Selasa, Agustus 25, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Suriah dan SDF Sepakat Gencatan Senjata, Damaskus Kuasai Wilayah Kaya Energi

by Anisa
Januari 20, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Global – Pemerintah Suriah akhirnya menekan tombol “pause” dalam konflik panjang di wilayah timur. Damaskus mengumumkan gencatan senjata baru dengan Syrian Democratic Forces (SDF), pasukan pimpinan Kurdi yang selama bertahun-tahun menguasai wilayah kaya minyak di timur dan timur laut Suriah. Kesepakatan ini muncul setelah dua hari bentrokan sengit. Dampaknya langsung terlihat: tentara Suriah bergerak cepat dan mengambil alih ladang minyak, gas, serta sejumlah kota strategis.

Bagi warga Suriah, kabar ini bukan sekadar laporan militer. Ini menyangkut siapa yang menguasai sumber daya, siapa yang menentukan keamanan, dan siapa yang terus menanggung harga perang.

Wilayah Direbut, Peta Kekuasaan Bergeser

Sepanjang akhir pekan, militer Suriah melancarkan operasi cepat. Mereka merebut beberapa lokasi penting yang sebelumnya berada di bawah kendali SDF. Pada Minggu (18/1), Damaskus mengumumkan perebutan kota Tabqa, sekitar 55 kilometer di barat Raqqa. Langkah ini langsung mengubah peta konflik di wilayah tersebut.

Melalui kesepakatan gencatan senjata, pemerintah pusat kini membuka kembali akses ke provinsi-provinsi timur dan timur laut. Selain itu, SDF menyetujui rencana integrasi ke dalam struktur negara. Pasukan Kurdi itu akan masuk ke Kementerian Pertahanan dan Kementerian Dalam Negeri Suriah. Dengan skema ini, senjata yang dulu saling berhadapan diarahkan berada di bawah satu komando.

Damaskus Menang, SDF Menahan Napas

Damaskus jelas memetik keuntungan besar. Akses ke ladang minyak dan gas memberi napas ekonomi baru bagi negara yang lama tercekik perang dan sanksi. Pemerintah juga memperkuat narasi “persatuan nasional,” seperti yang berulang kali ditekankan Presiden Interim Ahmed al-Sharaa dikutip dari Deutsche welle.

Ini Belum Selesai

Born to Fight Vol. 2: Ring Colomadu Uji Nyali dan Mental Fighter

Aksi Muslim Soloraya di Gladag, LGBTQ dan Miras Jadi Sorotan

Sebaliknya, posisi SDF kian rapuh. Mereka menarik pasukan dari Deir el-Zour dan Raqqa menuju Hasakeh. Pemimpin SDF, Mazloum Abdi, menyebut langkah ini sebagai upaya mencegah perang saudara. Namun, di kalangan komunitas Kurdi, muncul pertanyaan tajam: apakah integrasi ini bentuk perlindungan, atau justru tanda penyerahan?

AS Mendukung, Tantangan Tetap Panjang

Amerika Serikat menyambut gencatan senjata ini dan menyebutnya sebagai “titik balik.” Washington melihat peluang stabilitas sekaligus kelanjutan perang melawan ISIS. Meski begitu, AS juga mengakui tantangan besar di depan. Integrasi pasukan Kurdi ke dalam struktur negara Suriah bukan pekerjaan mudah, mengingat luka konflik belum sepenuhnya sembuh.

Di tengah situasi itu, Presiden al-Sharaa menunda rencana kunjungan ke Berlin. Krisis di dalam negeri tampak lebih mendesak daripada agenda diplomasi luar negeri.

Damai di Atas Kertas, Luka di Lapangan

Gencatan senjata ini membuka peluang baru. Ia bisa mempercepat rekonstruksi dan menghentikan siklus kekerasan di wilayah yang lelah berperang. Namun, damai yang lahir dari tekanan senjata sering kali rapuh.

Suriah mungkin kembali utuh di peta. Tetapi bagi warganya, pertanyaan besar tetap menggantung: apakah ini awal perdamaian sejati, atau hanya jeda singkat sebelum konflik berganti wajah? Di negeri yang lama berdarah, kata “damai” hampir selalu datang bersama tanda tanya. (red)

Tags: gencatan

Kamu Melewatkan Ini

Board of Peace dan Ilusi Perdamaian di Langit Gaza

Board of Peace dan Ilusi Perdamaian di Langit Gaza

by dimas
Februari 2, 2026

Tabooo.id: Deep - Ledakan pertama terdengar seperti petir yang pecah terlalu dekat.Tak lama berselang, lantai ikut terguncang oleh dentuman kedua.Sementara...

Gencatan Senjata Dihantam Bom, Tiga Jurnalis Tewas di Gaza

Gencatan Senjata Dihantam Bom, Tiga Jurnalis Tewas di Gaza

by Anisa
Januari 22, 2026

Tabooo.id: Global - Di tengah klaim gencatan senjata, ledakan justru mengguncang jantung Gaza. Badan pertahanan sipil Gaza melaporkan bahwa serangan...

Next Post
ChatGPT Tak Lagi Sunyi, Iklan Mulai Masuk ke Ruang Obrolan

ChatGPT Tak Lagi Sunyi, Iklan Mulai Masuk ke Ruang Obrolan

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id