Selasa, April 7, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Tabooo Today
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Global

Iran Tolak Gencatan Senjata: Ini Soal Damai atau Permainan Narasi Kekuatan?

April 7, 2026
in Global, News
A A
Iran Tolak Gencatan Senjata: Ini Soal Damai atau Permainan Narasi Kekuatan?

Warga Iran mengibarkan bendera nasional saat aksi dukungan untuk angkatan bersenjata di Teheran, pada 25 Maret 2026. (Foto: AFP)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Saat dunia berharap jeda, Iran malah menekan gas. Alih-alih meredakan konflik, Teheran memilih menolak gencatan senjata dan berdiri lebih keras.

Jadi, ini masih soal perang atau tentang kepercayaan yang sudah benar-benar habis?

Iran Menolak, Tekanan Langsung Naik

Pemerintah Iran menolak langsung proposal gencatan senjata dari Amerika Serikat dalam konflik yang juga menyeret Israel.

Menurut IRNA, Teheran menyampaikan respons itu melalui Pakistan sebagai mediator. Namun, hingga kini, publik tidak melihat isi detail tawaran dari Washington.

Selain itu, Iran merumuskan sikapnya dalam 10 poin. Dalam dokumen itu, mereka menolak gencatan sementara dan langsung menuntut akhir perang secara total.

BacaJuga

RUU Penyadapan Disorot: Lindungi Hukum atau Intip Privasi?

Atlet Diminta Berprestasi, Tapi Harus Bayar Dulu: Sistem atau Ironi?

“Iran menolak gencatan senjata dan menegaskan perlunya mengakhiri konflik secara definitif,” tulis IRNA.

Kemudian, diplomat Iran, Mojtaba Ferdousi Pour, mempertegas posisi tersebut.

“Kami tidak akan hanya menerima gencatan senjata. Kami hanya menerima akhir perang dengan jaminan tidak akan diserang lagi,” tegasnya.

Di sisi lain, Donald Trump justru meningkatkan tekanan. Ia memberi ultimatum keras: jika Iran tidak membuka akses pelayaran di Selat Hormuz, maka AS akan menyerang infrastruktur vital.

Artinya, situasi tidak mereda justru semakin panas.

Sejauh ini, konflik sudah berjalan 38 hari. Awalnya, AS dan Israel melancarkan serangan. Setelah itu, Iran langsung membalas dengan rudal ke berbagai target di Timur Tengah.

Akibatnya, siklus serangan terus berulang tanpa jeda yang jelas.

Bukan Soal Damai, Tapi Soal Rasa Aman

Ini bukan sekadar penolakan diplomatik.
Sebaliknya, ini menunjukkan satu hal Iran tidak lagi percaya pada konsep “damai sementara”.

Sebab, bagi Teheran, gencatan senjata hanya memberi jeda bukan kepastian.
Dan tanpa jaminan keamanan, jeda justru terasa seperti jebakan.

Karena itu, Iran memilih jalan yang lebih ekstrem: lanjut konflik, daripada berhenti tanpa kepastian.

Perang Jauh, Dampaknya Dekat

Sekilas, konflik ini terasa jauh. Namun, dampaknya bisa sangat dekat.

Jika ketegangan di Selat Hormuz meningkat, maka distribusi minyak global akan terganggu.
Akibatnya, harga minyak dunia naik.

Dan pada akhirnya, harga BBM di Indonesia ikut terdorong naik.

Jadi, meski perang terjadi ribuan kilometer dari sini, efeknya tetap masuk ke pengeluaran harian.

Dunia Bicara Damai, Tapi Minim Jaminan

Di satu sisi, dunia terus mendorong damai.
Namun di sisi lain, tidak ada jaminan konkret yang benar-benar melindungi pihak yang berhenti.

Karena itu, Iran melihat gencatan senjata sebagai taktik, bukan solusi.
Lalu, mereka memilih keluar dari pola lama itu.

Namun, keputusan ini juga membawa risiko besar.
Semakin lama konflik berlangsung, semakin banyak pihak yang bermain di dalamnya.

Dan biasanya, dalam situasi seperti ini, ada pihak yang justru diuntungkan dari kekacauan.

Masalahnya Bukan Perang, Tapi Kepercayaan

Ketika satu pihak menolak berhenti, kita perlu bertanya ulang: apa yang sebenarnya rusak?

Mungkin bukan sekadar situasi perang.
Melainkan kepercayaan yang sudah terlalu sering dikhianati.

Sebab pada akhirnya, damai tanpa jaminan hanya terdengar indah di atas kertas. @dimas

Tags: amerikaDonald TrumpDuniaGeopolitikGlobalHargaInternasionalIranIsraelKonflikKrisisminyakperangSelat HormuzTimur Tengah

REKOMENDASI TABOOO

Atlet Diminta Berprestasi, Tapi Harus Bayar Dulu: Sistem atau Ironi?

Atlet Diminta Berprestasi, Tapi Harus Bayar Dulu: Sistem atau Ironi?

by dimas
April 7, 2026

Tabooo.id: Sport - Ironi ini terus berulang di olahraga Indonesia.Kita menuntut atlet berprestasi, tapi mereka harus bayar dulu untuk berangkat.Jadi,...

Depot Minyak Teheran Terbakar Usai Serangan Israel, Konflik Makin Panas

Iran Bisa “Lenyap Semalam”: Realita Kekuatan atau Ilusi Dominasi Amerika?

by dimas
April 7, 2026

Tabooo.id: Global - Kalau satu negara bisa “lenyap dalam semalam” hanya karena pernyataan politik, kita sedang bicara tentang kekuatan atau...

Cadangan Tipis, Risiko Tebal: Potret Rapuhnya Energi Nasional

Cadangan Tipis, Risiko Tebal: Potret Rapuhnya Energi Nasional

by dimas
April 6, 2026

Tabooo.id: Talk - Bayangkan satu negara dengan 270 juta penduduk, tapi hanya punya bensin cukup untuk 20 hari. Setelah itu?...

Recommended

iPhone Limited: Gadget Ini Menjelma Jadi Artefak Steve Jobs

iPhone Steve Jobs Edition Ini Lebih Cocok Dipajang

April 1, 2026
Ayu Kynbråten: Dunia Global Terlalu Luas, Ayu Memilih Tidak Melupakan Akar

Ayu Kynbråten: Dunia Global Terlalu Luas, Ayu Memilih Tidak Melupakan Akar

April 2, 2026

Popular News

  • Kalau Syarifah Menikahi Tan Malaka, Apakah Indonesia Akan Tetap Sama?

    Kalau Syarifah Menikahi Tan Malaka, Apakah Indonesia Akan Tetap Sama?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Deadline dari Trump: Damai Sekarang atau Infrastruktur Dihancurkan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PN Medan Lepas Amsal Sitepu, Kasus Dana Desa Karo Masih Sisakan Polemik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MADILOG: Saat Logika Dijadikan Senjata Melawan Kebodohan Terstruktur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Bukan Sekadar Film: Saat Promosi Bisa Memicu Risiko Nyata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.