Selasa, April 21, 2026
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
tabooo.id

“PPN 12%”: Lagu Slank yang Menyentil Judi Online dan Legalitas yang Abu-abu

by eko
April 18, 2026
in Entertainment, Musik
A A
Home Entertainment
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Musik – Slank merilis lagu baru berjudul “PPN 12%” pada 17 April 2026. Band ini langsung memantik perdebatan publik karena lagu tersebut tidak sekadar hadir sebagai karya musik, tetapi juga sebagai kritik sosial yang dibungkus satir ekonomi.

Di tangan Slank, musik berubah menjadi medium protes. Mereka tidak menunggu ruang debat formal. Mereka memilih panggung lagu.

Dan di situ, mereka langsung menembak satu pertanyaan besar: siapa yang sebenarnya menanggung beban ekonomi hari ini?

Ekonomi Gelap Jadi Sasaran Lirik Tanpa Basa-Basi

Bimbim menulis langsung lirik “PPN 12%”. Ia mengarahkan kritiknya ke fenomena ekonomi gelap yang terus tumbuh di luar radar hukum.

Slank menyoroti judi online dan bisnis ganja sebagai bagian dari perputaran uang besar yang selama ini berjalan di bawah permukaan.

Ini Belum Selesai

Ini Bukan Lagu Biasa: “rollerblade” no na Lagi Ubah Cara Dunia Dengar Indonesia

Max Havelaar: Film Kolonial Dulu Ditakuti Penguasa, Kini Menampar Zaman Lagi

Dalam liriknya, mereka menyebut angka perputaran dana yang mencapai ratusan triliun rupiah hingga miliaran dolar.

Mereka juga menegaskan satu ironi: uang sebesar itu justru bergerak keluar negeri, sementara negara sibuk menambah beban pajak di dalam negeri.

Di titik ini, Slank tidak hanya bercerita. Mereka menggugat logika sistem.

Slank Menyentuh Sumbu Sensitif: Legal atau Dibiarkan?

Slank tidak berhenti pada kritik. Mereka mendorong gagasan yang lebih liar bagi sebagian orang: melegalkan aktivitas yang selama ini berada di area abu-abu hukum.

Mereka menawarkan logika sederhana. Jika uangnya besar dan terus berputar, negara bisa mengaturnya dan menarik pajak dari sana.

Mereka membalik narasi umum:
bukan rakyat yang terus ditekan, tapi sistem yang harus mulai mencari sumber baru.

Pernyataan ini langsung membuka ruang debat: apakah legalisasi bisa menjadi solusi, atau justru masalah baru?

Video AI dan Realitas yang Disamarkan

Slank juga merilis video musik “PPN 12%” melalui YouTube. Mereka menggunakan teknologi Artificial Intelligence untuk membangun seluruh visual dalam klip tersebut.

Mereka menegaskan bahwa semua adegan bersifat fiksi.

Namun mereka sengaja menyisipkan pesan ambigu:
jika ada kemiripan dengan realitas, itu kebetulan. Tapi jika terasa terlalu mirip, mungkin realitasnya memang sedang terjadi.

Di sini Slank tidak hanya memproduksi musik. Mereka memproduksi kegelisahan.

Sindiran yang Mereka Lempar, Introspeksi yang Mereka Tuntut

Slank menutup pesan mereka dengan nada santai namun tajam.

Mereka meminta publik tidak bereaksi berlebihan jika merasa tersindir. Slank justru menyebut sindiran itu sebagai ajakan untuk refleksi.

Musik tidak berdiri sebagai hakim. Mereka berdiri sebagai pengingat yang keras kepala.

Dan di situlah kekuatan lagu ini bekerja: ia tidak memberi jawaban, tapi memaksa pertanyaan muncul.

Musik Ini Tidak Minta Disukai, Tapi Dipikirkan

“PPN 12%” tidak mengejar kenyamanan pendengar. Lagu ini justru mengganggu.

Slank mengubah musik menjadi ruang kritik yang sulit diabaikan. Mereka tidak berbicara pelan, mereka menekan langsung titik sensitif: pajak, uang, dan ketimpangan sistem.

Dan di tengah semua itu, satu hal tetap menggantung:
kalau kritik harus disuarakan lewat lagu, seberapa bising ruang dialog kita sebenarnya?

Kalimat Nyentil

Kalau negara bisa cepat menaikkan pajak, kenapa respons pada kritik selalu berjalan lambat?@eko

Tags: Bimbim Slankekonomi gelapEntertainment Newskritik sosiallagu satirmusik Indonesia 2026pajak IndonesiaPPN 12%SlankTabooo Edge

Kamu Melewatkan Ini

BBM Naik Tinggi, Penjelasannya? Sabar Dulu!

BBM Naik Tinggi, Penjelasannya? Sabar Dulu!

by Tabooo
April 20, 2026

BBM naik tinggi. Yang nggak ikut naik cuma satu, kejelasan publik. Jadi, sekarang, yang murah itu kesabaran, kalau harga BBM...

Makar atau Kritik? Ketika Suara Intelektual Bertabrakan dengan Kekuasaan

Makar atau Kritik? Ketika Suara Intelektual Bertabrakan dengan Kekuasaan

by dimas
April 20, 2026

Di tengah gema kata “makar” yang makin nyaring, satu pertanyaan besar langsung muncul: ketika satu pernyataan intelektual masuk ke wilayah...

Pelaku Dihukum, Dalang Hilang: Ada Apa dengan Kasus Kekerasan Aparat?

Pelaku Dihukum, Dalang Hilang: Ada Apa dengan Kasus Kekerasan Aparat?

by dimas
April 18, 2026

Tabooo.id: Deep - Malam itu sunyi. Namun, rasa takut tidak pernah benar-benar pergi.Bagi sebagian orang, ancaman tidak datang dari gelap....

Next Post
Riot Civil Unrest: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Chaos?

Riot Civil Unrest: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Chaos?

Recommended

Max Havelaar: Film Kolonial Dulu Ditakuti Penguasa, Kini Menampar Zaman Lagi

Max Havelaar: Film Kolonial Dulu Ditakuti Penguasa, Kini Menampar Zaman Lagi

April 21, 2026
Bisnis Gelap Elpiji Rp1 Miliar: Ketika Subsidi Berubah Jadi Ladang Uang

Bisnis Gelap Elpiji Rp1 Miliar: Ketika Subsidi Berubah Jadi Ladang Uang

April 17, 2026

Popular

Mengenal Pingitan: Ruang Sunyi yang Membentuk Kartini dan Gagasan Emansipasi

Mengenal Pingitan: Ruang Sunyi yang Membentuk Kartini dan Gagasan Emansipasi

April 20, 2026

Beasiswa Dian Sastro 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

April 20, 2026

Harga BBM Non-Subsidi Melonjak, Transparansi Pemerintah Dipertanyakan

April 20, 2026

Cadangan Gas Raksasa di Indonesia: Siap Jadi Kekuatan Dunia atau Cuma Wacana?

April 20, 2026

Hari Buruh: Perayaan atau Sekadar Jeda dari Ketidakadilan?

April 20, 2026
tabooo.id

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Stay in the Loop

  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id