Kamis, November 5, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
RADIO
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Tiga Nyawa TNI Melayang, Israel Belum Akui Keterlibatan

by dimas
April 6, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global

Tabooo.id: Global – Kematian tiga prajurit TNI di Lebanon langsung memicu respons dari Israel. Namun alih-alih mengakui, mereka justru membuka ruang kemungkinan lain.

Militer Israel menyatakan sedang menyelidiki dua insiden berbeda yang menewaskan prajurit Indonesia dari pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL).

“Insiden-insiden ini sedang ditinjau secara menyeluruh untuk memperjelas situasinya dan menentukan apakah akibat aktivitas Hizbullah atau aktivitas IDF,” tulis militer Israel dalam pernyataan resminya.

Dengan kata lain, Israel belum mau mengambil tanggung jawab.

Zona Perang Jadi Alasan

Israel menegaskan bahwa insiden terjadi di wilayah pertempuran aktif. Saat itu, mereka tengah menjalankan operasi militer melawan Hizbullah di Lebanon selatan.

Karena itu, mereka meminta publik tidak langsung menyimpulkan penyebab kematian prajurit UNIFIL.

“Oleh karena itu, tidak dapat langsung diasumsikan bahwa insiden tersebut disebabkan oleh IDF,” lanjut pernyataan tersebut.

Pernyataan ini menunjukkan satu hal Israel ingin menjaga posisi di tengah tekanan internasional.

Dua Insiden, Tiga Nyawa Melayang

Di lapangan, fakta yang terjadi jauh lebih tragis.

Menurut UNIFIL, dua prajurit tewas setelah ledakan menghancurkan kendaraan mereka di dekat Bani Hayyan, Lebanon selatan. Selain itu, dua prajurit lain mengalami luka-luka.

Namun sehari sebelumnya, satu prajurit Indonesia juga gugur akibat proyektil yang meledak di dekat pos UNIFIL di wilayah Adchital-Qusayr.

Akibatnya, total tiga prajurit TNI meninggal dalam waktu kurang dari 24 jam.

Juru bicara UNIFIL, Kandice Ardiel, menegaskan bahwa kedua kejadian itu berbeda.

“Ini merupakan dua insiden terpisah dan kami menanganinya secara terpisah,” tegasnya.

Korban Pertama di Konflik Baru

Kematian ini bukan sekadar angka.
Ini menjadi korban pertama dari pasukan penjaga perdamaian sejak konflik terbaru Israel dan Hizbullah meletus pada 2 Maret 2026.

Artinya, situasi di Lebanon tidak lagi sekadar tegang.
Kini, bahkan pasukan perdamaian pun ikut menjadi korban.

Kepala Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB, Jean-Pierre Lacroix, memastikan bahwa dua korban dalam ledakan terbaru merupakan warga negara Indonesia.

Diplomasi vs Realitas Lapangan

Di satu sisi, pernyataan Israel terdengar diplomatis. Mereka menyebut “penyelidikan” dan membuka kemungkinan berbagai penyebab.

Namun di sisi lain, fakta di lapangan menunjukkan satu hal: zona konflik semakin tidak terkendali.

Pasukan UNIFIL yang seharusnya menjaga perdamaian justru berada di tengah baku tembak yang tidak mereka ciptakan.

Dan ketika peluru serta ledakan tidak mengenal batas, siapa yang benar sering kali jadi pertanyaan kedua.

Penutup: Siapa Bertanggung Jawab?

Tiga prajurit TNI berangkat sebagai penjaga perdamaian.
Namun mereka pulang sebagai korban konflik yang bukan milik mereka.

Israel masih menyelidiki. Hizbullah jadi kemungkinan.
Namun keluarga korban tidak menunggu hasil analisis geopolitik.

Mereka hanya tahu satu hal kehilangan.

Lalu pertanyaannya kini lebih besar di medan perang yang kabur batasnya, siapa benar-benar bertanggung jawab? @dimas

Tags: GeopolitikHizbullahIsraelKonflik DuniaLebanonNasionalPasukanPBBPerdamaianTimur TengahTNI

Kamu Melewatkan Ini

20.980 Personel TNI AL Disiapkan, Apa Agenda Pengamanan Jakarta?

20.980 Personel TNI AL Disiapkan, Apa Agenda Pengamanan Jakarta?

by dimas
November 5, 2026

TNI AL menyiapkan 20.980 personel dalam empat tahap untuk memperkuat pengamanan Jakarta. Apa agenda di balik penebalan pasukan tersebut? Tabooo.id:...

TNI Turun Amankan Demonstrasi, Di Mana Batas Kewenangannya?

TNI Turun Amankan Demonstrasi, Di Mana Batas Kewenangannya?

by dimas
November 1, 2026

TNI turun mengamankan demonstrasi memunculkan pertanyaan tentang batas kewenangan militer, supremasi sipil, dan perlindungan kebebasan berpendapat. Tabooo.id - Demonstrasi merupakan...

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

by teguh
Oktober 20, 2026

Polda Metro Jaya bersama TNI menyiapkan ribuan personel untuk mengawal demonstrasi peringatan dua Tahun Prabowo-Gibran dan aktivitas publik di Jakarta....

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
    • Pattern
  • Figures
  • Radioverse

© 2026 Tabooo.id