Jumat, April 10, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Vibes

Surabaya ke Samarkand: Ziarah yang Tak Sekadar Perjalanan

April 6, 2026
in Vibes
A A
Surabaya ke Samarkand: Ziarah yang Tak Sekadar Perjalanan

Penerbangan langsung Surabaya–Samarkand bukan cuma soal konektivitas udara. (Ilustrasi: Tabooo)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Vibes – Ada perjalanan yang sekadar berpindah tempat. Tapi ada juga perjalanan yang terasa seperti pulang meski kamu belum pernah ke sana.

Rencana membuka jalur penerbangan langsung Surabaya–Samarkand bukan cuma soal konektivitas udara. Rencana ini menghidupkan kembali hubungan lama antara Jawa Timur dan Uzbekistan. Ia mengubah peta perjalanan jadi cerita tentang iman, sejarah, dan rasa ingin kembali ke sumber.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah bertemu dengan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia Oybek Eshonov, Gubernur Samarkand Adiz Boboev dan Wakil Gubernur Samarkand Rustam Kobilov di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (04/04/2025) untuk membahas kerja sama tersebut.

Bayangkan ini kamu berangkat dari hiruk-pikuk Jawa Timur, lalu mendarat di Samarkand kota yang menyimpan jejak besar peradaban Islam. Di sana, makam Imam Bukhari berdiri sebagai simbol ilmu yang selama ini hanya kamu kenal lewat kitab. Tiba-tiba, pelajaran itu punya lokasi nyata.

Jejak yang Masih Hidup

Kerja sama antara Jawa Timur dan Uzbekistan tidak muncul tiba-tiba. Sejarah sudah lebih dulu membuka jalannya.

BacaJuga

Budaya Tak Punya Ruang Sepi: Lebaran Betawi di Tengah Padatnya Ibu Kota

Vonis Mati Nazi: Hukuman atau Cara Dunia Menutup Luka?

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melihat peluang ini sebagai jembatan budaya sekaligus spiritual. Ia menilai konektivitas langsung bisa mempercepat pertemuan dua wilayah yang sudah lama terhubung secara historis.

“Melihat dinamika geopolitik ini, mungkin yang direct flight ke Samarkand itu barangkali jadi lebih dimungkinkan. Apalagi di Jawa Timur, mursyid thoriqoh juga sangat banyak,” kata Khofifah.

Banyak pesantren di Jawa Timur mengajarkan hadis Imam Bukhari. Banyak pula komunitas tarekat tumbuh dan berkembang di sana. Mereka tidak hanya belajar teks—mereka menjaga tradisi. Samarkand pun terasa dekat, bahkan sebelum pesawat pertama lepas landas.

Ziarah yang Jadi Gerakan

Pemerintah Jawa Timur tidak ingin berhenti di wacana. Mereka mulai menjajaki kerja sama dengan pelaku industri pariwisata. Agen perjalanan pun bersiap membuka peluang baru.

Ziarah kini bergerak ke arah yang lebih terstruktur. Orang tidak lagi berangkat sendiri-sendiri. Mereka bisa menempuh perjalanan dengan tujuan yang lebih jelas dan pengalaman yang lebih dalam.

Bagi banyak orang, mengunjungi makam Imam Bukhari bukan sekadar perjalanan religi. Mereka ingin menyentuh sumber ilmu yang selama ini mereka pelajari.

Menariknya, langkah ini tidak berjalan satu arah. Gubernur Samarkand, Adiz Boboev, justru lebih dulu datang ke Jawa Timur. Ia mengunjungi makam Sunan Gresik ulama asal Samarkand yang menyebarkan Islam di tanah Jawa.

Sejarah seperti bergerak kembali, tapi kali ini lewat jalur diplomasi dan penerbangan.

“Kami mempunyai tujuan untuk mengembangkan hubungan ekonomi, turisme, dan kesejahteraan Kami berharap untuk kesuksesan bagi Jawa Timur,” ujar Boboev.

Lebih dari Sekadar Perjalanan

Rute ini tidak hanya memindahkan orang dari satu kota ke kota lain. Rute ini membuka ruang untuk memahami sejarah secara langsung.

Di tengah tren traveling yang sering mengejar konten, perjalanan ini menawarkan pengalaman yang lebih personal. Kamu tidak sekadar datang dan pulang. Kamu datang untuk mengerti.

Karena pada akhirnya, perjalanan terbaik bukan soal jarak tapi soal makna yang kamu bawa pulang.

Lalu, Kamu Mau ke Mana?

Jika rute ini benar-benar terwujud, perjalanan ke Samarkand bukan lagi mimpi jauh. Ia jadi undangan terbuka untuk mengenal sejarah lebih dekat.

Dan mungkin, untuk pertama kalinya, kamu tidak sekadar pergi. Kamu pulang ke akar yang selama ini kamu pelajari, tapi belum pernah kamu datangi. @teguh

Tags: BudayadiplomasiGedung Negara GrahadiGubernurIslamJawa TimurPariwisataSamarkandSpiritualsurabayaTravellingUzbekistanZiarah

REKOMENDASI TABOOO

Budaya Tak Punya Ruang Sepi: Lebaran Betawi di Tengah Padatnya Ibu Kota

Budaya Tak Punya Ruang Sepi: Lebaran Betawi di Tengah Padatnya Ibu Kota

by teguh
April 10, 2026

Tabooo.id: Vibes - Di antara klakson dan langkah kaki, tradisi Betawi tidak menghilang ia beradaptasi, bahkan ketika kota tak pernah...

Damai di Meja, Perang di Lapangan: Israel Abaikan Kesepakatan AS-Iran

Damai di Meja, Perang di Lapangan: Israel Abaikan Kesepakatan AS-Iran

by dimas
April 10, 2026

Tabooo.id: Deep - Konflik Timur Tengah kembali menunjukkan wajah paradoks. Di satu sisi, Donald Trump mengklaim peluang damai dengan Iran...

Everest: Surga Pendaki yang Diam-Diam Menyimpan Skema Gelap

Everest: Surga Pendaki yang Diam-Diam Menyimpan Skema Gelap

by teguh
April 10, 2026

Tabooo.id: Travel - Liburan ke Gunung Everest harusnya jadi pengalaman sekali seumur hidup. Tapi sekarang, pertanyaannya bukan lagi “seberapa siap...

Next Post
Zero Post: Generasi yang Masih Online, Tapi Memilih Tidak Terlihat

Zero Post: Generasi yang Masih Online, Tapi Memilih Tidak Terlihat

Recommended

Vasektomi Bukan Kebiri: Kenapa Tubuh Pria Justru Tetap Normal?

Vasektomi Bukan Kebiri: Kenapa Tubuh Pria Justru Tetap Normal?

April 8, 2026
Ledakan Pabrik: PT GWS Janji Tanggung Jawab, Tapi Seberapa Aman Warga?

Ledakan Pabrik: PT GWS Janji Tanggung Jawab, Tapi Seberapa Aman Warga?

April 7, 2026

Popular

Penggeledahan Berlanjut: Kasus Maidi Mulai Seret Lingkar Dalam

Penggeledahan Berlanjut: Kasus Maidi Mulai Seret Lingkar Dalam

April 9, 2026

Siapa Ibu Sebenarnya? Teror Psikologis di Balik Legenda Malin Kundang

April 2, 2026

Madilog: Kenapa Logika Jadi Hal Paling Ditakuti?

April 9, 2026

Kenapa Damai di Timur Tengah Selalu Rapuh?

April 9, 2026

Benarkah Gencatan Iran-Israel Sudah Gagal Total? Ini Faktanya

April 9, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.