Warga Grogol menduga aktivitas judi kasino Sukoharjo berjalan sejak Agustus 2025 dan meminta DPRD menelusuri keresahan tersebut.
Tabooo.id: Sukoharjo – Aktivitas judi kasino yang sempat digerebek Bareskrim Mabes Polri di Kabupaten Sukoharjo ternyata sudah lama membuat warga resah.
Forum Masyarakat Grogol menduga aktivitas tersebut mulai berjalan sejak Agustus 2025, atau sekitar tiga bulan sebelum warga membawa persoalan itu ke DPRD Sukoharjo.
Anggota Forum Masyarakat Grogol, Endro Sudarsono, mengatakan warga lebih dulu melakukan pemantauan di lokasi.
“Sejak kurang lebih tiga bulan itu sebelum hearing ke DPRD Sukoharjo, berarti Agustus,” ujar Endro, Sabtu (29/8/2026).
Warga Mulai Curiga pada Aktivitas Malam
Kecurigaan warga muncul setelah mereka melihat aktivitas yang berbeda pada malam hari.
Menurut Endro, warga menduga aktivitas di dalam bangunan berlangsung setelah malam tiba.
“Aktivitasnya hanya malam,” kata Endro.
Warga kemudian melakukan investigasi secara mandiri. Mereka mengecek kondisi sekitar bangunan untuk mencari informasi tambahan.
“Terus kami lakukan investigasi, cek lokasi hingga ada teman-teman Laskar yang mendatangi malam-malam,” ujar Endro.
Sejumlah elemen masyarakat juga ikut mendatangi lokasi. Mereka hanya melakukan pemantauan tanpa melakukan tindakan terhadap orang di dalam bangunan.
“Jadi ada keresahan warga, kemudian mendatangi malam-malam itu, tetapi hanya pemantauan,” katanya.
Lokasi Dekat Tempat Ibadah
Keberadaan bangunan tersebut juga menambah perhatian warga Grogol.
Endro menyebut lokasi bangunan berada tidak jauh dari tempat ibadah.
“Karena di situ timur kita ada tempat ibadah,” ujarnya.
Kondisi itu membuat sebagian warga merasa perlu mengetahui aktivitas yang berlangsung di dalam bangunan.
Namun, warga menghadapi satu masalah. Mereka sulit memastikan aktivitas tersebut karena bangunan selalu dalam kondisi tertutup.
Warga Minta Bantuan DPRD
Pemantauan warga belum menghasilkan bukti yang cukup untuk memastikan dugaan perjudian tersebut.
Kondisi bangunan yang tertutup membuat warga kesulitan melihat aktivitas dari luar.
“Kita kesulitan membuktikan. Akhirnya kita minta bantuan ke DPR,” kata Endro.
Warga kemudian membawa persoalan tersebut ke DPRD Kabupaten Sukoharjo.
Forum Masyarakat Grogol meminta DPRD membantu menelusuri dugaan aktivitas perjudian di lokasi itu.
Langkah tersebut menunjukkan satu hal. Warga tidak hanya mempertanyakan apa yang terjadi di balik bangunan tertutup itu.
Mereka juga ingin mendapat kepastian atas aktivitas yang sempat membuat lingkungan sekitar resah.
Ini bukan sekadar soal sebuah bangunan yang ramai pada malam hari. Ini soal seberapa cepat keresahan warga mendapat jawaban yang jelas.@eko








