Sabtu, September 26, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Indonesia Resmi Punya KRI Sriwijaya-100, Eks Giuseppe Garibaldi Masuk Jajaran TNI AL

by teguh
September 24, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter
Bendera Italia turun dari geladak Giuseppe Garibaldi. Beberapa saat kemudian, Merah Putih berkibar di atas kapal yang sama. tapi sudah dengan nama yang berbeda yaitu, KRI Sriwijaya-100.

Tabooo.id: Jakarta – Kamis, 24/09/2026, eks kapal induk Angkatan Laut Italia ITS Giuseppe Garibaldi resmi berganti nama menjadi KRI Sriwijaya-100 dan masuk jajaran TNI Angkatan Laut di Dermaga 107, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan kapal tersebut setelah prosesi reflagging atau pergantian bendera.

“Pada hari ini, Kamis, 24/09/2026, saya Jenderal TNI Agus Subiyanto, Panglima TNI, dengan ini saya resmikan KRI Sriwijaya-100 masuk jajaran TNI AL.”

Dalam seremoni itu, Kolonel Laut (P) Mochamad Fuad Hasan juga dikukuhkan sebagai Komandan KRI Sriwijaya-100. Sejumlah pejabat tinggi TNI hadir, termasuk KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.

Merah Putih Sudah Berkibar, Adaptasi Belum Selesai

KRI Sriwijaya-100 tiba di Tanjung Priok pada 18/09/2026 setelah berlayar dari Italia. Namun, status resmi tidak otomatis berarti seluruh pekerjaan selesai.

KSAL Muhammad Ali pada 18/09/2026 mengatakan PT PAL akan bekerja sama dengan Fincantieri untuk melakukan retrofit. Perusahaan asal Italia lainnya, termasuk Leonardo, juga berpotensi terlibat.

Ini Belum Selesai

Guruh Soekarnoputra Wafat, Panggung Seni Berduka

FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia 2-0 Singapura, 90 Menit Mengubah Cerita di GBK

“Kita akan kerja sama antara PT PAL dengan Fincantieri ya.”

Ali menjelaskan, modernisasi diperlukan agar mesin dan teknologi kapal sesuai kebutuhan serta doktrin operasi TNI AL. Proses tersebut juga membuka peluang transfer teknologi bagi industri pertahanan nasional.

PT PAL memperkirakan proses peremajaan membutuhkan sekitar tiga sampai empat bulan. Penyesuaian mencakup sistem kapal dan kebutuhan operasional Indonesia.

Bahkan, Kemhan memperkirakan kebutuhan retrofit dan pemeliharaan mencapai sekitar Rp7,5 triliun. Angka tersebut masih berada dalam proses penghitungan komprehensif sesuai lingkup pekerjaan.

DPR Soroti Biaya Setelah Kapal Eks Giuseppe Garibaldi Resmi Masuk

Anggota Komisi I DPR RI Mulyadi pada 04/09/2026 mengingatkan pentingnya menghitung biaya operasional kapal secara matang.

“Jangan sampai beban operasional ini terlalu besar.”

Sementara itu, anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin pada 19/09/2026 menyebut pemerintah masih menyiapkan anggaran pemeliharaan, perbaikan, dan penyesuaian kapal. Ia juga menyebut kapal dapat mendukung penanganan bencana, pemadaman kebakaran, hingga rumah sakit lapangan.

Artinya, perdebatan tidak berhenti pada pertanyaan apakah Indonesia sudah memiliki kapal induk.

Pertanyaan berikutnya lebih teknis seberapa siap kapal ini menjalankan fungsi yang dibebankan kepadanya?

Seremoni Selesai, Adaptasi Baru Dimulai

Hari ini, Merah Putih sudah berkibar. Namun, kapal belum berhenti beradaptasi.

TNI AL harus menyesuaikan teknologi, perangkat, sistem operasional, sumber daya manusia, serta kebutuhan kapal dengan karakter perairan Indonesia.

Panglima TNI menyebut kehadiran KRI Sriwijaya-100 sebagai bagian dari modernisasi alutsista TNI. TNI AL juga menyiapkannya untuk mendukung operasi pertahanan serta Operasi Militer Selain Perang, termasuk misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Jadi, ini bukan sekadar soal mengganti bendera Italia dengan Merah Putih. Ini soal memastikan kapal yang sudah masuk daftar armada benar-benar siap menjalankan tugasnya.

Seremoni Selesai, Ujian Dimulai

Kapal induk bukan sekadar simbol kekuatan di laut. Ia membawa konsekuensi panjang: modernisasi, pemeliharaan, awak, logistik, teknologi, dan biaya operasional.

Karena itu, ukuran keberhasilannya bukan hanya saat Merah Putih pertama kali berkibar. Ukuran sebenarnya akan terlihat ketika KRI Sriwijaya-100 mulai menjalankan misi.

Seremoni bisa selesai dalam sehari. Kesiapan sebuah kapal perang membutuhkan jauh lebih banyak waktu. Dan sekarang, pekerjaan berikutnya dimulai. @teguh

Tags: AlutsistaGiuseppe GaribaldiKapal Induk IndonesiaKapal Induk Pertama IndonesiaKRI Sriwijaya-100TNI ALTNI Angkatan Laut

Kamu Melewatkan Ini

KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Indonesia, Tapi Sistemnya Belum Selesai

KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Indonesia, Tapi Sistemnya Belum Selesai

by teguh
September 24, 2026

Serah terima KRI Sriwijaya-100 pada Kamis, 24/09/2026, menandai perubahan besar bagi TNI Angkatan Laut. Bendera Italia turun. Merah Putih naik....

Mayor Faizal Dituntut 5 Tahun: Pesawat TNI Nyaris Jadi Jalur Sabu

Mayor Faizal Dituntut 5 Tahun: Pesawat TNI Nyaris Jadi Jalur Sabu

by dimas
Agustus 14, 2026

Mayor Faizal dituntut 5 tahun penjara dan dipecat dari TNI AL setelah didakwa mengedarkan sabu lewat pesawat TNI. Tabooo.id -...

Sabu Naik Pesawat TNI, Pengawasan ke Mana?

Sabu Naik Pesawat TNI, Pengawasan ke Mana?

by dimas
Agustus 11, 2026

Kasus Mayor Faisal mengungkap dugaan pengiriman sabu lewat pesawat TNI AL. Seberapa kuat pengawasan fasilitas negara? Tabooo.id - Pesawat militer...

Next Post
KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Indonesia, Tapi Sistemnya Belum Selesai

KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Indonesia, Tapi Sistemnya Belum Selesai

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id