Senin, September 21, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Polisi Tambah Saksi Kasus Warung Mie Babi Sukoharjo

by eko
September 20, 2026
in Kriminal, Reality
A A
Home Reality Kriminal
Share on Facebook
Share on Twitter

Polisi mendalami 13 saksi dalam kasus Warung Mie Babi Sukoharjo. CCTV juga memberi petunjuk dua orang di sekitar lokasi.

Tabooo.id: Sukoharjo – Polres Sukoharjo menambah satu saksi dalam kasus perusakan, pembakaran, dan pengancaman Warung Mie Babi Tepi Sawah. Kini, polisi telah memeriksa dan mendalami keterangan 13 saksi.

Warung tersebut berada di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Sebelumnya, Satreskrim Polres Sukoharjo memeriksa 12 saksi dalam kasus ini.

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan penyidik masih mengembangkan kasus tersebut. Namun, polisi belum membuka detail perkembangan terbaru.

“Kalau update terkini pasti ada perkembangan, tetapi saya belum bisa menyampaikan perkembangannya,” ujar Anggaito, Minggu (20/9/2026).

Ini Belum Selesai

Prabowo Klaim Banyak Capaian, Survei Publik Justru Menunjukkan Tren Menurun

PSC Madiun Ramai Lagi, Specta Night Jadi Panggung Komunitas

Kepala Desa Masuk Daftar Saksi

Anggaito mengatakan penyidik akan memanggil satu saksi tambahan. Kepala Desa Parangjoro menjadi salah satu pihak yang masuk dalam daftar pemeriksaan.

“Kalau terkait saksi, kami ada tambahan saksi yang rencana akan dipanggil. Kemarin 12 saksi ini tambah satu orang saksi jadi total ada 13 saksi,” jelasnya.

Polisi juga akan meminta keterangan dari sejumlah warga yang pernah mengikuti aksi penolakan warung.

Keterangan mereka dapat membantu polisi memahami situasi sebelum insiden. Penyidik juga ingin menyusun kronologi secara lebih lengkap.

Penolakan Warung Sudah Muncul Sejak Maret

Polemik Warung Mie Babi Tepi Sawah muncul beberapa bulan sebelum insiden pembakaran.

Sejak Maret 2026, sejumlah warga menyampaikan keberatan karena warung menjual makanan nonhalal di lingkungan mayoritas Muslim.

Warga bahkan memasang spanduk penolakan di akses menuju lokasi warung.

Pemilik warung, Jodi Sutanto, menyebut usahanya memiliki izin. Ia juga memasang keterangan bahwa warung menjual produk nonhalal.

Pemkab Sukoharjo kemudian mempertemukan pemilik warung dengan perwakilan warga pada 21 April 2026. Pertemuan itu membahas sejumlah opsi, termasuk perubahan menu menjadi makanan halal.

Namun, kedua pihak belum mencapai keputusan akhir. Pemilik masih mempertimbangkan dampak bisnis jika mengubah konsep usaha.

Polisi Dalami Insiden Pembakaran

Kasus ini bermula dari insiden di Warung Mie Babi Tepi Sawah pada Sabtu (12/9/2026) dini hari.

Salah seorang karyawan warung, Ali Qoirun Rosid, mengaku sejumlah orang mendatanginya saat tidur. Ia mengatakan orang-orang itu mendobrak pintu kamar.

Ali juga mengaku mereka menariknya keluar dan menodongkan senjata tajam. Setelah itu, pembakaran terjadi di area warung.

Polisi kemudian mengumpulkan keterangan saksi, barang bukti, dan petunjuk dari lokasi. Penyidik juga menyisir rekaman CCTV di sekitar warung.

Dari rekaman tersebut, polisi mendeteksi dua orang yang menggunakan sepeda motor. Penyidik masih mencari tahu hubungan kedua orang itu dengan kasus ini.

Polres Sukoharjo juga menggandeng Densus 88 Antiteror Polri dan Jatanras Polda Jawa Tengah. Kedua unsur tersebut membantu polisi mendalami berbagai petunjuk.

Akses Warung Sempat Jadi Polemik

Polemik lain muncul pada April 2026. Saat itu, tumpukan tanah sempat menutup akses menuju warung.

Pemilik warung menyebut karyawannya melihat sebuah truk menurunkan tanah di lokasi.

Namun, Kepala Desa Parangjoro membantah adanya upaya sengaja untuk menghalangi akses warung.

Menurutnya, pekerja menggunakan tanah tersebut untuk meninggikan jalan. Jalan itu juga menjadi akses warga dan petani menuju persawahan.

Polisi Masih Cari Rangkaian Utuh

Hingga kini, polisi masih mengembangkan penyelidikan. Penyidik belum mengungkap identitas pihak yang terlibat atau motif di balik kasus tersebut.

Polisi juga belum menjelaskan hasil pemeriksaan 12 saksi sebelumnya. Keterangan saksi baru akan membantu penyidik mencocokkan berbagai petunjuk.

CCTV memberi petunjuk. Saksi memberi cerita. Namun, polisi masih harus menyatukan semuanya menjadi satu rangkaian fakta.

Kasus ini menunjukkan bahwa polemik sebelum insiden menjadi salah satu bagian yang polisi dalami. Namun, hubungan setiap peristiwa tetap membutuhkan pembuktian melalui pemeriksaan dan bukti yang ada.@eko

Tags: Kasus Warung Mie BabiKriminalsukoharjo

Kamu Melewatkan Ini

CCTV Jadi Petunjuk Pembakaran Warung Mie Babi Sukoharjo

CCTV Jadi Petunjuk Pembakaran Warung Mie Babi Sukoharjo

by eko
September 17, 2026

CCTV jadi petunjuk baru dalam pembakaran Warung Mie Babi Sukoharjo. Polisi mendeteksi dua orang naik motor di sekitar lokasi. Tabooo.id:...

Pemilik Warung Mie Babi Tepi Sawah: Kerugian Capai Rp50 Juta

Warung Mi dan Babi Sukoharjo Dibakar, 12 Saksi Diperiksa Polisi

by dimas
September 16, 2026

Warung Mi dan Babi di Sukoharjo dibakar OTK. Polisi memeriksa 12 saksi dan menggandeng Densus 88 untuk mengungkap pelaku serta...

Pemilik Warung Mie Babi Tepi Sawah: Kerugian Capai Rp50 Juta

Pemilik Warung Mie Babi Tepi Sawah: Kerugian Capai Rp50 Juta

by eko
September 15, 2026

Pemilik Warung Mie Babi Tepi Sawah di Parangjoro, Sukoharjo, menyebut kerugian akibat pembakaran mencapai Rp50 juta. Polisi masih menyelidiki kasus....

Next Post
Kita Mengejar Kopi dan Teh Panas, Tubuh yang Membayar Harganya?

Kita Mengejar Kopi dan Teh Panas, Tubuh yang Membayar Harganya?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id