Bukan sekadar gedung yang terbakar. Kebakaran hebat yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta pada Jumat (7/8/2026) malam juga memunculkan pertanyaan baru. Bagaimana bangunan pemerintahan yang menyimpan fungsi strategis bisa dilalap api hingga lantai atas, sementara kertas-kertas yang diduga dokumen terlihat beterbangan keluar gedung?
Tabooo.id – Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, terbakar hebat pada Jumat (7/8/2026) malam. Api menjalar hingga lantai atas bangunan dan memaksa petugas mengerahkan ratusan personel pemadam kebakaran. Hingga Sabtu (8/8/2026) dini hari, petugas masih berjuang mengendalikan kobaran api.
Insiden tersebut memunculkan pertanyaan publik. Gedung yang mengelola pendapatan daerah semestinya memiliki standar keamanan tinggi. Namun, kebakaran tetap membesar hingga membutuhkan puluhan armada pemadam.
Damkar Tambah Personel Saat Api Membesar
Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menerima laporan kebakaran pada Jumat pukul 21.30 WIB melalui layanan Jakarta Siaga 112.
Petugas awalnya membawa dua unit mobil pemadam dan 10 personel. Ketika api terus membesar, Gulkarmat segera menambah armada dan personel.
Hingga pukul 00.42 WIB, Gulkarmat mengerahkan 40 unit mobil pemadam dan 200 personel untuk menguasai kobaran api.
Sebanyak 25 unit berasal dari Jakarta Pusat, tiga unit dari Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu/Pati Kendal, empat unit dari Jakarta Selatan, tiga unit dari Jakarta Barat, tiga unit dari Jakarta Timur, dan dua unit dari Jakarta Utara.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 21.40 WIB. Satu menit kemudian mereka langsung memulai proses pemadaman.
Api Capai Lantai Atas, Dokumen Ikut Berterbangan
Hingga dini hari, Gulkarmat masih menetapkan status kebakaran pada kondisi merah. Artinya, petugas belum sepenuhnya menguasai api.
Kobaran api terus melahap lantai atas gedung. Di tengah proses pemadaman, angin membawa lembaran-lembaran kertas yang diduga merupakan dokumen keluar dari bangunan.
Petugas memusatkan upaya agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Publik Menunggu Jawaban
Sampai berita ini ditulis, pihak berwenang belum mengumumkan penyebab kebakaran. Mereka juga belum memastikan ada atau tidaknya korban maupun besaran kerugian akibat insiden tersebut.
Meski begitu, kebakaran di gedung pemerintahan dengan fungsi vital memunculkan pertanyaan baru. Publik kini menunggu penjelasan mengenai penyebab kebakaran sekaligus kesiapan sistem pengamanan gedung yang seharusnya melindungi aset dan dokumen penting. @jeje





