Sabtu, Juli 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Uang Bank Dibobol, Dipakai Slot: Skandal Internal Bank Kalteng Terbongkar

by dimas
April 6, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Kasus pembobolan dana internal kembali mengguncang dunia perbankan daerah. Seorang oknum karyawan PT Bank Kalteng berinisial R didakwa membobol dana perusahaan hingga Rp16,4 miliar.

Aksi ini bukan kejadian sesaat. Pelaku menjalankan ratusan transaksi ilegal dalam kurun waktu berbulan-bulan.

Yang bikin miris, uang miliaran itu justru habis untuk judi online.

Modus Rapi: Manipulasi Sistem dan Curi Akses Atasan

Terdakwa yang bekerja sebagai asisten card center memanfaatkan celah sistem IT bank. Ia menjalankan aksinya dari Kantor Pusat Bank Kalteng di Palangka Raya.

Ia tidak bekerja sembarangan. Ia memanfaatkan fitur reset password untuk mengambil alih akses.

Ini Belum Selesai

Tragedi Sibolangit: Empat Nyawa Melayang di Jalur Medan-Berastagi

Vivo T5 Lite Resmi Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Fast Charging 44W

Setelah itu, ia mencatut User ID milik atasannya. Dengan cara ini, ia bisa menyetujui transaksi sendiri tanpa terdeteksi.

Ia menyamarkan transaksi tersebut sebagai pembayaran gaji pihak ketiga. Sistem internal pun tidak langsung mencurigai aliran dana tersebut.

Totalnya, ia menjalankan 205 transaksi ilegal sejak November 2023 hingga Agustus 2024.

Uang Habis untuk Judi, Aset Ikut Dibeli

Di persidangan, terdakwa mengakui semua perbuatannya.

“Terdakwa mengaku menyesal,” ujar Yohana dari tim kuasa hukum.

Namun, pengakuan itu tidak mengubah fakta. Ia menghabiskan uang hasil kejahatan untuk judi online jenis slot.

Nilai depositnya bahkan mencapai Rp300 juta per hari.

Selain itu, ia juga membeli sejumlah aset. Mulai dari tanah kost, mobil Innova Reborn, laptop mahal, hingga perhiasan emas untuk keluarga.

Bank Kalteng: Ini Ulah Oknum, Sistem Tetap Aman

Direktur Utama Bank Kalteng, Maslipansyah, langsung merespons kasus ini. Ia menegaskan perusahaan tidak akan mentoleransi pelanggaran apa pun.

“Setiap pelanggaran akan kami tindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga memastikan dana nasabah tetap aman dan tidak terdampak.

Manajemen sudah melakukan investigasi internal dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.

“Kami menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam proses penanganan,” tambahnya.

Celah Sistem Jadi Catatan Serius

Saksi ahli dalam persidangan menyoroti kelemahan serius dalam sistem internal bank.

Masalah utama terletak pada manajemen hak akses. Sistem tidak membatasi akses sesuai level jabatan secara ketat.

Akibatnya, staf biasa bisa mengakses fitur penting yang seharusnya hanya dimiliki pejabat tertentu.

Temuan ini jadi alarm keras bagi industri perbankan, terutama soal keamanan digital.

Penutup: Ketika Orang Dalam Jadi Ancaman

Kasus ini menunjukkan satu hal penting ancaman terbesar tidak selalu datang dari luar.

Justru orang dalam bisa jadi celah paling berbahaya jika sistem pengawasan lemah.

Bank Kalteng kini berjanji memperketat kontrol dan memperbaiki sistem.

Tapi pertanyaannya, berapa banyak kasus serupa yang belum terungkap? @dimas

Tags: DigitalEkonomi IndonesiaFaktaInternalJudi OnlineKasusKeamanan NegaraKorupsi di IndonesiaKriminalKriminal & Hukum

Kamu Melewatkan Ini

Gasnya Sudah Ada dari Dulu. Yang Lama Dicari Ternyata Tombol “Start”

Gasnya Sudah Ada dari Dulu. Yang Lama Dicari Ternyata Tombol “Start”

by teguh
Juli 17, 2026

Indonesia akhirnya memulai pembangunan Lapangan Abadi Blok Masela setelah menunggu hampir tiga dekade. Kabar itu memang layak disambut. Namun satu...

Gelombang PHK dan Memudarnya Rasa Aman Pekerja

Gelombang PHK dan Memudarnya Rasa Aman Pekerja

by dimas
Juli 17, 2026

Gelombang PHK yang kembali meningkat memicu memudarnya rasa aman pekerja. Di tengah sulitnya mencari kerja, ketidakpastian pasar tenaga kerja kian...

Blok Masela Bergerak Setelah 28 Tahun. Yang Hilang Bukan Sekadar Waktu

Blok Masela Bergerak Setelah 28 Tahun. Yang Hilang Bukan Sekadar Waktu

by teguh
Juli 17, 2026

Selama 28 tahun, Lapangan Abadi Blok Masela lebih sering menjadi bahan rapat daripada sumber energi. Sementara Indonesia sibuk memperdebatkan lokasi...

Next Post
Dr. Moewardi: Dokter Rakyat yang Hilang Tanpa Jejak

Dr. Moewardi: Dokter Rakyat yang Hilang Tanpa Jejak

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id