Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Bandar Antariksa Biak Makin Serius, Rusia Buka Peluang Kerja Sama Teknologi Tinggi

by eko
Februari 14, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Rencana pembangunan bandar antariksa di Indonesia kembali memanas. Kali ini, Rusia secara terbuka menyatakan kesiapan untuk ikut terlibat dalam proyek strategis tersebut. Pernyataan itu datang langsung dari Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, kepada kantor berita RIA Novosti.

Tolchenov menegaskan Moskow siap berbagi teknologi dan pengalaman jika pemerintah Indonesia membuka peluang kerja sama. Ia juga menekankan bahwa kedua negara sudah lama menjalin kemitraan eksplorasi antariksa damai, termasuk rencana peluncuran satelit orbit rendah Bumi.

Namun hingga kini, pemerintah belum mengambil keputusan final terkait proyek bandar antariksa di Pulau Biak. Karena itu, tawaran Rusia masih berada pada tahap penjajakan.

BRIN Ngebut Siapkan Regulasi dan Lahan

Di sisi lain, pemerintah melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mulai mempercepat persiapan. Dalam Rakornas Bandar Antariksa akhir 2025, Kepala BRIN Arif Satria menegaskan bahwa proyek ini merupakan amanah strategis negara untuk mencapai kemandirian akses antariksa menuju visi Indonesia Emas 2045. BRIN kini menyusun regulasi turunan dengan target pembukaan lahan pada 2026.

Plt Deputi Kebijakan Pembangunan BRIN, Anugerah Widiyanto, menjelaskan bahwa proyek ini sudah memiliki dasar hukum kuat, mulai dari UU Keantariksaan hingga Perpres rencana induk 2016–2040 yang akan diperbarui sampai 2045.

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHWTM ke-123, Persaudaraan Jadi Kekuatan

Pemerintah Janji Redam PHK, Tapi Industri Sudah Mulai Berguguran

Biak: Surga Roket di Garis Khatulistiwa

Pulau Biak memiliki posisi geografis yang sangat strategis karena berada dekat garis khatulistiwa. Lokasi ini memungkinkan roket meluncur dengan konsumsi energi lebih efisien dan biaya lebih rendah, keunggulan yang sangat diburu dalam industri peluncuran global bernilai ratusan miliar dolar.

BRIN memperkirakan ekonomi antariksa global dapat mencapai sekitar 5% PDB dunia. Jika Indonesia berhasil masuk ke pasar ini, manfaatnya bisa meluas ke berbagai sektor, mulai dari investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan diplomasi teknologi.

Siapa Paling Terdampak? Warga Lokal di Garis Depan

Di balik peluang besar tersebut, masyarakat lokal Biak menjadi pihak yang paling merasakan dampak langsung. Pembukaan lahan, pembangunan fasilitas teknologi skala besar, serta masuknya investasi asing berpotensi mengubah struktur sosial dan ekonomi setempat. Nelayan, komunitas adat, dan ekosistem pesisir menghadapi risiko paling awal sebelum manfaat ekonomi benar-benar terasa.

Selain itu, keterlibatan negara besar seperti Rusia juga membawa dimensi geopolitik. Infrastruktur antariksa bukan sekadar proyek teknologi; sektor ini berkaitan erat dengan keamanan nasional, pengawasan satelit, dan posisi tawar politik internasional.

Indonesia kini berada di persimpangan: menjadi pemain industri antariksa global atau hanya menjadi lokasi strategis bagi kepentingan negara lain.

Pada akhirnya, pertanyaannya sederhana bandar antariksa ini akan benar-benar meluncurkan kemandirian Indonesia ke orbit, atau justru menjadi landasan peluncuran kepentingan pihak luar? Waktu yang akan menjawab, sementara roket politiknya sudah mulai menyala. @eko

Tags: brin

Kamu Melewatkan Ini

Ketika Netizen Lebih Gercep dari Institusi Negara

Ketika Netizen Lebih Gercep dari Institusi Negara

by Waras
Juni 2, 2026

Hari Pancasila tahun ini malah memunculkan pertanyaan yang agak ironis:kenapa netizen justru lebih cepat sadar soal kesalahan simbol negara dibanding...

BRIN Salah Unggah Garuda: Ironi di Hari Pancasila

BRIN Salah Unggah Garuda: Ironi di Hari Pancasila

by Waras
Juni 2, 2026

Hari Pancasila biasanya dipenuhi ucapan nasionalisme, poster merah putih, dan kutipan tentang persatuan. Tapi tahun ini, perhatian publik justru tertuju...

Pintar Itu Banyak. Etis? Kok Jadi Minoritas?

Pintar Itu Banyak. Etis? Kok Jadi Minoritas?

by teguh
Mei 4, 2026

Di dunia digital yang penuh kebocoran data, ransomware, dan hacker kriminal, kabar ini terasa agak “nggak biasa”.Sementara itu, seorang siswa...

Next Post
Jangan Menentang Orang Tua, Bagaimana Kalau Mereka Salah?

Jangan Menentang Orang Tua, Bagaimana Kalau Mereka Salah?

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id