Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Jumenengan Dalem Digelar Hari Ini: Persiapan Final

by Anisa
November 17, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Persiapan penobatan Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV memasuki detik-detik terakhir. Upacara Jumenengan Dalem puncak sakral suksesi Keraton Kasunanan Surakarta akan berlangsung hari ini Sabtu (15/11/25) mulai pukul 08.00 WIB. Hanya beberapa hari setelah wafatnya PB XIII, prosesi ini jadi penanda penting: siapa pewaris takhta, siapa penjaga tradisi, dan seberapa kuat budaya Jawa berdiri di tengah arus modernitas yang makin cepat.


Pihak keluarga kraton memastikan seluruh rangkaian persiapan berjalan sesuai paugeran, mulai dari penataan Sasana Sewaka, kesiapan abdi dalem, perangkat adat, hingga daftar tamu kehormatan. Gladi internal digelar berkali-kali demi memastikan prosesi berjalan tanpa cacat karena Jumenengan bukan ruang untuk salah langkah.

Tak hanya siraman atau adat panggih yang diperketat, prosesi internal juga disiapkan matang agar penetapan dan doa-doa adat berlangsung lancar di bawah arahan para sesepuh. “Semua sudah sesuai tata cara,” ujar salah satu abdi dalem saat ditemui usai pengecekan area.

GKR Timoer Rumbaikusuma Dewayani, putri tertua mendiang PB XIII, membeberkan alur inti prosesi. “Upacara internal dimulai pukul 10.00 WIB… jam 10.49 berjalan ke Siti Hinggil, dan jam 11.05 diperkirakan beliau sampai,” jelasnya kepada Tabooo.id. Di Bangsal Manguntur Tangkil, PB XIV akan jumeneng, lalu mengucapkan Sabda Dalem, sumpah adat kepemimpinan yang ditandai dentingan Gamelan Monggang gamelan kuno yang hanya berbunyi pada momen kenegaraan tertinggi.

Usai penobatan, PB XIV memimpin Kirab Agung mulai pukul 11.50 WIB. Dengan busana Takwo dan kereta pusaka Garuda Kencana, rute kirab mengelilingi benteng kraton melalui Alun-alun Lor – Gladak – Loji Wetan – Baturono – Gemblegan – kembali Gladak – dan Alun-alun. “Rute itu punya filosofi perlindungan dan legitimasi,” kata GKR Timoer.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Kerabat keraton, gusti sepuh, hingga cucu-cucu PB XII dan PB XIII dijadwalkan hadir beberapa menunggang kuda membawa aura tradisional yang tidak dibuat-buat.

Penetapan PB XIV sebelumnya juga mendapat legitimasi keluarga lewat ikrar kesetiaan KGPAA Hamangkunagoro pada 5 November 2025, memastikan garis suksesi berjalan tanpa silang klaim.


Di tengah dunia serbacepat, Jumenengan Dalem bukan hanya upacara ningrat. Ini cermin bahwa budaya Jawa masih punya akar kuat yang menyambungkan identitas, pendidikan sejarah, dan arah kepemimpinan simbolik bagi masyarakat luas. Tradisi ini bukan sekadar tontonan, tetapi pengingat: di balik kota yang terus berubah, masih ada nilai yang menjaga kita tetap berpijak.


Saat PB XIV naik takhta besok, yang ditagihkan bukan hanya gelar melainkan harapan agar warisan leluhur tetap tegak di tengah zaman yang kian galak. Dan bukankah sebuah bangsa diukur dari seberapa baik ia menjaga ingatannya? (Sig)

Tags: hadiningratKGPAA HamangkunagoroKGPH PurbayaKraton Kasunanan SurakartaPB XIIIPB XIVputra mahkotaSolotahta

Kamu Melewatkan Ini

Museum ke Hotel: Budaya Solo atau Pajangan Wisata?

Museum ke Hotel: Budaya Solo atau Pajangan Wisata?

by teguh
Oktober 13, 2026

Museum tak harus menunggu pengunjung datang. Kali ini, koleksi sejarah dan budaya Solo yang biasanya tersimpan di gedung museum justru...

Patriot Bengawan Bidik Posisi Kedua PORPROV Jateng

Patriot Bengawan Bidik Posisi Kedua PORPROV Jateng

by eko
Oktober 8, 2026

Patriot Bengawan siap berlaga di PORPROV Jateng 2026. Kontingen Surakarta membidik posisi kedua dengan target 95 medali emas. Tabooo.id: Surakarta...

Api Padam, Panas Belum Pergi: Apa yang Sebenarnya Terjadi di TPA Putri Cempo?

Api Padam, Panas Belum Pergi: Apa yang Sebenarnya Terjadi di TPA Putri Cempo?

by teguh
September 25, 2026

Api kembali muncul di TPA Putri Cempo, Solo, Kamis 24/9/2026. Petugas sebelumnya terus membasahi titik panas setelah kebakaran besar melanda...

Next Post
Konsep Otomatis

Sambut Raja Yordania: Seberapa Jauh Indonesia Ingin Unjuk Gigi di Panggung Global?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id