Tabooo.id: Game – Pernah main game yang bikin kamu mikir soal hidup sendiri? Bukan soal menang atau kalah, tapi soal perasaan.
Itu yang ditawarkan The Spirit Weaver. Game lokal ini akan rilis 1 April 2026 di Steam.
StarBullet Studio mengembangkan game ini. GameChanger Studio membantu proses rilisnya. Sebelum rilis penuh, lebih dari 1.000 pemain sudah mencoba demo. Respons awalnya cukup positif.
Tarot Jadi Bahasa Cerita
Di game ini, kamu berperan sebagai pembaca tarot. Tugasmu membimbing roh yang masih punya emosi belum selesai.
Setiap kartu punya arti. Kamu harus menafsirkan dengan hati-hati. Pilihanmu akan menentukan nasib karakter.
Kezia Lawrence, Game Designer StarBullet Studio, menjelaskan tujuan mereka. Tim ingin membuat game yang mudah dipahami banyak orang.
“Kami ingin cerita kami terasa dekat dengan pemain,” kata Kezia.
Ia juga menjelaskan alasan tema tarot. Tim ingin menunjukkan bahwa kartu tarot bisa jadi alat refleksi diri.
Dari Kelas ke Industri
Perjalanan game ini cukup menarik. The Spirit Weaver berawal dari proyek kampus di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2024.
Kini, proyek itu berubah jadi game siap rilis.
Dosen Game Design ITB, Intan R. Mutiaz, merasa bangga. Ia melihat karya mahasiswanya berkembang jadi produk nyata.
Menurutnya, dukungan industri membantu proses ini.
“Ini bukti kerja keras mereka,” ujar Intan.
Game Pelan yang Justru Ngena
Banyak game menawarkan aksi cepat. Game ini memilih jalur berbeda.
Tempo permainan terasa pelan. Fokusnya ada pada cerita dan emosi.
Kamu tidak dituntut cepat. Kamu diminta memahami.
Di sini, empati jadi kunci. Setiap keputusan punya dampak.
Hiburan atau Ruang Refleksi?
Game biasanya jadi pelarian. Tapi The Spirit Weaver justru mengajak kamu berhenti sejenak.
Ia mengajak kamu melihat ke dalam diri.
Mungkin ini yang bikin game ini terasa beda. Bukan sekadar hiburan, tapi juga ruang refleksi.
Di tengah hidup yang serba cepat, pengalaman seperti ini terasa penting.
Lalu, kamu siap main atau siap jujur sama diri sendiri? @eko



