Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kapolda Metro Buka WA Pribadi Aduan Warga: Respons Cepat atau Sekadar Janji?

by teguh
Oktober 10, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto membuka nomor WhatsApp pribadinya untuk menerima kritik, saran, dan keluhan warga Jakarta serta sekitarnya. Ia mengumumkan langkah tersebut di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (10/10/2026).

Tabooo.id: Jakarta – Warga kini dapat menghubungi Kapolda Metro Jaya di nomor 0811-812-9494 untuk menyampaikan persoalan yang membutuhkan perhatian polisi. Dadang berjanji segera merespons laporan yang mendesak.

“Nanti kalau sekiranya ini sangat perlu ditindaklanjuti, itu akan segera kita tindaklanjuti,” ujar Dadang.

Ia menegaskan bahwa polisi harus bekerja lebih keras untuk melayani masyarakat. Karena itu, Polda Metro Jaya perlu memperbaiki kinerja personel, sistem kerja, dan manajemen organisasi.

“Jadi memang dalam era seperti ini, kita harus bekerja keras. Harus bekerja untuk melayani masyarakat,” katanya.

Kapolda Metro Jaya: Pintu Pengaduan Terbuka, Warga Menanti Perubahan

Nomor WhatsApp tersebut memberi warga jalur komunikasi langsung dengan Kapolda. Namun, kemudahan mengirim pesan belum tentu menyelesaikan persoalan di lapangan.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Warga membutuhkan respons yang jelas setelah menyampaikan keluhan. Mereka juga perlu mengetahui perkembangan laporan dan langkah yang polisi ambil untuk menyelesaikan masalah.

Selain WhatsApp Kapolda, masyarakat dapat menggunakan layanan pengaduan daring Propam Polri untuk melaporkan dugaan pelanggaran anggota kepolisian. Layanan tersebut juga menyediakan fasilitas pemeriksaan status laporan.

Nomor Sudah Ada, Sekarang Buktikan Hasilnya

Kanal komunikasi langsung dapat mendekatkan polisi dengan masyarakat. Akan tetapi, kepolisian perlu menunjukkan hasil nyata agar publik tidak berhenti pada janji pelayanan.

Polda Metro Jaya perlu merespons laporan secara konsisten, menjelaskan perkembangan penanganan, dan memastikan setiap aduan mendapat perhatian sesuai persoalannya. Langkah tersebut dapat membantu warga menilai keseriusan institusi dalam memperbaiki pelayanan.

Publik tidak hanya membutuhkan nomor yang bisa mereka hubungi. Mereka membutuhkan kepastian bahwa polisi mendengar keluhan, memeriksa persoalan, dan mengambil langkah yang relevan.

Membuka pintu pengaduan memang langkah awal. Namun, hasil penangananlah yang menentukan apakah warga benar-benar mendapat pelayanan. @teguh

Tags: Dadang HartantoKapolda Metro JayaPelayanan Publikpengaduan masyarakatpengawasan kepolisianPolda Metro JayaPropam PolriWhatsApp Kapolda

Kamu Melewatkan Ini

BBM Tersendat, ASN WFH Jadi Jawaban: Bagaimana dengan Akar Masalahnya?

BBM Tersendat, ASN WFH Jadi Jawaban: Bagaimana dengan Akar Masalahnya?

by teguh
Oktober 19, 2026

BBM tersendat Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jember kembali mengganggu mobilitas masyarakat. Di...

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

by teguh
Oktober 19, 2026

Antrean BBM belum normal, aktivitas masyarakat ikut terganggu. Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, kembali menerapkan kebijakan untuk ASN Jember WFH...

Kapolri Rombak Jajaran, Reformasi Polri atau Sekadar Rotasi?

Kapolri Rombak Jajaran, Reformasi Polri atau Sekadar Rotasi?

by dimas
Oktober 13, 2026

Kapolri merombak ratusan personel Polri dalam dua gelombang mutasi. Apakah langkah ini mendorong reformasi atau sekadar pergantian jabatan? Tabooo.id -...

Next Post
Siswa Sekolah Rakyat 1 Pati Trauma Usai Dikeroyok 14 Temannya

Siswa Sekolah Rakyat 1 Pati Trauma Usai Dikeroyok 14 Temannya

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id