Desak Made Rita Kusuma menyumbang emas keempat Indonesia di Asian Games 2026. Hasil ini mengerek Indonesia ke posisi 13 klasemen medali.
Tabooo.id: Jepang – Sorak kemenangan belum benar-benar reda ketika nama Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali menjadi pembicaraan. Di lintasan speed panjat tebing, ia melesat dalam hitungan detik dan membawa pulang emas keempat Indonesia di Asian Games 2026.
Desak Made mencatat waktu 6,062 detik pada nomor speed putri. Catatan itu bukan hanya mengantarkannya ke podium tertinggi, tetapi juga memecahkan rekor Asia dan rekor Asian Games.
Tambahan emas tersebut langsung mengubah posisi Indonesia di papan klasemen.
Merah Putih yang sebelumnya berada di peringkat ke-15 kini naik ke posisi ke-13. Indonesia mengumpulkan 31 medali, terdiri atas empat emas, tujuh perak, dan 20 perunggu.
Satu emas dari Desak Made menjadi pembeda.
Sebelumnya, Indonesia masih berada di bawah Chinese Taipei karena sama-sama memiliki tiga emas. Chinese Taipei unggul dalam jumlah perak.
Kini situasinya berbalik.
Indonesia mengoleksi empat emas dan tujuh perak. Chinese Taipei tetap dengan tiga emas, sedangkan Kuwait memiliki empat emas tetapi hanya satu perak.
Karena itu, Indonesia berada di posisi ke-13.
Dari Tiga Menjadi Empat Emas
Emas Desak Made sekaligus menutup satu target yang sejak awal dibawa kontingen Indonesia ke Aichi-Nagoya.
Empat emas. Target itu kini sudah tercapai.
Perjalanan menuju angka tersebut tidak datang dari satu cabang olahraga.
Bulu tangkis beregu putra membuka perolehan emas Indonesia setelah mengalahkan China 3-2 di final.
Kemudian, Rahmat Erwin Abdullah menyumbang emas dari kelas 75 kilogram putra. Ia juga mencatat dua rekor dunia dalam perjuangannya.
Emas ketiga datang dari ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Lalu, Desak Made melengkapi semuanya.
Empat emas itu lahir dari empat medan pertandingan dengan karakter berbeda. Ada pertarungan beregu, kekuatan angkat besi, duel panjang di lapangan bulu tangkis, hingga perlombaan panjat tebing yang selesai dalam hitungan detik.
Namun, efeknya sama.
Papan klasemen bergerak.
Target Terpenuhi, Asian Games Belum Usai
Indonesia kini berada di posisi ketiga di antara negara-negara Asia Tenggara.
Thailand masih memimpin kawasan dengan 12 emas. Malaysia berada di posisi ke-11 dengan enam emas.
Indonesia berada di atas Filipina yang mengoleksi tiga emas dan Singapura dengan dua emas.
Tetapi cerita Merah Putih belum selesai.
Asian Games 2026 masih berlangsung hingga 4 Oktober. Artinya, peluang untuk menambah koleksi medali masih terbuka.
Target empat emas sudah berada di tangan.
Sekarang pertanyaannya bukan lagi apakah Indonesia mampu mencapai target.
Pertanyaannya berubah menjadi berapa jauh Merah Putih bisa melampaui target sebelum pesta olahraga Asia ini benar-benar berakhir?
Sebab, satu emas Desak Made sudah membuktikan sesuatu.
Kadang, perubahan besar di papan klasemen dimulai dari beberapa detik yang nyaris tak sempat disadari. @dimas








