Minggu, September 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Chery Bangun Pabrik di Indonesia: Indonesia Naik Kelas di Mata China

by teguh
Januari 29, 2026
in Nasional
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Chery akhirnya bicara lugas Indonesia bukan cuma pasar jualan, tapi basis produksi. Pabrikan otomotif asal China itu memastikan akan membangun pusat manufaktur mandiri di Tanah Air sebagai bagian dari strategi jangka panjang mereka.

Direktur Pemasaran Chery Sales Indonesia (CSI), Budi Darmawan, menegaskan peletakan batu pertama pabrik akan dilakukan tahun ini. Meski ia belum membuka lokasi pabrik, target waktunya jelas.

“Tahun ini kami lakukan groundbreaking untuk pabrik mandiri. Yang pasti tahun ini,” kata Budi, Rabu (28/01/2026).

Dari Sekadar Merakit ke Menguasai Produksi

Selama ini, Chery masih mengandalkan pabrik rekanan Handal Indonesia Motor (HIM) untuk merakit seluruh model yang mereka jual di Indonesia. Namun, lewat pabrik mandiri, Chery mengubah arah permainan.

Lewat fasilitas baru ini, Chery akan memproduksi seluruh lini kendaraan yang mereka pasarkan di Indonesia. Mereka mencakup mobil bermesin konvensional hingga model elektrifikasi. Selain memenuhi pasar domestik, Chery juga menyiapkan pabrik ini sebagai basis ekspor.

Ini Belum Selesai

12 Penyelam Turun ke Laut Jawa, 126 Korban KM Virgo Masih Dicari

Abdon Kisamdu Ditangkap di Yahukimo, Dugaan Transaksi Senjata Jadi Sorotan

Langkah ini memberi Chery kendali penuh atas kualitas, kapasitas, dan kecepatan produksi tiga faktor krusial di tengah persaingan merek China yang makin agresif.

Target Produksi Ambisius, Tapi Bertahap

Chery membidik kapasitas produksi hingga 100 ribu unit per tahun. Angka ini mereka sebut realistis jika melihat perkembangan pasar otomotif nasional.

Namun, Chery memilih langkah hati-hati. Mereka tidak akan langsung memacu produksi maksimal sejak awal operasional.

“Kami melihat rencana ke depan, terutama volume pasar, lalu menyesuaikan produksi,” ujar Budi.

Dengan pendekatan ini, Chery mencoba menghindari jebakan overproduksi yang sering menghantui pabrikan baru.

Indonesia Dapat Apa dari Investasi Ini?

Bagi Indonesia, pabrik ini membawa efek berlapis. Industri otomotif nasional berpotensi menyerap tenaga kerja baru, mendorong transfer teknologi, dan memperkuat rantai pasok lokal terutama untuk kendaraan listrik.

Pemerintah juga mendapat validasi. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang sebelumnya menyebut Chery akan menggelontorkan investasi Rp5,2 triliun hingga 2030. Angka itu memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi strategis di Asia Tenggara.

Tapi Tidak Semua Akan Tersenyum

Di sisi lain, langkah Chery ini memberi tekanan serius pada pabrikan lama yang belum agresif berinvestasi atau masih ragu masuk ke elektrifikasi. Persaingan harga dan teknologi bakal makin ketat.

Pabrik rekanan seperti HIM juga menghadapi potensi penurunan volume produksi. Meski kolaborasi masih mungkin berlanjut, Chery kini memegang kendali penuh atas masa depannya sendiri.

Lebih dari Pabrik, Ini Soal Posisi Tawar

Keputusan Chery membangun pabrik mandiri menunjukkan satu hal Indonesia naik kelas di mata produsen global, khususnya China.

Namun pertanyaannya tetap sama apakah Indonesia akan benar-benar memetik manfaat jangka panjang, atau sekadar jadi lokasi produksi murah?

Karena membangun pabrik itu mudah. Membangun nilai tambah nasional itu ujian sebenarnya. @teguh

Tags: GlobalMobilpabrikPasarProdusen

Kamu Melewatkan Ini

Pabrik China Tetap Ngebut, Belanja Konsumen Melambat

Pabrik China Tetap Ngebut, Belanja Konsumen Melambat

by Tabooo
Agustus 17, 2026

Pabrik China masih bergerak cepat, tetapi konsumennya mulai menahan belanja. Data Juli memperlihatkan jurang produksi dan permintaan makin terbuka.

Hidup dari Pasar yang Tak Lagi Ramai

Hidup dari Pasar yang Tak Lagi Ramai

by eko
Agustus 6, 2026

Pasar Klewer tak lagi seramai dulu. Perubahan pola belanja, transportasi online, dan lesunya ekonomi membuat tukang becak, buruh angkut, hingga...

Diskon Terus, Pembeli Tetap Hilang

Diskon Terus, Pembeli Tetap Hilang

by eko
Agustus 6, 2026

Diskon semakin sering muncul, tetapi pembeli tetap menahan belanja. Fenomena ini menunjukkan daya beli yang melemah dan perubahan cara masyarakat...

Next Post
Maaf Pakai Tangan Kiri, Kalimat Kecil dengan Beban Sosial Besar

Maaf Pakai Tangan Kiri, Kalimat Kecil dengan Beban Sosial Besar

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id