Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Benarkah Pertalite Turun Jadi Rp7.000? Ini Faktanya

by eko
September 3, 2026
in Check
A A
Home Check
Share on Facebook
Share on Twitter

Benarkah Pertalite turun jadi Rp7.000? Cek fakta klaim Prabowo dan Purbaya serta harga Pertalite yang masih Rp10.000 per liter.

Tabooo.id: Klaim Pertalite turun menjadi Rp7.000 per liter kembali muncul di Facebook. Narasi itu menyebut Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sepakat menurunkan harga Pertalite.

Namun, informasi harga BBM pada 31 Agustus 2026 menunjukkan fakta berbeda.

Klaim Pertalite Turun Jadi Rp7.000

Sejumlah akun Facebook mengunggah klaim tersebut pada Minggu (30/8/2026).

Unggahan itu menyebut Prabowo dan Purbaya sepakat menurunkan harga Pertalite.

Ini Belum Selesai

Benarkah Sekolah Negeri Bakal Bayar SPP pada 2027?

Viral Puan Disebut Bela Koruptor soal Masker, Faktanya Justru Berbeda

Narasi tersebut juga menyebut harga Pertalite turun dari Rp10.000 menjadi Rp7.000 per liter.

Klaim itu kemudian kembali menyebar di media sosial.

Harga Pertalite Masih Rp10.000

Tidak ada informasi resmi yang menunjukkan harga Pertalite turun menjadi Rp7.000.

Data harga BBM pada 31 Agustus 2026 juga mencatat Pertalite tetap Rp10.000 per liter.

Pertamina Patra Niaga juga masih mencantumkan harga Pertalite sebesar Rp10.000 per liter.

Selain itu, tidak ada pengumuman resmi tentang penurunan harga Pertalite menjadi Rp7.000.

Tim pemeriksa fakta juga tidak menemukan pernyataan Prabowo atau Purbaya tentang rencana tersebut.

Klaim Lama Kembali Beredar

Narasi Pertalite Rp7.000 bukan klaim baru.

Klaim serupa pernah beredar pada Januari 2026.

Pemeriksa fakta saat itu juga menyatakan narasi tersebut sebagai hoaks.

Kini, narasi yang sama kembali muncul di media sosial.

Polanya cukup jelas. Pengunggah memakai isu harga BBM yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Kemudian, mereka memasukkan nama pejabat untuk membuat klaim terlihat meyakinkan.

Kenapa Klaim Ini Mudah Menyebar?

Harga BBM langsung menyentuh pengeluaran masyarakat.

Karena itu, kabar penurunan harga mudah menarik perhatian.

Nama Presiden dan Menteri Keuangan juga membuat narasi terlihat seperti keputusan resmi.

Padahal, nama pejabat dalam unggahan tidak otomatis membuktikan sebuah kebijakan.

Publik tetap perlu mencari pengumuman dari sumber resmi.

Ini Bukan Sekadar Soal Rp3.000

Selisih Rp3.000 per liter terlihat kecil dalam satu kali pengisian.

Namun, angka itu bisa berarti besar bagi pengendara yang rutin membeli BBM.

Karena itu, informasi harga harus benar-benar akurat.

Hoaks soal harga juga bisa membentuk ekspektasi yang keliru.

Ini bukan sekadar hoaks. Ini soal bagaimana sebuah angka bisa membentuk persepsi publik.

Kesimpulan

Klaim Prabowo dan Purbaya sepakat menurunkan Pertalite menjadi Rp7.000 per liter adalah hoaks.

Harga Pertalite masih Rp10.000 per liter.

Klaim serupa juga pernah beredar pada Januari 2026.

Jadi, jangan langsung percaya ketika timeline membawa kabar BBM turun.

Cek sumber resminya sebelum ikut menyebarkan.

Pertalite belum turun. Kabar Rp7.000 justru sudah keliling lebih dulu.@eko

Tags: BBMbbm turunCek FaktaHoaksPertalite

Kamu Melewatkan Ini

Benarkah Sekolah Negeri Bakal Bayar SPP pada 2027?

Benarkah Sekolah Negeri Bakal Bayar SPP pada 2027?

by eko
Oktober 18, 2026

Benarkah sekolah negeri bakal menarik SPP pada 2027? Simak fakta anggaran pendidikan dan rencana pemerintah dalam RAPBN 2027. Tabooo.id -...

Pertalite Langka, Antrean SPBU Mengular di Bali dan Malang

Pertalite Langka, Antrean SPBU Mengular di Bali dan Malang

by dimas
Oktober 15, 2026

Kelangkaan Pertalite di Bali dan Malang memicu antrean panjang di SPBU. Pertamina menyebut keterlambatan bongkar muat kapal dan lonjakan permintaan...

Benarkah Puan Bela Tersangka Korupsi soal Larangan Masker?

Viral Puan Disebut Bela Koruptor soal Masker, Faktanya Justru Berbeda

by eko
Oktober 14, 2026

Klaim viral menyebut Puan Maharani membela koruptor terkait larangan masker. Benarkah pernyataan itu berasal darinya? Simak fakta dan penelusurannya. Tabooo.id...

Next Post
RUU Perampasan Aset: Saat Kuasa Negara Membesar, Siapa Mengawasi?

RUU Perampasan Aset: Saat Kuasa Negara Membesar, Siapa Mengawasi?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id