Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

El-Sisi Kunjungi Indonesia, Visa dan Kesehatan Masuk Agenda Bilateral

by dimas
Oktober 11, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter
El-Sisi mengunjungi Indonesia dan bertemu Prabowo di Jakarta. Keduanya membahas kerja sama visa, kesehatan, serta penguatan hubungan bilateral Indonesia-Mesir.

Tabooo.id: Jakarta – Istana Merdeka menjadi panggung diplomasi Indonesia dan Mesir pada Minggu (11/10/2026). Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi dengan upacara militer, tari tradisional, dan agenda pertemuan bilateral yang menargetkan penguatan hubungan strategis kedua negara.

Rombongan El-Sisi tiba di kompleks Istana Merdeka sekitar pukul 10.36 WIB. Sebelum memasuki kawasan istana, iring-iringan kendaraan presiden Mesir melintasi Silang Monas dengan pengawalan 17 motor pengawal dan sejumlah pasukan berkuda.

Prabowo menyambut langsung kedatangan El-Sisi. Keduanya berjabat tangan sebelum mengikuti rangkaian penyambutan kenegaraan.

Upacara tersebut menampilkan tari tradisional khas Batak dan barisan siswa yang menyambut tamu negara. Setelah itu, kedua pemimpin berjalan menuju pelataran Istana Merdeka untuk mengikuti upacara resmi.

Lagu kebangsaan Indonesia dan Mesir berkumandang, disertai 21 dentuman meriam sebagai penghormatan kenegaraan. Prabowo dan El-Sisi kemudian memeriksa pasukan serta memperkenalkan delegasi masing-masing negara.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Rangkaian acara berlanjut dengan sesi foto bersama dan penandatanganan buku tamu di Ruang Kredensial. Namun, inti kunjungan ini tidak berhenti pada seremoni kenegaraan.

Tiga Kesepakatan Jadi Agenda Diplomasi

Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir sebelumnya menjelaskan, kedua kepala negara akan mengawali agenda dengan pertemuan empat mata atau tête-à-tête. Setelah itu, mereka melanjutkan pembahasan melalui pertemuan bilateral.

Arrmanatha menyebut tiga bidang yang menjadi agenda penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU), yakni visa, kerja sama strategis, dan kesehatan.

Kedua negara juga akan menyepakati plan of action untuk meningkatkan hubungan strategis Indonesia dan Mesir. Namun, rincian teknis, bentuk implementasi, dan manfaat konkret setiap kesepakatan belum dijelaskan dalam informasi yang tersedia.

Delegasi Indonesia melibatkan sejumlah pejabat penting, antara lain Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Sementara itu, delegasi Mesir mencakup Menteri Luar Negeri Badr Ahmed Mohamed Abdelatty, Menteri Transportasi AbdelHady Farag ElWazir, Menteri Investasi dan Perdagangan Luar Negeri Mohamed Farid Mohamed Saleh, serta Menteri Perindustrian Khaled Hashem Ali Maher.

Kehadiran para pejabat dari berbagai sektor menunjukkan luasnya bidang yang masuk dalam agenda hubungan bilateral kedua negara. Meski demikian, dampak setiap kesepakatan akan bergantung pada tindak lanjut pemerintah setelah pertemuan berlangsung.

Bukan Sekadar Seremoni Kenegaraan

Menurut Arrmanatha, kunjungan El-Sisi merupakan kunjungan kenegaraan pertamanya ke Indonesia. Agenda ini juga menjadi kunjungan balasan setelah Prabowo mengunjungi Mesir pada 2024 dan 2025.

Kunjungan tersebut membuka ruang bagi kedua negara untuk menerjemahkan hubungan diplomatik menjadi kerja sama yang lebih konkret. Bidang visa, misalnya, berkaitan dengan mobilitas lintas negara, sedangkan kesehatan dan kerja sama strategis memiliki ruang pengembangan tersendiri.

Namun, kesepakatan di atas kertas tidak otomatis menghasilkan manfaat bagi masyarakat. Pemerintah kedua negara tetap perlu memastikan program berjalan, mekanisme kerja sama jelas, dan hasilnya dapat diukur.

Bagi masyarakat, ukuran keberhasilan diplomasi bukan semata-mata kemegahan upacara atau banyaknya pejabat yang hadir. Manfaatnya akan terlihat ketika kesepakatan menghasilkan kemudahan, peluang kerja sama, atau peningkatan layanan yang nyata.

Pertemuan Prabowo dan El-Sisi karena itu menjadi lebih dari agenda protokoler. Tantangan berikutnya adalah memastikan hubungan strategis Indonesia–Mesir berkembang dari pernyataan politik menjadi hasil yang bisa dirasakan publik. @dimas

Tags: Diplomasi IndonesiaEl-SisiIndonesia-MesirKerja Sama BilateralPrabowo Subianto

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

by teguh
Oktober 19, 2026

Diplomasi sering dimulai dari sebuah jabat tangan. Dua tokoh bertemu yaitu, Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang kamera merekam, lalu pernyataan...

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

by teguh
Oktober 19, 2026

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu...

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

by eko
Oktober 18, 2026

Survei SMRC mencatat kepuasan publik terhadap Prabowo turun menjadi 44,5 persen. Harga sembako, ekonomi, penegakan hukum, dan program pemerintah menjadi...

Next Post
Perundungan di Asrama Telkom University: Ketika Bercanda Berubah jadi Ancaman

Perundungan di Asrama Telkom University: Ketika Bercanda Berubah jadi Ancaman

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id