Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

IPSI Nahkoda Baru: Sugiono Masuk Arena, Misi Olimpiade Dimulai

by teguh
April 12, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Sports – Pencak silat bukan cuma soal jurus. Ini soal identitas, harga diri, dan mimpi panjang yang belum selesai. Dan Sabtu, 10/04/2026, panggung itu berpindah tangan.

Sugiono resmi terpilih sebagai Ketua Umum PB IPSI periode 2026–2030 secara aklamasi dalam Munas XVI di Jakarta International Convention Center. Bukan sekadar kemenangan organisasi ini adalah momen pergantian generasi dalam olahraga yang membawa nama Indonesia ke dunia.

Dari 38 Tahun Dedikasi, Kini Tongkat Estafet Berpindah

Sugiono tidak datang dengan euforia kosong. Ia datang dengan beban sejarah.

“Ada satu rasa haru yang begitu besar karena beliau mengatakan mulai dari tahun 1988 sampai 2026, kurang lebih 38 tahun mengurus pencak silat. Satu waktu yang sangat panjang yang jika tidak berasal dari lubuk hati yang paling dalam, saya yakin tidak mungkin bisa tercapai,” Sugiono, Sabtu, 10/04/2026

Nama Prabowo Subianto bukan sekadar mantan ketua. Ia adalah simbol konsistensi dalam membangun pencak silat nasional selama hampir empat dekade.

Namun kini, panggung berubah. Prabowo memilih mundur, bukan karena selesai tapi karena tanggung jawabnya sebagai Presiden RI.

Ini Belum Selesai

Pajak Pembalut: Ketika Kebutuhan Biologis Dikenai Pajak

Banjir Aceh Barat Rendam 12 Desa, Dua Sungai Meluap, Infrastruktur Mulai Rusak

“Hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak melanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI. Karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya,” Prabowo Subianto, Sabtu, 10 April 2026

Target Besar: Dari Tradisi ke Olimpiade

Masalahnya sekarang bukan siapa yang memimpin. Tapi ke mana pencak silat akan dibawa?

Sugiono langsung menegaskan arah. Tidak main aman.

“Kami merasa begitu terhormat. Namun di sisi lain terbersit harapan besar yang diletakkan di pundak kami untuk bisa melanjutkan semua prestasi yang telah beliau torehkan,”
Sugiono, Sabtu, 10/04/2026

Lebih jauh, ia bicara soal mimpi yang selama ini terasa “nyaris tapi belum nyata”.

“Pencak silat harus menjadi warna pembangunan manusia Indonesia dan cita-cita kita untuk melihat pencak silat menjadi bagian dari Olimpiade harus diwujudkan,” tegasnya.

Ini bukan target ringan. Masuk Olimpiade berarti bertarung di level diplomasi global, bukan sekadar teknik di gelanggang.

Dukungan Datang, Tapi Tantangan Lebih Besar

Dukungan pemerintah langsung mengalir. Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyebut pencak silat sebagai “mesin medali” Indonesia.

“Pencak silat merupakan olahraga yang selalu mengangkat marwah Indonesia, terkhusus di multievent. Kemarin di SEA Games kita meraih empat emas,”
Erick Thohir

Tapi ia juga menantang: kenapa olahraga asli Indonesia belum sebesar taekwondo atau Muay Thai?

“Bangsa lain punya taekwondo, punya Muay Thai, kenapa kita tidak bisa mendorong pencak silat ke kancah yang lebih besar,” ujarnya.

Dan di sinilah realitas masuk prestasi tidak berdiri sendiri. Ia butuh ekosistem.

“Prestasi itu pasti sejalan dengan pembangunan ekonomi. Pemerintah harus hadir, swasta harus terlibat, dan ini harus menjadi gerakan bersama,” tambah Erick.

Sports, Tapi Lebih Dalam dari Sekadar Medali

Di Tabooo, kita tidak melihat ini cuma sebagai berita organisasi.

Ini soal tekanan mental, ekspektasi publik, dan pertaruhan identitas bangsa di arena global.

Sugiono bukan hanya menggantikan kursi. Ia menggantikan ekspektasi 38 tahun.

Dan dalam olahraga seperti hidup yang paling berat bukan memulai, tapi melanjutkan.

Pertanyaannya sekarang apakah pencak silat akan benar-benar naik kelas, atau tetap jadi jago kandang dengan cerita lama?. @teguh

Tags: ArenaBaruEuforiaIdentitasIPSIKonsistensimedaliMisiOlimpiadepemerintahPencak SilatPresiden RISimbolSwastaTarget

Kamu Melewatkan Ini

Ayudiah Rivana Meninggal Usai Operasi, Cedera Porprov Berujung Duka

Ayudiah Rivana Meninggal Usai Operasi, Cedera Porprov Berujung Duka

by dimas
Oktober 29, 2026

Ayudiah Rivana, atlet pencak silat Kota Semarang, meninggal dunia usai operasi akibat cedera di Porprov Jawa Tengah 2026. Penyebab kematiannya...

Tiga Murid, Tiga Masa Depan, Sekolah Sepi: Terus Negara Hadir Sejauh Apa?

Tiga Murid, Tiga Masa Depan, Sekolah Sepi: Terus Negara Hadir Sejauh Apa?

by teguh
Oktober 5, 2026

Sekolah sepi bukan berarti hak pendidikan boleh ikut sepi. Di Mentarang Hulu, Kalimantan Utara, sebuah sekolah dasar hanya memiliki tiga...

Kaya di Bawah Tanah, Miskin di Atasnya: Tangis Bupati Siak Membuka Borok Ketimpangan

Kaya di Bawah Tanah, Miskin di Atasnya: Tangis Bupati Siak Membuka Borok Ketimpangan

by teguh
Oktober 5, 2026

Tangis Bupati Siak Afni Zulkifli pecah saat mengunjungi Dusun Mungkal, Kabupaten Siak, Riau. Ia melihat tiga keluarga guru tinggal bersama...

Next Post
Night Drive Therapy: Jalanan Sepi Jadi Tempat Pulang yang Paling Jujur

Night Drive Therapy: Jalanan Sepi Jadi Tempat Pulang yang Paling Jujur

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id