• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Rabu, Maret 25, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Entertainment Musik

Golden Masuk Grammy! Hidup di Era K-Pop, Kartun, Aneh Tapi Enak Juga

November 16, 2025
in Entertainment, Musik
A A
Golden Masuk Grammy! Kita Hidup di Era K-Pop + Kartun, dan Aneh Tapi Enak Juga

Lagu Golden Sangat Populer Seiring Dengan KPop Demon Hunters Yang Menjadi Fenomena Global. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Entertainment – Pernah dengar lagu yang tiba-tiba muncul di mana-mana? Di radio, di kafe, di TikTok, di acara nikahan, bahkan di warung bakso sebelah rumah Nah, itulah Golden. Lagu yang tadinya cuma “pendukung cerita” di KPop Demon Hunters, tapi sekarang menjelma jadi penguasa ekosistem pop. Dan jujur saja, pada titik ini, kalau Golden tiba-tiba ikut mengatur cuaca, mungkin kita semua cuma angkat bahu “Ya sudah, pantas aja.”

Fenomena yang Naik Tanpa Rem
Golden pertama kali muncul di film KPop Demon Hunters, saat HUNTR/X merilis single terbaru mereka di adegan pembuka. Momen itu langsung menarik perhatian. Padahal, single pertama dari album KPop Demon Hunters (Soundtrack from the Netflix Film) adalah Takedown (Twice Version) yang rilis pada Juni 2025. Tetapi begitu Golden meluncur sebagai single pada Juli 2025, seluruh dunia seperti menekan tombol “skip reality” dan fokus ke lagu itu.

Streaming melonjak 272 persen, debut di posisi 81 Billboard Hot 100, dan dua minggu kemudian sudah melesat ke Top 10. Tak cukup sampai di situ, Golden akhirnya menabrak posisi nomor satu pada 11 Agustus 2025 dan bertahan selama lima minggu.
Itu belum termasuk pencapaian lain menyalip BLACKPINK di Spotify US, menantang dominasi BTS, serta mengumpulkan prestasi chart multikontinen dari Korea sampai Amerika Latin.
Di Korea Selatan, Golden bahkan meraih perfect all-kill dan memecahkan rekor jam perfect all-kill terbanyak dalam sejarah K-pop. Di Eropa dan Amerika Latin, lagu ini menjejak puncak seperti turis super ambisius yang ingin foto di semua landmark dunia.
Dan puncaknya? Empat nominasi Grammy 2026, termasuk Song of the Year. Yup. Lagu dari karakter animasi. Masuk kategori paling prestise di ajang paling elit musik global.

RelatedPosts

Dilan ITB 1997: Antara Nostalgia dan Realita yang Nyelekit

Riot Games Rilis Miks, Agent Valorant yang Membawa Beat ke Medan Tempur

Hiburan, Tapi Kok “Ngena”?
Fenomena Golden bukan cuma cerita soal hook catchy dan produksi mewah. Ada sesuatu yang lebih publik sedang butuh pelarian. Kita hidup di era di mana dunia terasa chaotic drama politik, ekonomi seret, timeline penuh keributan. Dan tiba-tiba muncul lagu dengan melodi mengangkat mood, visual animasi penuh energi, dan narasi gadis-gadis pemberani melawan iblis.
Di tengah realita yang membebani, Golden datang sebagai kapsul vitamin pop. Sebuah “fantasi legal” untuk rehat dari kenyataan.

Menariknya, kesuksesan lagu ini juga menunjukkan sesuatu yang lebih besar batas antara artis nyata dan karakter fiksi sudah makin tipis. HUNTR/X, grup animasi, menyalip grup dunia nyata. Kita sebenarnya sedang menyaksikan era baru di mana identitas digital bukan sekadar gimmick, tapi ekosistem hiburan yang punya daya gempur global.
Apakah ini kabar baik atau pertanda kita makin nyaman hidup di dunia fiksi, Mungkin keduanya. Yang jelas industri musik kini tak lagi dikunci oleh wajah manusia tapi oleh cerita yang kuat, eksekusi yang rapi, dan dukungan fandom internasional yang bergerak seperti negara sendiri.

Refleksi Ringan
Akhirnya, Golden mengingatkan kita bahwa hiburan kadang lebih jujur dari dunia nyata. Ia muncul, meledak, dan menular hanya karena orang-orang butuh sesuatu yang membuat hari mereka terasa lebih mudah dijalani.
Jadi, kalau lagu ini masih terus berkeliaran di kepala kamu ya biarkan saja. Dunia lagi ribut, hati kita butuh jeda.
Dan siapa tahu, suatu hari nanti kita bisa bilang “Aku pernah hidup di era ketika karakter animasi masuk nominasi Song of the Year. @teguh

Tags: BlackpinkBTSFenomenaFiksiGoldenGrammyIndustriKpopMusik
Next Post
Ketika Kesabaran Publik Mulai Retak: Dari Toba hingga Dairi, Cawan Itu Akhirnya Meluap

Dari Toba hingga Dairi: Saat Kesabaran Publik Mulai Retak

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.