Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

BMKG Ingatkan Gelombang Laut dan Banjir Rob Saat Mudik Lebaran 2026

by dimas
Maret 11, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Musim mudik Lebaran 2026 tidak hanya membawa lonjakan kendaraan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga memperingatkan potensi gelombang laut sedang dan banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Indonesia.

Peringatan ini penting bagi pemudik yang menggunakan kapal penyeberangan, nelayan, serta masyarakat yang tinggal di kawasan pantai.

BMKG Soroti Potensi Gelombang Laut

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menegaskan bahwa kondisi laut pada Maret hingga April 2026 perlu perhatian serius.

BMKG memprediksi gelombang laut mencapai 1,25 hingga 2,5 meter di beberapa perairan Indonesia. Tinggi tersebut masuk kategori gelombang sedang.

“Pada Maret, gelombang sedang berpotensi muncul di Samudra Hindia barat Aceh hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Samudra Hindia dari Banten hingga NTT, serta Pasifik utara Papua,” ujar Faisal dalam rapat koordinasi mudik di Gedung DPR RI, Rabu (11/3/2026).

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas pelayaran. Jalur penyeberangan seperti Selat Sunda biasanya mengalami lonjakan penumpang saat Lebaran.

Risiko Tetap Ada pada April

BMKG memprediksi tinggi gelombang mulai menurun pada April 2026. Namun beberapa wilayah tetap berpotensi mengalami gelombang sedang.

Wilayah tersebut meliputi Samudra Hindia barat Aceh hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, serta perairan selatan Banten hingga Nusa Tenggara.

Karena itu, operator kapal dan penumpang perlu terus memantau informasi cuaca laut sebelum berlayar.

Fenomena Astronomi Picu Banjir Rob

BMKG juga mengingatkan potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir pada Maret 2026.

Fenomena ini muncul karena dua peristiwa astronomi. Pertama, fase bulan baru pada 19 Maret. Kedua, fenomena perigee pada 22 Maret, yaitu saat jarak bulan paling dekat dengan Bumi.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan pasang air laut.

“Fenomena ini dapat menaikkan ketinggian air laut maksimum dan memicu banjir rob di sejumlah wilayah pesisir,” jelas Faisal.

Banjir rob biasanya berdampak langsung pada permukiman pantai, pelabuhan, dan kawasan ekonomi pesisir.

Mudik Lebaran Diprediksi Padat

Peringatan BMKG muncul saat pemerintah mempersiapkan arus mudik yang diperkirakan padat.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memprediksi puncak arus balik terjadi dalam dua gelombang.

Gelombang pertama kemungkinan terjadi pada 24-25 Maret. Gelombang kedua diperkirakan muncul pada 28-29 Maret 2026.

Lonjakan mobilitas ini membuat koordinasi transportasi darat dan laut menjadi krusial.

Mudik memang identik dengan perjalanan pulang ke kampung halaman. Namun bagi masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut, perjalanan itu sering bergantung pada satu hal sederhana seberapa ramah laut hari itu. @dimas

Tags: 2026bmkgCuacaEkstremGelombangKeselamatanlautlebaranMudikPelayaranPesisir

Kamu Melewatkan Ini

Pemalang Kering Tiga Bulan: 10.764 KK Menunggu Air, Ketahanan Sistem Diuji

Pemalang Kering Tiga Bulan: 10.764 KK Menunggu Air, Ketahanan Sistem Diuji

by teguh
September 26, 2026

Pemalang kering tiga bulan tanpa kepastian air mengubah kemarau menjadi persoalan sehari-hari bagi ribuan keluarga di Pemalang, Jawa Tengah. Tabooo.id...

Kekeringan Tiga Bulan di Pemalang, 10.764 KK Kini Bergantung pada Kiriman Air

Kekeringan Tiga Bulan di Pemalang, 10.764 KK Kini Bergantung pada Kiriman Air

by teguh
September 26, 2026

Kekeringan Tiga Bulan di Pemalang masih berlansung dan air bersih yang biasanya tinggal membuka keran kini berubah menjadi barang yang...

405 Kayu Gelondongan Lepas dari Tongkang, 6 Perahu Nelayan Sumenep Rusak

405 Kayu Gelondongan Lepas dari Tongkang, 6 Perahu Nelayan Sumenep Rusak

by teguh
September 21, 2026

Sekitar 405 kayu gelondongan menghantam pesisir Sumenep, Jawa Timur, setelah lepas dari sebuah tongkang yang membawa 697 batang kayu menuju...

Next Post
Makna Tumpeng dalam Malem Selikuran: Doa, Tradisi, dan Seribu Bulan

Makna Tumpeng Sewu dalam Malem Selikuran: Doa, Tradisi, dan Seribu Bulan

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id