Kamis, Juli 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Daycare atau Penjara Balita? Penggerebekan di Yogyakarta Membuka Fakta Mengejutkan

by dimas
April 26, 2026
in Kriminal, Reality
A A
Home Reality Kriminal
Share on FacebookShare on Twitter
Di balik pintu tertutup sebuah tempat penitipan anak di Yogyakarta, dugaan perlakuan tak manusiawi terhadap balita memicu kemarahan para orangtua. Anak-anak yang seharusnya tumbuh dalam ruang aman justru menghadapi dugaan kekerasan. Sebuah video yang beredar menunjukkan beberapa balita dengan tangan dan kaki terikat, hanya mengenakan pampers. Seorang mantan karyawan akhirnya membuka kasus ini karena ia tidak lagi sanggup menyaksikan perlakuan tersebut.

Tabooo.id: Kriminal – Aparat dari Polresta Yogyakarta menggerebek tempat penitipan anak Little Aresha PG-TK Daycare Program Plus di kawasan Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta, Jumat (24/4/2026). Polisi bertindak setelah menerima laporan dugaan kekerasan terhadap balita yang dititipkan di fasilitas tersebut.

Kapolresta Yogyakarta, Eva Guna Pandia, mengatakan penyidik terus menyelidiki kasus ini. Polisi juga memanggil sejumlah orang yang mengetahui atau menyaksikan kejadian tersebut.

“Kasus ini masih kami dalami,” ujar Pandia saat dikonfirmasi, Sabtu (25/4/2026).

Berawal dari Laporan Mantan Karyawan

Seorang mantan karyawan daycare melaporkan dugaan kekerasan kepada polisi. Ia mengaku sering melihat pengasuh memperlakukan balita secara tidak manusiawi.

Ia memutuskan mengundurkan diri karena tidak sanggup menyaksikan perlakuan tersebut. Setelah keluar dari pekerjaannya, ia juga mengungkap bahwa pemilik daycare menahan ijazahnya.

Ini Belum Selesai

Haul Ki Ageng Tarub: Perkuat Budaya dan Wisata Religi

OTT Bupati Pemalang, KPK Kembali Bongkar Korupsi Kepala Daerah

Mantan karyawan itu kemudian mendatangi kantor polisi dan membuat laporan resmi. Penyidik langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan penyelidikan.

Balita Diduga Diikat dan Tanpa Pakaian

Daycare itu berada di Jalan Pakel Baru Utara, Kelurahan Sorosutan. Polisi kini memasang garis pembatas di bangunan tempat penitipan anak tersebut.

Video penggerebekan yang beredar di kalangan orangtua menunjukkan kondisi yang mengejutkan. Rekaman itu memperlihatkan beberapa balita berada di sebuah ruangan sempit.

Norman (41), salah satu orangtua yang menitipkan anaknya di tempat tersebut, mengaku terkejut saat melihat rekaman itu.

“Di video terlihat anak-anak berusia di bawah tiga tahun diikat kaki dan tangannya. Mereka juga tidak memakai baju, hanya pampers,” ujarnya.

Norman belum dapat memastikan apakah anaknya yang berusia 2,5 tahun termasuk dalam rekaman tersebut karena wajah anak-anak tidak terlihat jelas.

Namun setelah berbicara dengan sejumlah orangtua lain, ia menemukan bahwa beberapa anak memiliki luka gores di tubuh. Luka itu mirip dengan luka yang pernah muncul di tubuh anaknya beberapa bulan lalu.

Ruangan Sempit dan Fasilitas Tidak Sesuai Janji

Saat menggerebek lokasi, polisi menemukan ruangan tempat anak-anak berada dalam kondisi sempit. Pengelola hanya menyediakan alas playmat tipis dan sebuah kipas angin.

Fasilitas ini berbeda dari fasilitas yang sebelumnya dijanjikan kepada orangtua saat pendaftaran. Saat itu pengelola menjanjikan kamar dengan tempat tidur beralas kasur serta ruangan berpendingin udara.

Norman juga menjelaskan bahwa pengelola tidak pernah mengizinkan orangtua masuk ke dalam bangunan.

“Orangtua hanya boleh mengantar anak sampai depan pintu lalu menjemput di tempat yang sama,” katanya.

Anak Sering Sakit

Norman juga mengatakan anaknya sering sakit sejak ia mulai menitipkannya di daycare tersebut. Ia hampir setiap bulan membawa anaknya ke dokter.

“Terakhir dokter mendiagnosis anak saya pneumonia,” ujarnya.

Setelah kasus ini terungkap, Norman juga mengetahui beberapa anak lain yang dititipkan di tempat yang sama mengalami penyakit serupa.

Kesaksian Lain: Anak Pernah Dikunci di Kamar Mandi

Kesaksian lain datang dari Sri (63), warga yang menitipkan cucunya di daycare yang sama. Ia mengaku tidak pernah mencurigai apa pun karena para pengasuh selalu bersikap ramah saat menjemput anak.

Namun setelah penggerebekan terjadi, cucunya yang berusia empat tahun menceritakan pengalaman mengejutkan kepada orangtuanya.

Sri mengatakan salah satu pengasuh pernah mengunci cucunya di kamar mandi.

“Sekarang kami menyerahkan semuanya kepada polisi untuk mengusut kasus ini,” ujarnya.

Polisi terus mengumpulkan keterangan saksi dan bukti tambahan. Para orangtua berharap penyidik segera mengungkap secara jelas apa yang sebenarnya terjadi di balik pintu tertutup tempat penitipan anak itu.

“Perbuatan seperti ini sudah di luar nalar manusia,” kata Norman. @dimas

Tags: Kasus DaycareKekerasan AnakKekerasan BalitaPerlindungan Anak

Kamu Melewatkan Ini

Hari Anak Nasional: Melindungi Tak Cukup dengan Seremoni

Hari Anak Nasional: Melindungi Tak Cukup dengan Seremoni

by dimas
Juli 23, 2026

Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa melindungi anak tak cukup dengan seremoni. Rasa aman harus hadir di rumah, sekolah, dan...

Hari Anak Nasional: Ribuan Anak Masih Jadi Korban Kekerasan

Hari Anak Nasional: Ribuan Anak Masih Jadi Korban Kekerasan

by dimas
Juli 22, 2026

Hari Anak Nasional 2026 menjadi pengingat bahwa kekerasan terhadap anak masih mengkhawatirkan. Data KPAI mencatat 1.866 pengaduan sepanjang 2026, menunjukkan...

Satu Pelaku Lagi Tertangkap, Tragedi Sampang Belum Berakhir

Satu Pelaku Lagi Tertangkap, Tragedi Sampang Belum Berakhir

by dimas
Juli 14, 2026

Satu pelaku lagi tertangkap dalam kasus pemerkosaan remaja di Sampang. Namun, 14 pelaku masih buron, sementara korban terus menjalani pemulihan...

Next Post
Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati: Kota Besar dan Kesepian Lebih Besar

Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati: Kota Besar dan Kesepian Lebih Besar

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id