Miliano Keluar dari Bayang-Bayang
Tabooo.id: Sports – Lampu Eredivisie kembali menyala untuk satu nama yang lama menunggu panggung. Miliano Jonathans akhirnya menemukan jalannya. Bukan lewat sorotan besar, melainkan lewat keputusan berani meninggalkan bangku cadangan, mengejar menit bermain, dan memulai ulang cerita di Rotterdam. Penyerang Timnas Indonesia itu resmi bergabung dengan Excelsior Rotterdam sebagai pemain pinjaman dari FC Utrecht.
Ini bukan transfer sensasional. Namun, justru di situlah emosinya bekerja.
Excelsior Butuh Dampak, Miliano Butuh Panggung
Excelsior mengumumkan kedatangan Miliano pada bursa transfer Januari. Pemain berdarah Depok itu langsung masuk ke dalam skuad asuhan Ruben den Uil dan siap bertarung di kerasnya Eredivisie selama enam bulan ke depan.
Tidak ada waktu adaptasi panjang. Tidak ada ruang ragu. Excelsior butuh dampak cepat. Miliano butuh panggung nyata.
Penilaian Klub: Kaki Kiri dan Keberanian
Direktur teknik Excelsior, Niels van Duinen, menyambut transfer ini dengan keyakinan penuh. Ia melihat potensi yang belum benar-benar dilepas Utrecht.
“Kami senang Miliano datang ke Kralingen selama enam bulan. Dia memiliki kaki kiri yang bagus dan sangat cocok dengan gaya bermain kami,” ujar Van Duinen, dikutip dari situs resmi klub.
Van Duinen menegaskan Excelsior tidak sekadar menambah jumlah pemain, tetapi meningkatkan kualitas dan persaingan di lini depan.
Transfer yang Disiapkan Sejak Natal
Kepindahan ini bukan keputusan mendadak. Komunikasi antara Excelsior, FC Utrecht, dan Miliano sudah berjalan sejak sebelum libur Natal. Namun, semua baru mengerucut di pertengahan Januari.
“Selama beberapa pekan terakhir kami menjalin kontak rutin. Sangat bagus akhirnya transfer ini bisa kami selesaikan,” ujar Van Duinen.
Statistik yang Bicara Jujur
Di Utrecht, Miliano hidup dalam jeda. Musim ini ia mencatat 19 penampilan dengan total 791 menit bermain. Lebih sering masuk sebagai pengganti. Lebih sering menunggu daripada menentukan.
Tidak ada momen klimaks. Tidak ada gol penentu. Hanya kesabaran yang terus diuji.
Kesempatan Kedua di Eredivisie
Kini, ceritanya berubah arah. Excelsior memberi Miliano ruang untuk bernapas dan bertarung. Klub berharap kaki kiri sang penyerang bisa membuka ruang, menciptakan peluang, dan memberi warna baru di lini depan.
Bagi Miliano, ini terasa seperti kesempatan hidup kedua.
Lebih dari Sekadar Pinjaman
Untuk publik Indonesia, langkah ini punya makna lebih dalam. Miliano memilih jalan sulit demi berkembang. Ia meninggalkan zona aman. Ia mengejar jam terbang, bukan sekadar nama klub.
Eredivisie menunggu jawabannya. Excelsior menunggu kontribusinya. Dan Miliano Jonathans kini berdiri di titik krusial tempat karier bisa melesat, atau kembali senyap.
Namun kali ini, ia memilih satu hal penting bermain. @teguh




