Minggu, Juli 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Hampir Dua Pekan Hilang, Dua Remaja Ditemukan Tewas di Gunung Bismo

by dimas
Juli 13, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter
Hampir dua pekan hilang, dua remaja pendaki asal Wonosobo ditemukan meninggal di kawasan Curug Tiga, Gunung Bismo, setelah operasi pencarian yang penuh tantangan.

Tabooo.id: Wonosobo – Hampir dua pekan harapan menggantung di lereng Gunung Bismo. Namun, harapan itu akhirnya runtuh. Tim relawan menemukan Arifin Nurohmat (18) dan Yufaidin (15) dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Curug Tiga, Minggu (12/7/2026).

Kabut masih menyelimuti lembah ketika relawan menyusuri jalur curam menuju lokasi. Mereka menembus hutan lebat dan jurang terjal. Perjalanan panjang itu akhirnya berujung pada kabar yang paling ditakuti keluarga.

Arifin dan Yufaidin merupakan warga Desa Krinjing, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo. Keduanya berangkat mendaki Gunung Bismo pada Selasa (30/6/2026). Sejak itu, keluarga kehilangan jejak mereka.

Kepala BPBD Wonosobo, Sumekto Hendro, mengatakan relawan bersama Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri menemukan kedua korban sekitar pukul 13.00 WIB.

“Sebenarnya operasi pencarian sudah kami tutup pada Sabtu (11/7). Namun, tim Wanadri tetap turun ke kawasan curug dan akhirnya menemukan kedua korban,” kata Sumekto, Senin (13/7/2026).

Ini Belum Selesai

10 HP Xiaomi Masuk Daftar EOL: Masih Bisa Dipakai, Tapi Sampai Kapan Aman?

Prabowo Bidik Efisiensi Pertahanan: Kesiapan TNI Dipertaruhkan?

Evakuasi Berlangsung Berjam-jam

Setelah memastikan lokasi korban, relawan segera mengatur proses evakuasi. Mereka kembali turun ke lembah dengan membawa perlengkapan penyelamatan.

Medan yang ekstrem memperlambat seluruh proses. Jurang sedalam sekitar 200 meter dan hutan yang rapat memaksa tim bekerja ekstra hati-hati.

“Lokasinya sekitar 200 meter ke bawah. Hutannya juga masih sangat rapat. Kami akhirnya berhasil mengevakuasi keduanya tadi malam,” ujar Sumekto.

Sumekto menduga kedua remaja itu meninggal beberapa hari sebelum tim menemukan mereka. Relawan juga menemukan keduanya dalam posisi yang berjauhan.

“Kami menduga mereka sudah meninggal cukup lama. Posisi keduanya juga berjauhan,” tuturnya.

Tim kemudian membawa jenazah ke rumah sakit untuk proses pembersihan sebelum menyerahkannya kepada keluarga. Keluarga selanjutnya memakamkan kedua korban di kampung halaman.

Gunung Menawarkan Keindahan, Sekaligus Risiko

Tragedi di Gunung Bismo kembali mengingatkan bahwa alam tidak pernah bisa diprediksi. Keindahan pegunungan selalu berjalan berdampingan dengan risiko.

Perubahan cuaca dapat terjadi dalam hitungan menit. Jalur yang tampak aman juga bisa berubah menjadi perangkap ketika kabut turun. Di sisi lain, sinyal komunikasi sering menghilang di kawasan pegunungan.

Kondisi itu membuat pendaki harus menyiapkan perjalanan secara matang. Pengetahuan tentang jalur, perlengkapan yang memadai, serta kemampuan membaca kondisi alam menjadi bagian penting dari keselamatan.

Bagi tim penyelamat, setiap operasi di pegunungan juga menghadirkan tantangan besar. Mereka harus menghadapi jurang, cuaca yang berubah cepat, dan hutan lebat demi menemukan korban.

Sumekto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat selama pencarian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan, warga sekitar, tim Wanadri, dan Basarnas yang telah membantu proses pencarian,” katanya.

Perjalanan panjang itu akhirnya memang berhasil membawa Arifin dan Yufaidin pulang. Namun, mereka pulang dalam keheningan. Di balik keberhasilan evakuasi, tersimpan duka mendalam bagi keluarga yang selama hampir dua pekan terus berharap kedua remaja itu kembali dengan selamat. @dimas

Tags: BasarnasBPBD WonosoboCurug TigaGunung BismoOperasi PencarianPendaki RemajaWanadriWonosobo

Kamu Melewatkan Ini

Ledakan dari Masa Lalu: Bom Sisa Perang Dunia II Paksa Warga Biak Tinggalkan Rumah

Ledakan dari Masa Lalu: Bom Sisa Perang Dunia II Paksa Warga Biak Tinggalkan Rumah

by teguh
Juni 3, 2026

Suara ledakan bom sisa perang dunia II itu mengakhiri ketenangan siang di pesisir Biak. Dalam hitungan detik, rumah-rumah berguncang, puing...

Bom Perang Dunia II: Ketika Sisa Bom Tahun 1944 Meledak di Tahun 2026

Bom Perang Dunia II: Ketika Sisa Bom Tahun 1944 Meledak di Tahun 2026

by teguh
Juni 2, 2026

Ledakan dahsyat yang mengguncang Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada Minggu (31/05/2026) sore, awalnya terlihat sebagai...

Bom Perang Dunia II Meledak di Biak, Puluhan Rumah Hancur dalam Sekejap

Bom Perang Dunia II Meledak di Biak, Puluhan Rumah Hancur dalam Sekejap

by teguh
Juni 1, 2026

Ledakan dahsyat mengguncang Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Minggu (31/05/2026) sore. Bom Perang Dunia II yang...

Next Post
Tech Neck: Saat Gawai Perlahan Mengubah Tubuh Kita

Tech Neck: Saat Gawai Perlahan Mengubah Tubuh Kita

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id