Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Bitcoin Jatuh Bebas ke Bawah 100.000 Dolar: Uang Digital, Panik Nyata

by dimas
November 6, 2025
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Mata uang digital paling populer di dunia, Bitcoin, kembali membuat dunia keuangan deg-degan. Rabu (5/11/2025), nilainya anjlok ke bawah 100.000 dolar AS atau sekitar Rp 1,67 miliar per keping level terendah dalam enam bulan terakhir. Angka itu jadi sinyal merah di pasar kripto yang belakangan seperti kehilangan napas setelah sempat mencapai puncak euforia pada awal Oktober.

Pada pagi hari, Bitcoin sempat jatuh ke 98.962 dolar AS sebelum sedikit memantul ke level 101.575 dolar AS saat berita ini ditulis. Namun pantulan itu lebih mirip refleks ketimbang tanda pemulihan.

Padahal, sebulan lalu Bitcoin masih dielu-elukan sebagai “raja baru” investasi digital setelah menembus 126.000 dolar AS per keping, rekor tertinggi sepanjang masa. Kini, harga itu tinggal kenangan di grafik trading yang makin miring ke bawah.

Dari Puncak Euforia ke Jurang Panik

Data dari Yahoo Finance menunjukkan bahwa terakhir kali Bitcoin menyentuh di bawah 100.000 dolar terjadi pada Mei 2025, sebelum kembali stabil. Tapi kali ini, tekanan terasa lebih dalam.

Bulan Oktober lalu justru tercatat sebagai Oktober pertama sejak 2018 di mana harga Bitcoin berakhir di zona merah. Para analis bahkan menyebut periode ini sebagai “Black Friday versi kripto” momen di mana investor panik dan dompet digital ramai dengan notifikasi jual rugi.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Si Paus Mengamuk: Aksi Jual Besar-Besaran

Sumber dari Fundstrat mengungkap bahwa “whales” sebutan untuk pemegang Bitcoin dalam jumlah besar mulai membuang aset mereka dalam jumlah miliaran dolar ke pasar dalam beberapa minggu terakhir.

Aksi jual besar-besaran itu bikin pasar limbung. Ketika dompet para paus mengucurkan Bitcoin ke bursa, investor kecil ikut panik dan menjual dengan harga seadanya. Hasilnya: harga jatuh bebas, kepercayaan ikut ambruk.

“Begitu para whales bergerak, pasar kripto langsung gemetar,” tulis laporan Fundstrat. “Investor kecil sering jadi korban domino dari panic selling skala besar.”

Dari Fear ke Teror

Indikator Crypto Fear & Greed Index semacam termometer emosi pasar kini berubah drastis dari posisi “netral” ke “fear”. Artinya, pasar sedang ketakutan, dan ketika pasar takut, logika biasanya ikut hilang.

Menurut CoinMarketCap, sejak awal pekan ini investor lebih banyak menahan diri, menunggu tanda-tanda pemulihan yang tak kunjung datang.

Ketidakpastian global juga menambah tekanan. Pemerintahan AS yang terancam shutdown, perlambatan ekonomi global, serta gejolak geopolitik membuat investor enggan memegang aset berisiko tinggi seperti kripto. Uang digital yang dulu dianggap “safe haven baru” kini malah terlihat lebih rapuh dari saham tradisional.

Siapa Untung, Siapa Tumbang?

Ironisnya, yang diuntungkan justru mereka yang sudah keluar lebih dulu investor besar yang menjual sebelum badai datang. Sementara mereka yang baru belajar kripto dan percaya pada narasi “Bitcoin menuju 200.000 dolar” kini jadi korban euforia.

Platform bursa kripto menikmati lonjakan volume transaksi dari aksi jual, sementara pengguna kecil menanggung kerugian. Dan seperti biasa, pasar kripto tak punya “polisi”. Tidak ada lembaga yang menahan harga, tidak ada bailout, tidak ada jaminan. Hanya volatilitas dan rasa waswas.

Dari Ilusi Keamanan ke Realita Risiko

Fenomena ini menunjukkan satu hal: keuangan digital tetap tunduk pada hukum paling tua dalam ekonomi keserakahan dan ketakutan.
Saat harga naik, semua orang merasa jenius. Saat turun, semua mencari kambing hitam: The Fed, pemerintah AS, atau bahkan Elon Musk yang diam-diam tak nge-tweet.

Tapi pada akhirnya, pasar kripto hanyalah cermin dari perilaku manusia yang terus berulang berharap kaya cepat tanpa siap miskin lebih cepat.

Dunia Maya, Luka Nyata

Bitcoin mungkin tak punya bentuk fisik, tapi efeknya sangat nyata. Orang kehilangan tabungan, investasi, bahkan kepercayaan. Mungkin ini pengingat bahwa uang digital bukanlah jaminan masa depan, tapi eksperimen besar yang masih mencari bentuk.

Jadi, kalau kamu masih menatap grafik Bitcoin di layar tengah malam sambil berharap garis hijau muncul, ingatlah satu hal: dalam dunia kripto, yang benar-benar stabil hanyalah ketidakpastiannya. @dimas

Tags: Ekonomi Digital

Kamu Melewatkan Ini

Dari Ujung Timur ke Dunia: Papua Tak Lagi Sekadar Pinggiran

Dari Ujung Timur ke Dunia: Papua Tak Lagi Sekadar Pinggiran

by teguh
Mei 10, 2026

Papua tak lagi sekedar pinggiran. Dulu, banyak orang menyebut Papua sebagai “ujung Indonesia”. Tempat yang terasa jauh, mahal dijangkau, dan...

Indonesia Suka Resmikan Kabel. Yang Sering Putus Justru Harapan

Indonesia Suka Resmikan Kabel. Yang Sering Putus Justru Harapan

by teguh
Mei 10, 2026

Papua akhirnya mendapat jalur internet baru yang katanya lebih cepat, lebih global, dan lebih tangguh. Indonesia suka resmikan Kabel dan...

Internet Cepat Bikin Papua Maju? Atau Kita Terlalu Cepat Optimistis?

Internet Cepat Bikin Papua Maju? Atau Kita Terlalu Cepat Optimistis?

by teguh
Mei 10, 2026

Papua akhirnya punya “jalur tol” digital baru. Kabel laut lintas negara Pukpuk-1 resmi beroperasi di Jayapura, Jumat (08/05/2026). Pemerintah dan...

Next Post
Link Undian Umrah dari Bank Jateng: Janji Manis yang Berujung Pahit

Link Undian Umrah dari Bank Jateng: Janji Manis yang Berujung Pahit

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id