukan sekadar menghadapi harga yang naik atau turun, melainkan menghadapi ketidakpastian yang terus datang setiap saat. @dimas

Tags: BBM NonsubsidiHarga BBMPertamaxPertamina

Kamu Melewatkan Ini

Saat Air Harus Ditunggu dari Tangki: Wajah Hidup di Tengah Kekeringan Air Cilacap

Saat Air Harus Ditunggu dari Tangki: Wajah Hidup di Tengah Kekeringan Air Cilacap

by teguh
Agustus 10, 2026

Bagi keluarga di wilayah terdampak Kekeringan Air Cilacap, satu tangki air bukan sekadar bantuan. Air itu menjaga rutinitas tetap berjalan....

BBM Langka, Krisis Distribusi Menggerus Kepercayaan

BBM Langka, Krisis Distribusi Menggerus Kepercayaan

by dimas
Juli 17, 2026

Kelangkaan BBM di berbagai daerah mengungkap lemahnya sistem distribusi nasional. Antrean panjang tak hanya menghambat ekonomi, tetapi juga menggerus kepercayaan...

Drama Awak Kapal Pertamina Di Tengah Perang Yang Tak Terlihat

Drama Awak Kapal Pertamina Di Tengah Perang Yang Tak Terlihat

by teguh
Juli 10, 2026

Bagi dunia internasional, Selat Hormuz mungkin hanya terlihat sebagai garis kecil di peta geopolitik. Namun, bagi awak kapal Pertamina indonesia...

Next Post
Sekolah Roboh, Orang Tua Jadi Tukang. Negara Datang Setelah Timeline Ramai.

Sekolah Roboh, Orang Tua Jadi Tukang. Negara Datang Setelah Timeline Ramai.

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id