Sabtu, September 26, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

TPA Putri Cempo Kembali Terbakar, Apa Penyebab di Baliknya?

by eko
September 24, 2026
in Talk
A A
Home Talk
Share on Facebook
Share on Twitter
TPA Putri Cempo Solo kembali terbakar. Simak faktor gas metan, cuaca panas, dan angin kencang yang ikut menjadi perhatian.

Tabooo.id – TPA Putri Cempo Solo kembali terbakar pada Kamis (24/9/2026). Api pertama muncul di Blok B sekitar pukul 11.30 dan kemudian merembet ke Blok C serta D akibat angin kencang. DLH Solo menyebut gas metan dan cuaca panas sebagai salah satu faktor yang perlu diperhatikan.

Api kembali muncul di TPA Putri Cempo, Solo, Kamis (24/9/2026) Siang.

Petugas langsung bergerak. Damkar, BPBD, TNI, dan Polri turun menangani api.

Namun, ada satu pertanyaan yang lebih besar.

Kenapa api terus muncul lagi?

Ini Belum Selesai

Gugatan UU IKN: Seberapa Jauh Suara Masyarakat Adat Didengar?

Jabatan Publik: Pengabdian, Kekuasaan atau Risiko Hukum?

Kepala DLH Solo Herwin Tri Nugroho menyebut gas metan dan cuaca panas sebagai faktor pemicu.

Api pertama muncul di Blok B sekitar pukul 11.30.

Angin kencang lalu membawa api ke Blok C dan D.

Sekilas, persoalannya terlihat sederhana. Ada api, ada angin, lalu petugas memadamkannya.

Namun, TPA bukan sekadar lahan tempat api muncul.

Di balik tumpukan sampah, ada persoalan lain yang ikut menunggu.

Api Padam, Masalah Belum Selesai

DLH Solo sebelumnya melakukan pembasahan dan pendinginan.

Petugas menyiram titik panas yang masih mengeluarkan asap. Langkah ini bertujuan mencegah api muncul kembali.

Namun, api justru muncul di blok lain.

Herwin mengatakan petugas terus mendinginkan titik yang mengeluarkan asap.

“Setiap hari di titik yang muncul asap dilakukan pendinginan malah muncul di blok yang lain,” kata Herwin.

Kondisi ini tentu menimbulkan pertanyaan.

Apakah kita benar-benar menyelesaikan masalah atau hanya mengejar titik api?

Memadamkan api memang penting.

Tetapi, masalah tidak berhenti setelah api padam.

Gas Metan Bukan Sekadar Istilah Teknis

Herwin juga menyebut gas metan sebagai salah satu faktor.

Penumpukan sampah dengan sistem open dumping dapat memicu penumpukan gas tersebut.

Cuaca panas juga ikut meningkatkan risiko.

Gas metan tidak terlihat oleh mata.

Namun, risikonya bisa muncul dalam bentuk api.

Karena itu, kebakaran TPA Putri Cempo bukan hanya soal petugas pemadam.

Persoalannya juga menyentuh cara kita mengelola sampah.

Sampah terus datang setiap hari.

Jika pengelolaan tidak mampu mengimbangi volume sampah, risiko pun ikut tumbuh.

Warga Tidak Hanya Butuh Api Padam

Kebakaran TPA bukan hanya urusan petugas.

Warga di sekitar kawasan ikut merasakan dampaknya.

Pekerja yang menggantungkan hidup dari kawasan TPA juga terdampak.

Masyarakat Solo pun ikut menghadapi persoalan yang sama.

Sebab, hampir semua orang menghasilkan sampah setiap hari.

Karena itu, publik membutuhkan jawaban yang lebih lengkap.

Bagaimana petugas memantau titik panas?

Bagaimana mereka mengantisipasi gas metan?

Apakah pendinginan mampu mencegah api kembali?

Lalu, bagaimana pengelola mencegah kejadian serupa?

Pertanyaan tersebut jauh lebih penting daripada sekadar menghitung berapa kali api muncul.

Jangan Hanya Mengejar Api

Kita sering menganggap masalah selesai ketika api sudah padam.

TPA Putri Cempo menunjukkan hal yang berbeda.

Api bisa padam hari ini. Risiko bisa tetap tinggal.

Karena itu, publik perlu melihat persoalan ini lebih jauh.

Bukan hanya siapa yang memadamkan api.

Kita juga perlu melihat kenapa api terus muncul.

Cuaca panas memang bisa menjadi faktor.

Angin kencang juga bisa mempercepat penyebaran api.

Namun, kondisi tersebut tidak menjawab seluruh persoalan.

Masih ada gas metan, ada tumpukan sampah.

Masih ada sistem pengelolaan yang perlu mendapat perhatian.

Pada akhirnya, pertanyaannya sederhana.

Sampai kapan kita hanya sibuk memadamkan api, tanpa membenahi persoalan di balik tumpukan sampah?@eko

Tags: DLH SoloKebakaran SoloTPA Putri Cempo

Kamu Melewatkan Ini

Api Padam, Panas Belum Pergi: Apa yang Sebenarnya Terjadi di TPA Putri Cempo?

Api Padam, Panas Belum Pergi: Apa yang Sebenarnya Terjadi di TPA Putri Cempo?

by teguh
September 25, 2026

Api kembali muncul di TPA Putri Cempo, Solo, Kamis 24/9/2026. Petugas sebelumnya terus membasahi titik panas setelah kebakaran besar melanda...

Sudah Dibasahi, Api TPA Putri Cempo Muncul Lagi

Sudah Dibasahi, Api TPA Putri Cempo Muncul Lagi

by teguh
September 24, 2026

Api kembali muncul di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, Kamis 24/09/2026. Padahal, petugas sebelumnya sudah melakukan pembasahan dan...

Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Pasar Klitikan Notoharjo Solo

Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Pasar Klitikan Notoharjo Solo

by eko
September 22, 2026

Polisi mengungkap dugaan penyebab kebakaran Pasar Klitikan Notoharjo Solo. Korsleting listrik diduga memicu api di dalam kios. Tabooo.id: Surakarta -...

Next Post
Emas Pertama Indonesia, Ubed Bawa Merah Putih Naik Tujuh Posisi

Emas Pertama Indonesia, Ubed Bawa Merah Putih Naik Tujuh Posisi

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id