CCTV jadi petunjuk baru dalam pembakaran Warung Mie Babi Sukoharjo. Polisi mendeteksi dua orang naik motor di sekitar lokasi.
Tabooo.id: Sukoharjo – Polisi mendeteksi dua orang bersepeda motor dalam CCTV pembakaran Warung Mie Babi Tepi Sawah di Sukoharjo. Penyidik masih mengejar petunjuk.
Polisi menemukan petunjuk baru dalam kasus pembakaran Warung Mie Babi Tepi Sawah di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Rekaman CCTV di sekitar lokasi memperlihatkan dua orang yang menggunakan sepeda motor.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan penyidik masih menyisir rekaman CCTV untuk merangkai kejadian. Polisi juga belum menetapkan identitas maupun keterlibatan pihak tertentu.
“Untuk penyelidikan masih berlangsung dengan menyisir CCTV dan mendeteksi 2 pelaku menggunakan motor,” ujar Anggaito, Rabu (16/9/2026).
Polisi Cocokkan CCTV dengan Keterangan Saksi
Penyidik tidak langsung menarik kesimpulan dari rekaman tersebut. Polisi mencocokkan temuan CCTV dengan keterangan saksi dan bukti dari tempat kejadian perkara (TKP).
Sejumlah saksi juga menjalani pemeriksaan. Polisi mendalami aktivitas orang-orang yang berada di sekitar lokasi sebelum dan saat pembakaran.
Langkah itu bertujuan untuk menyusun kronologi secara utuh. Penyidik ingin mengetahui aktivitas sebelum api muncul hingga kebakaran terjadi.
Polisi Pastikan Ada Pembakaran Sengaja
Dalam penyelidikan awal, polisi menemukan fakta penting terkait sumber kebakaran. Polisi menyatakan api muncul akibat pembakaran yang disengaja.
Penyidik juga menemukan tiga titik api awal di lokasi.
“Yang jelas pembakaran disengaja, dengan tiga titik api awal,” kata Anggaito.
Temuan tiga titik api tersebut menjadi bagian penting dalam penyelidikan. Polisi kini berupaya menghubungkan temuan itu dengan rekaman CCTV dan keterangan saksi.
Densus 88 dan Jatanras Ikut Mendalami Kasus
Polres Sukoharjo juga melibatkan Densus 88 Antiteror Polri dan Jatanras Polda Jawa Tengah dalam pendalaman kasus.
Anggaito mengatakan kedua unsur tersebut membantu penyidik mendalami berbagai petunjuk. Namun, polisi belum menyimpulkan motif maupun pihak yang terlibat.
“Polres Sukoharjo juga menggandeng Densus 88 dan Jatanras dalam proses pendalaman kasus ini,” jelas Anggaito.
Menurut dia, penyidik masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut sebelum menarik kesimpulan mengenai kasus tersebut.
Polisi Masih Kejar Identitas dan Motif
Hingga kini, polisi masih menyisir CCTV, memeriksa saksi, dan mencocokkan berbagai bukti. Penyidik juga berusaha mengungkap identitas pihak yang terlibat.
Motif pembakaran pun belum terungkap.
Ini bukan sekadar soal sebuah warung yang terbakar. Rekaman CCTV kini menjadi potongan penting untuk menyusun siapa melakukan apa dan mengapa.
Bagi warga sekitar, proses penyelidikan menjadi penting untuk memastikan kasus ini tidak berhenti pada api dan asap. Polisi masih harus menjawab satu pertanyaan utama: siapa yang berada di balik pembakaran tersebut?@eko







