Jumat, September 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Parkir Digital Masuk Solo, Pengawasan Jangan Ketinggalan

by teguh
September 17, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter
Pemkot Surakarta menyiapkan peluncuran Transformasi Parkir digital untuk Kota Surakarta pada Jumat, 18/09/2026. Kantor Dinas Perhubungan Kota Surakarta menjadi lokasi agenda tersebut.

Tabooo.id: Solo – Perubahan kali ini menyentuh cara masyarakat membayar retribusi dengan sistem parkir digital. Lewat skema baru, pengguna dapat memilih pembayaran tunai atau menggunakan QRIS.

Penataan layanan juga mencakup petugas di lapangan. Mereka akan mengenakan seragam atau rompi baru agar masyarakat lebih mudah mengenali petugas parkir.

QRIS Statis masuk sebagai salah satu pilihan pembayaran dalam transformasi tersebut. Perangkat EDC E-Parkir Netzme juga akan mendukung transaksi elektronik petugas.

Wali Kota Surakarta Respati Ardi akan memberikan arahan kepada petugas dalam rangkaian agenda. Satgas Terpadu Kota Surakarta turut mendampingi kegiatan tersebut.

Setelah agenda transformasi parkir, Respati dijadwalkan memberangkatkan kegiatan Dishub Run.

Ini Belum Selesai

Bakar Sampah Berujung Kebakaran Kabel PT Sangsaka di Bantul

25 PSE Ditegur Komdigi, Akses Whoosh hingga Susi Air Bisa Terancam

Parkir Digital: QRIS Datang, Uang Tunai Belum Hilang

Tahap awal program tetap membuka pembayaran tunai. Pilihan itu memberi ruang bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan transaksi digital.

Pengguna QRIS dapat memindai kode ketika membayar parkir. Sementara itu, warga tetap dapat memakai uang tunai untuk menyelesaikan transaksi.

Kondisi tersebut muncul ketika penggunaan pembayaran digital terus meningkat. Bank Indonesia mencatat volume transaksi digital mencapai 16,07 miliar pada kuartal II 2026.

Pertumbuhan transaksi digital mencapai 36,88 persen secara tahunan. Khusus QRIS, transaksi tumbuh 100,12 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Angka itu menunjukkan perubahan kebiasaan pembayaran masyarakat. Namun, pertumbuhan nasional belum otomatis menggambarkan kesiapan seluruh pengguna parkir di Solo.

Karena itu, informasi tarif perlu hadir secara jelas di setiap titik parkir. Petunjuk pembayaran juga harus membantu warga memahami prosedur transaksi.

Teknologi Masuk, Pengawasan Harus Mengikuti

Dari sisi transaksi, QRIS membantu mencatat pembayaran secara digital. Perangkat EDC E-Parkir Netzme kemudian mendukung proses pembayaran elektronik di lapangan.

Bank Indonesia pada 20 Desember 2024 menyatakan pengembangan QRIS bertujuan mempercepat inklusi keuangan dan mendukung digitalisasi sistem pembayaran, termasuk transportasi dan parkir.

Meski demikian, teknologi tidak otomatis menyelesaikan persoalan tata kelola. Petugas tetap membutuhkan pemahaman teknis, sedangkan pemerintah perlu menjalankan pengawasan secara konsisten.

Studi mengenai digitalisasi parkir di Kota Bandung yang terbit pada 13 September 2026 menemukan sejumlah tantangan. Penelitian tersebut menyoroti kesiapan infrastruktur, literasi digital, resistensi petugas parkir konvensional, pengawasan, serta koordinasi antarorganisasi.

Temuan itu memberi konteks bagi penerapan sistem baru di Solo. Infrastruktur yang memadai harus berjalan bersama kemampuan petugas dan pengawasan yang konsisten.

Bayar Lebih Mudah, Aturan Harus Lebih Jelas

Bagi pengguna kendaraan, perubahan tersebut menyentuh kebutuhan sehari-hari. Mereka membutuhkan proses pembayaran yang mudah dan tarif yang jelas.

Sebagai pembanding, Surabaya telah mengembangkan pembayaran parkir melalui ponsel, QRIS, dan voucher. Kepala Dishub Surabaya Trio Wahyu Bowo pada 1 September 2026 mengatakan langkah tersebut merespons kebutuhan warga terhadap layanan parkir yang lebih modern, tertib, dan akuntabel.

Pengalaman Surabaya menunjukkan bahwa perangkat pembayaran bukan satu-satunya pekerjaan pemerintah. Informasi publik, pengawasan, dan mekanisme pengaduan juga perlu berjalan bersamaan.

Solo kini perlu memastikan tarif parkir terlihat jelas di lokasi. Identitas petugas resmi juga harus mudah dikenali masyarakat.

Ketika persoalan muncul, warga membutuhkan saluran pengaduan yang mudah diakses. Pada saat yang sama, pencatatan transaksi perlu berjalan konsisten.

Dengan demikian, digitalisasi tidak hanya mengubah cara warga membayar. Sistem baru juga dapat membantu pemerintah membangun layanan parkir yang lebih tertib.

QRIS Bukan Garis Finish

Transformasi parkir Solo bukan sekadar mengganti uang tunai dengan kode QR. Lebih jauh, langkah ini menyentuh cara pemerintah mengelola layanan publik di ruang jalan.

Jumlah QRIS dan perangkat EDC bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Pengalaman warga justru akan menunjukkan apakah perubahan tersebut benar-benar memberi manfaat.

Apakah pembayaran menjadi lebih mudah?, Sejauh mana petugas mampu menjalankan sistem baru?, Mampukah pencatatan retribusi menjadi lebih transparan?

Pertanyaan terakhir menyentuh hal paling mendasar apakah warga memahami tarif dan mekanisme pembayaran?

Parkirnya boleh digital tapi transparansinya juga harus ikut naik level. @teguh

Tags: Digitalisasi ParkirDishub SurakartaParkir DigitalParkir SoloPelayanan PublikQRISrespati ardiSoloSurakartaTransformasi ParkirWali Kota Surakarta

Kamu Melewatkan Ini

Sriwedari Memanas, Rencana Sekber Ahli Waris Tertahan

Sriwedari Memanas, Rencana Sekber Ahli Waris Tertahan

by eko
September 17, 2026

Rencana Sekber ahli waris di Sriwedari Solo tertahan setelah muncul poster penolakan dan pesan “Save Sriwedari”. Tabooo.id: Surakarta - Suasana...

GPM Tirtonadi Bukan Cuma Murah, UMKM Ikut Bergerak

GPM Tirtonadi Bukan Cuma Murah, UMKM Ikut Bergerak

by eko
September 17, 2026

Gerakan Pangan Murah Tirtonadi hadirkan pangan terjangkau dan ruang UMKM. Terminal juga siapkan pasar tumpah Minggu pagi. Tabooo.id: Surakarta -...

Tanggap Darurat TPA Putri Cempo Berakhir, Gas Metana Masih Mengintai

Tanggap Darurat TPA Putri Cempo Berakhir, Gas Metana Masih Mengintai

by eko
September 17, 2026

TPA Putri Cempo masuk masa transisi. Asap padam, tetapi gas metana dan bara di dalam gunungan sampah masih mengancam. Tabooo.id:...

Next Post
Purbaya Dicopot Usai Rombak Pajak dan Bea Cukai, Kebetulan atau Konflik?

Purbaya Dicopot Usai Rombak Pajak dan Bea Cukai, Kebetulan atau Konflik?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id