Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kejar Jambret hingga Tewas, Pakar UGM: Tersangka Bisa Bebas

by Anisa
Januari 23, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Kasus Hogi Minaya (43), warga Sleman yang menjadi tersangka setelah mengejar penjambret istrinya hingga tewas, terus menuai sorotan. Pakar Hukum Pidana UGM, Prof Marcus Priyo Gunarto, menilai Hogi masih berpeluang bebas dari pidana, tetapi semuanya bergantung pada pembuktian di persidangan.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Solo, Maguwoharjo, pada April 2025. Saat itu, Hogi mengejar dua pria yang menjambret istrinya. Kejaran berujung kecelakaan. Motor para pelaku menabrak tembok dan keduanya tewas. Namun, niat membela istri justru berbalik arah. Polisi menetapkan Hogi sebagai tersangka kasus kecelakaan lalu lintas.

Kunci Hukum: Pembelaan Diri atau Melampaui Batas

Prof Marcus menegaskan, pengadilan harus menilai cara Hogi melakukan pembelaan diri. Menurutnya, hukum membolehkan pembelaan diri selama tindakan itu sebanding dengan serangan yang datang.

“Kalau pembelaan dirinya sebanding dengan serangan, maka perbuatannya tidak dapat dipidana,” kata Marcus, Jumat (23/1/2026).

Ia merujuk Pasal 49 ayat (1) KUHP lama, yang membebaskan seseorang dari pidana jika bertindak untuk membela diri secara proporsional dari serangan yang melawan hukum.

Ini Belum Selesai

Disdikpora DIY Imbau Siswa Tak Ikut Demo, UMY Izinkan Mahasiswa Turun ke Jalan

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

Namun, Marcus memberi garis tegas. Jika pembelaan diri melampaui batas, maka hukum tetap bisa menghukum pelaku.

“Kalau pembelaannya melampaui serangan, itu masuk pembelaan diri yang melampaui batas dan tetap dapat dipidana,” ujarnya.

Masih Ada Celah: Kegoncangan Jiwa

Meski demikian, hukum pidana masih menyediakan pintu keluar. Pasal 49 ayat (2) KUHP memungkinkan pelaku bebas dari pidana jika pembelaan diri yang berlebihan itu muncul karena kegoncangan jiwa yang hebat, misalnya panik atau emosi ekstrem saat serangan terjadi.

Dalam kasus Hogi, pengadilan harus membuktikan dua hal krusial. Pertama, apakah serangan penjambretan itu benar-benar memicu kegoncangan jiwa. Kedua, apakah tindakan Hogi memiliki hubungan sebab-akibat langsung dengan kematian para pelaku.

“Ini rumit. “Korban meninggal setelah membentur tembok, bukan karena mobil langsung menabraknya. Jika mobil menabrak langsung, kausalitasnya akan lebih jelas,” jelas Marcus.

Versi Keluarga dan Langkah Polisi

Istri Hogi, Arsita (39), menyebut suaminya bertindak spontan untuk membela dirinya. Ia mengaku keberatan dengan status tersangka tersebut. Saat ini, Hogi berstatus tahanan luar dengan alat pelacak GPS di pergelangan kaki.

“Saya berharap suami saya mendapat keadilan. Itu murni membela saya,” kata Arsita.

Di sisi lain, polisi menyatakan penetapan tersangka sudah melalui prosedur lengkap. Kasat Lantas Polresta Sleman AKP Mulyanto menegaskan penyidik telah memeriksa saksi, ahli, dan menggelar perkara. Kasus ini kini masuk Tahap II dan telah dilimpahkan ke kejaksaan.

Siapa Diuntungkan, Siapa Dirugikan?

Jika pengadilan membebaskan Hogi, korban kejahatan bisa merasa hukum memberi ruang bagi pembelaan diri yang manusiawi. Namun, jika pengadilan menghukumnya, publik bisa menangkap pesan sebaliknya: membela keluarga sendiri pun berisiko berujung pidana.

Kasus ini memperlihatkan garis tipis antara naluri melindungi dan pasal-pasal hukum. Di jalanan, keputusan sering lahir dalam hitungan detik. Sayangnya, hukum selalu datang belakangan dengan waktu, pasal, dan konsekuensi yang jauh lebih panjang. (red)

Tags: Hogi MinayaKUHPPolisi

Kamu Melewatkan Ini

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

by teguh
Oktober 20, 2026

Polda Metro Jaya bersama TNI menyiapkan ribuan personel untuk mengawal demonstrasi peringatan dua Tahun Prabowo-Gibran dan aktivitas publik di Jakarta....

Pemilik Warung Mie Babi Tepi Sawah: Kerugian Capai Rp50 Juta

Warung Mi dan Babi Sukoharjo Dibakar, 12 Saksi Diperiksa Polisi

by dimas
September 16, 2026

Warung Mi dan Babi di Sukoharjo dibakar OTK. Polisi memeriksa 12 saksi dan menggandeng Densus 88 untuk mengungkap pelaku serta...

Massa Bertahan, Water Cannon Menghantam Depan DPR

Massa Bertahan, Water Cannon Menghantam Depan DPR

by dimas
Agustus 27, 2026

Massa bertahan di depan DPR hingga malam. Polisi mengerahkan water cannon dan ultimatum untuk memukul mundur demonstran dari pagar gedung....

Next Post
Konsep Otomatis

Kejar Jambret Berujung Maut, Suami Korban Jadi Tersangka

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id